Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Di bulan Muharram, terdapat satu hari yang istimewa. Hari itu dinamakan Asyura. Nama Asyura diambil dari urutan hari tersebut. Tepatnya tanggal 10 Muharram.
Hari tersebut menjadi istimewa karena amal ibadah akan dilipatgandakan. Sehingga, sangat dianjurkan untuk mengisinya dengan puasa sunah.
Namun begitu, puasa Asyura sebaiknya tidak dilaksanakan satu hari saja. Dianjurkan untuk mendahuluinya dengan puasa Tasua setiap tanggal 9 Muharram.
Sebelum melaksanakan dua puasa sunah ini, dianjurkan membaca lafal niatnya.

Nawaitu shauma tasu'aa sunnatal lillahi ta'ala.
Artinya,
" Saya berniat puasa tasua (hari kesembilan Muharram) sunah karena Allah Ta'ala."

Nawaitu shauma 'asyuraa sunnatal lillahi ta'ala.
Artinya,
" Saya berniat puasa asyura (hari kesepuluh Muharram) sunah karena Allah Ta'ala."
Dream - Tahun 1441H sudah berlalu dan kita saat ini berada di awal tahun 1442H. Selain itu, kita juga menjalani hari-hari di awal Muharram.
Sebagai bulan pembuka tahun, Muharram mengandung banyak keutamaan. Sehingga ada banyak amalan yang dianjurkan dilakukan di bulan ini.
Salah satu amalan tersebut yaitu puasa sunah di 10 hari awal Muharram. Anjuran ini sebenarnya tidak hanya berlaku untuk Muharram saja melainkan semua bulan dalam kalender Islam.
Sebab, terdapat keutamaan yang terkandung di sepertiga awal bulan. Momen tersebut dapat kita manfaatkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ketika berniat puasa Muharram, dianjurkan membaca lafal ini.

Nawaitu shauma mukharramin sunnatal lillahi ta'ala.
Artinya,
" Saya niat puasa Muharram, sunah karena Allah Ta'ala."