Kisah Wanita Seumur Hidup Dipandang Rendah karena Matanya, Berani Jualan di TikTok dan Kini Hidupnya Berubah

Reporter : Sugiono
Kamis, 27 Januari 2022 16:35
Kisah Wanita Seumur Hidup Dipandang Rendah karena Matanya, Berani Jualan di TikTok dan Kini Hidupnya Berubah
Terlahir dengan masalah penglihatan, wanita cekatan berusia 32 tahun ini menolak untuk menjadi beban orang lain. Dia ingin membuktikan bahwa terlepas dari kekurangannya, dia masih bisa sukses.

Dream - Kondisi fisik yang tidak sempurna bukan sebuah halangan bagi wanita bernama Khairul Anissa Mat Samsuddin ini untuk meraih kesuksesan seperti orang sehat lainnya.

Terlahir dengan masalah penglihatan, wanita cekatan berusia 32 tahun ini menolak untuk menjadi beban orang lain. Dia ingin membuktikan bahwa terlepas dari kekurangannya, dia masih bisa sukses dan mandiri.

Akrab disapa Anissa, ibu dua anak ini sangat tertarik dengan dunia bisnis dan bahkan telah melakukan berbagai pekerjaan seperti mendistribusikan berbagai merek produk makanan, kesehatan hingga kecantikan.

1 dari 6 halaman

Cerita Wanita Seumur Hidup Dipandang Rendah karena Mata

Namun, Anissa mengatakan perjalanan suksesnya tidak mudah tetapi penuh tantangan dan liku-liku yang harus dihadapi, apalagi ada yang meragukan kemampuannya.

" Ada saja yang memberikan pandangan skeptis. Beberapa meragukan kemampuan saya untuk menjual ini dan itu. Ada rasa ingin menangis dan meninggalkan dunia bisnis.

" Tapi saya tidak akan mendapatkan apa-apa jika saya terus menyerah dan mengeluh. Pilihannya adalah menjadi kuat dan mengesampingkan ego saya. Saya pikir, jika saya tidak mencari nafkah, bagaimana saya bisa terus bertahan," katanya memotivasi diri sendiri.

2 dari 6 halaman

Meski Punya Kekurangan Tak Mau Berpangku Tangan

Anissa mengatakan dia tak mau berpangku tangan dan hanya berharap simpati dan kasih sayang orang lain.

Dia ingin membuktikan bahwa meski matanya buta, tapi Insya Allah dengan upaya terus-menerus, akan ada kesuksesan di ujungnya.

Baru-baru ini, Anissa mencuri perhatian di aplikasi TikTok ketika dia gencar mempromosikan produk penjualannya sehingga mendapat perhatian netizen yang terkesan dengan keseriusannya.

3 dari 6 halaman

Awalnya Lahir Normal, Jadi Korban Perundungan

Menceritakan lebih banyak tentang riwayat hidupnya, Anissa mengatakan bahwa dia sebenarnya terlahir normal. Namun saat usia 10 bulan matanya diserang kanker hingga kehilangan indra penglihatannya.

Meski sudah terbiasa dengan keadaannya, namun Anissa mengakui bahwa saat dewasa ia sering menjadi korban perundungan. Hal itu membuatnya lebih suka menyendiri.

Bahkan, perundungan yang dialami sekian lama tersebut masih terbawa hingga saat ini dan itu menghancurkan perasaannya sebagai manusia normal.

4 dari 6 halaman

Mendoakan yang Melakukan Perundungan

" Saya tidak meminta dilahirkan seperti ini.. Tentu saja hati saya terasa perih dan sedih ketika ada suara-suara sumbang yang mengejek dan menghina saya," kata Anissa.

Wanita Malaysia ini pun menceritakan pengalamannya saat mendapat perundungan ketika menginformasikan produk yang dijualnya.

" Suatu ketika sedang menjual produk, ada komentar kasar yang menghina kondisi saya. Bahkan ada yang mempermasalahkan kebersihan dan kualitas produk yang saya jual.

" Tapi saya sabar dan selalu memohon kepada Allah untuk memudahkan segala urusan saya, dan memberi hidayah kepada mereka yang menghina saya," ujarnya.

5 dari 6 halaman

Suami Tukang Urut, Pernah Mengamen di Jalanan

Sementara itu, Anissa mengatakan salah satu pemicu semangatnya untuk terus maju adalah membantu meringankan beban suaminya, Muhamad Mazwan Shakir.

Selain itu dia juga ingin membahagiakan kedua anaknya yang masing-masing berusia sembilan dan 14 tahun.

" Tantangan utama saya dan suami adalah finansial, terutama di awal pernikahan kami. Apalagi ketika suami hanya bekerja sebagai tukang urut dengan gaji hanya RM350 (sekitar Rp1,2 juta) sebulan," kenang Anissa.

Saat itu, dia tinggal di Port Dickson tetapi memutuskan untuk pindah ke Kuala Lumpur untuk mencari nafkah. Bersama suami, Anissa bahkan pernah mengamen di jalanan untuk melanjutkan hidup dan membesarkan anak-anak.

6 dari 6 halaman

Sempat Menganggur karena Pandemi Covid-19

Namun, kata Anissa, pandemi Covid-19 yang melanda dunia dua tahun lalu membuat mereka harus berhenti mengamen.

Ketika sudah buntu mencari jalan keluar untuk menghidupi keluarga, Anissa mengatakan dia mencoba melakukan berbagai pekerjaan, termasuk kembali menjadi distributor produk kecantikan. Ternyata usaha kedua kalinya ini membuka pintu rejekinya.

Enggan buru-buru menjual produk sembarangan, Anissa akan mencobanya terlebih dahulu selama beberapa bulan sebelum memutuskan untuk menjualnya.

" Singkat cerita, salah satu teman saya mengajak saya menjadi distributor brand tersebut, saya coba dulu dan puas dengan hasilnya," katanya.

Sumber: mStar

Beri Komentar