Rasul Larang Bernapas Saat Minum, Ini Alasan Ilmiahnya

Reporter : Ayik
Minggu, 1 Maret 2015 16:04
Rasul Larang Bernapas Saat Minum, Ini Alasan Ilmiahnya
Secara kimia digambarkan jika bertemu H2O (air dalam gelas) dengan karbondioksia atau CO2 (udara hembusan nafas) akan menghasilkan asam karbonat atau H2CO3.

Dream - Salah satu adab ketika minum yang diperintahkan oleh Rasulullah adalah menahan nafas ketika meneguk air di bejana atau gelas. Larangan itu terus dikaji oleh para pakar kotemporer untuk meneliti hikmah dibalik perintah tersebut.

Hasilnya terbukti ilmiah, ternyata larangan yang diterapkan Nabi SAW sejak 14 abad lalu ini mengandung hikmah dalam ilmu pengetahuan yang baru diteliti di era kontemporer-modern sekarang ini.

Saat bernafas terjadi dua proses yang dialami yakni menghirup udara dan menghembuskan udara. Saat menghirup udara tubuh kita menyerap oksigen (O2) yang merupakan udara bersih.

Namun tidak demikian saat kita menghembuskan nafas, karena saat menghembuskan nafas, udara yang keluar adalah campuran karbon, sisa-sisa tubuh yang beterbangan di bagian tubuh dan sedikit oksigen yang dikeluarkan dalam bentuk gas karbondioksida (CO2).

Secara kimia digambarkan jika bertemu H2O (air dalam gelas) dengan karbondioksia atau CO2 (udara hembusan nafas) akan menghasilkan asam karbonat atau H2CO3, atau sama dengan cuka dan menyebabkan minuman itu berubah menjadi Acidic. Jadi jika bernafas dalam gelas maka yang dia hirup zat asam arangnya sendiri.

Ingin tahu lebih lanjut? Yuk selengkapnya Baca di sini. (Ism) 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

Beri Komentar