Kisah Tulus Pemuda Rawat Kucing Liar Sampai Akhir Hayat

Reporter : Sugiono
Sabtu, 11 Mei 2019 04:01
Kisah Tulus Pemuda Rawat Kucing Liar Sampai Akhir Hayat
Kisah pengabdian tulus pemuda memberi makan kucing liar hingga akhir hayatnya ini telah membuat hati netizen terenyuh.

Dream - Siapa yang tidak suka kucing. Mungkin hampir setiap orang akan gemas melihat tingkah lucu binatang yang satu ini.

Tidak dipungkiri, kucing liar di sekitar rumah jumlahnya masih sangat banyak. Kucing-kucing liar itu sering berharap kasih sayang dari kerumunan orang di warung atau pasar.

Namun, yang menyedihkan, tidak sedikit pula anggota masyarakat yang merasa jijik dengan kucing liar ini.

Mereka mengusir, bahkan tidak segan-segan memukul, kucing jalanan tersebut. Mereka menganggap kucing adalah binatang yang kerjanya mengganggu saat mereka sedang bersantai atau berbisnis.

Namun berbeda dengan remaja Malaysia bernama Ahmad Razin Sapri ini. Pemuda 17 tahun dari Bachok, Kelantan itu sangat menyayangi kucing liar.

Kasih sayang Ahmad Razin terhadap kucing liar begitu besar hingga akhirnya dia meninggal dunia.

Kisah mengharukan Ahmad Razin ini diceritakan kembali oleh pamannya, Nasrul Mohamed, melalui sebuah kiriman status di akun Facebook pribadinya.

1 dari 5 halaman

Setiap Hari Beri Makan Kucing Liar

Menurut Nasrul, Ahmad Razin sangat menyayangi binatang kucing. Dia sering memberi makan kucing-kucing liar di sekitar kawasan Bachok.

Setiap pagi atau sore, Ahmad Razin dan ayahnya keliling Bachok untuk memberi makanan kepada kucing-kucing liar tersebut.

Makanan kucing tersebut dibeli dari uang saku Ahmad Razin sendiri. Setiap kali dia datang, kucing-kucing liar akan terus mengelilinginya.

Rupanya, kucing-kucing liar sudah mengenal orang yang selama ini memberi makanan kepada mereka.

Kata Nasrul, keponakannya itu bercita-cita ingin melanjutkan sekolah di Universitas Al Azhar di Mesir setelah lulus dari Maahad Yaakubiah, Nipah.

2 dari 5 halaman

Kecelakaan Saat Akan Beri Makan Kucing Liar

Kebiasaan memberi makan kucing-kucing liar di kawasan Bachok selalu dilakukan Ahmad Razin bersama ayahnya.

Namun, pada 9 Mei pagi kemarin, Ahmad Razin minta izin kepada ayahnya untuk memberi makan kucing liar sendirian.

Sungguh malang, pemuda baik hati itu mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan untuk memberi makan kucing-kucing liar.

Ahmad Razin yang mengalami cedera parah dibawa ke Hospital Universiti Sains Malaysia.

3 dari 5 halaman

Sempat Koma Sebelum Meninggal Dunia

Keadaan pemuda tersebut tidak stabil. Ayahnya terus mengharapkan keajaiban dari Allah SWT.

Ahmad Razin mengalami koma setelah mengalami kecelakaan maut saat dalam perjalanan memberi makan kucing-kucing liar.

Menurut pemeriksaan, Ahmad Razin mengalami pendarahan internal di otak. Selain itu dia juga menderita patah kaki dan lengan.

Sayangnya, setelah mengalami koma, Ahmad Razin akhirnya meninggal dunia pada jam 3 pagi waktu setempat.

Rupanya, perjalanan untuk memberi makan kucing liar sendirian merupakan pengabdian terakhir dalam hidupnya.

4 dari 5 halaman

Mimpi Kematian

Nasrul mengatakan Ahmad Razin pernah mengunggah sebuah status tentang kejadian yang menyebabkan kematiannya.

Mimpi tersebut seolah pertanda yang jelas bahwa dia akan meninggal dalam kecelakaan sepeda motor beberapa hari setelahnya.

Dalam status tersebut, dia memberitahu bahwa rohnya dapat melihat jasadnya yang sudah tidak bernyawa.

Ahmad Razin merasa seolah-olah mimpi tersebut adalah satu pertanda dari Allah SWT.

5 dari 5 halaman

Minta Diberi Mimpi yang Sama

Mimpi kecelakaan sepeda motor dan meninggal dunia itu rupanya menimbulkan pertanyaan bagi Ahmad Razin.

Nasrul mengatakan Ahmad Razin memohon kepada Allah agar diberikan mimpi yang sama sekali lagi.

Ahmad Razin ingin memastikan jika mimpi itu pertanda Allah dan dia akan meninggal dunia dengan cara seperti itu.

Kisah yang diceritakan Nasrul di akun Facebook tersebut telah menyentuh hati netizen.

Tak terhitung sudah berapa komentar berisi kiriman doa dan Al Fatihah ditujukan kepada almarhum.

Di akhir statusnya, Nasrul menulis sesungguhnya Allah SWT mencintai hamba yang berbuat baik kepada binatang kesukaan Nabi Muhammad SAW.

(ism, Sumber: Siakapkeli.my)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik