Makna Tabayyun dan Manfaatnya Dalam Kehidupan

Reporter : Ulyaeni Maulida
Senin, 10 Agustus 2020 14:01
Makna Tabayyun dan Manfaatnya Dalam Kehidupan
Sangat dianjurkan bersikap tabayyun sebelum ikut menyebarkan sebuah informasi.

Dream – Tabayyun merupakan salah satu sifat yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Tabayyun bermakna mencari kebenaran atas sesuatu hal agar tidak terjadi fitnah. Selain itu, tabayyun juga membuat seseorang lebih menyeleksi setiap informasi yang diterimanya.

Sifat tabayyun sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Utamanya untuk menjaga kemurnian dan keharmonisan dalam bergaul dan berkehidupan.

Allah SWT berfirman, “ Hai orang-orang yang beriman, jika datang padamu, orang fasiq membawa kabar berita maka bertabayyunlah (periksalah dengan teliti!) agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurat: 6)

Dalam ayat tersebut, sangat jelas perintah untuk bersikap tabayyun. Sehingga tidak menimbulkan masalah dan tidak memperparah keadaan yang sedang terjadi. Dengan bersikap tabayyun, tidak ada lagi prasangka-prasangka buruk terhadap sesama.

1 dari 4 halaman

Adab Ketika Mendengar Berita

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

Saat mendengar sebuah berita yang masih belum jelas kebenaranya, sebaiknya tidak langsung disebarkan. Karena bisa saja berita yang dimaksudkan tersebut, justru menjadi bumerang bagi orang lain.

Sebaiknya kita jangan terpancing oleh hal-hal yang samar. Bahkan bila berita yang disampaikan memang sudah jelas adanya, namun jika menyankut kehidupan orang lain, tidak dibenarkan untuk menyebarluaskannya.

Tidak terburu-buru dalam menanggapi berita, akan tetapi diperlukan tabayyun dan pelan-pelan dalam menelusurinya.

Rasulullah SAW bersabda, “ Pelan-pelan itu dari Allah, sedangkan terburu-buru itu dari setan.” (Musnad Abu Ya’la dishohihkan oleh al-Albani)

Imam Hasan al-Bashri berkata, “ Orang mukmin itu pelan-pelan sehingga jelas perkaranya.”

Sebagai seorang muslim, sangat dianjurkan untuk terus berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam menanggapi sebuah perkara. Dan tidak memberikan penghakiman kepada orang lain hanya berdasarkan berita yang masih simpang siur kebenarannya.

Selain itu, sebaiknya berhati-hati pula terhadap berita yang terkesan memancing keributan. Atau tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menjebak dan justru semakin memperkeruh keadaan.

2 dari 4 halaman

Manfaat Tabayyun Dalam Kehidupan

Mengindari fitnah© Pexels.com

Menghindari fitnah

Banyak masalah yang ditimbulkan akibat menuduh orang lain berbuat buruk. Nyatanya hal tersebut belum tentu terjadi. Seperti kasus yang menimpa Aisyah ra. Ia telah dituduh dengan tuduhan palsu oleh Abdullaah bin Ubai bin Salul, gembong munafiqin Madinah. Isi tuduhan itu adalah bahwa Aisyah ra telah berbuat selingkuh dengan seorang lelaki bernama Shofwan bin Muathal.

Padahal tak sedikitpun Aisyah ra melakukan tindakan tercela tersebut. Namun karena gencarnya Abdullaah bin Ubai bin Salul menyebarkan kebohongan itu sehingga ada beberapa orang penduduk Madinah yang tanpa tabayyun ikut menyebarkan berita bohong tersebut.

Masalah ini membuat Aisyah begitu terpengaruh dan membuatnya menjadi stres. Sehingga Allah SWT menurunkan sebuah ayat yang mensucikan kembali Aisyah dari segala tuduhan keji tersebut. Yaitu dalam surat An-Nur ayat 11 yang berbunyi, “ Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar.”

Betapa pentingnya bersikap tabayyun dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tidak begitu saja menuduh orang lain tanpanya adanya kebenaran yang pasti.

3 dari 4 halaman

Menghilangkan kesalahpahaman antar sesama

Bersikap tabayyun juga akan menghilangkan kesalahpahaman antar sesama. Karena segala permasalahan telah diketahui duduk perkaranya bersama-sama. Sehingga tak perlu lagi menimbulkan perdebatan.

Selain itu bersikap tabayyun juga akan semakin mempererat silahturahim antar sesama. Silaturahim bisa saja punah hanya karena informasi yang diberikan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Informasi yang salah dapat merusak hubungan yang sudah dibangun sejak lama. Untuk itu jagalah silaturahim dengan menajga dan melaksanakan tabayyun sebelum menyebarkan berita ke khalayak umum.

4 dari 4 halaman

Informasi yang diberikan valid

Informasi valid© Pexels.com

Dengan adanya tabayyun maka segala informasi akan dipastikan terlebih dahulu kebenaranya. Jika berita itu benar adanya bolehlah disampaikan kepada orang lain. Jika tidak benar, jangan justru ikut menyebarkan berita bohong. ‘

Selain itu, dengan bersikap tabayyun juga akan memberikan ketenangan dalam hati. Karena berita tersebut tentunya tidak akan menyakiti perasaan orang lain.

(Diambil dari berbagai sumber)

Beri Komentar