Masya Allah, Malaikat pun Berebut Memandikan Jenazah Ini

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 4 Mei 2021 12:02
Masya Allah, Malaikat pun Berebut Memandikan Jenazah Ini
Ada hal mulia yang ia lakukan sehingga Allah memberikan hadiah istimewa tersebut kepadanya. Siapakah ia dan bagaimana kisahnya?

Dream - Sungguh beruntung nasib pemuda ini. Ia mendapat karunia dari Allah SWT, di mana jasadnya diurus dengan begitu istimewa oleh para malaikat. Tidak pernah terjadi dalam sejarah seorang syahid dimandikan dengan cara yang luar biasa seperti ini.

Bahkan kematiannya sebagai syuhada menjadikan ia sebagai penghuni surga tanpa dihisab. Tentu saja ada hal mulia yang ia lakukan sehingga Allah memberikan hadiah istimewa tersebut kepadanya. Siapakah ia dan bagaimana kisahnya?

Ia adalah Abu Hanzalah bin Ar Rabie. Ia merupakan sahabat nabi yang kuat dan memiliki pribadi santun serta bertanggung jawab atas segala tugas yang diberikan.

1 dari 3 halaman

Saat terjadi perang Uhud, Hanzalah baru saja menikah sehingga Rasulullah SAW memberinya izin untuk tidak berperang. Sebelumnya, saat kaum muslim memenangkan Perang Badar, ayah Hanzalah tetap bersikeras memusuhi dan menentang Islam.

Bahkan ia pindah ke Mekah untuk terus mengobarkan kebencian dan menghasut kaum Quraisy agar membalas kekalahannya di Perang Badar.

Atas hasutan ini, akhirnya terjadilah Perang Uhud. Dalam perang tersebut, kaum Quraisy dipimpin oleh Khalid bin Walid. Pertempuran tersebut pun didukung penuh oleh ayah Hanzhalah.

2 dari 3 halaman

Ketika genderang perang dibunyikan yang menandakan dimulainya peperangan, Hanzalah yang mendengar bunyi tersebut lantas berdiri dan menuju medan perang. Ia tahu bahwa Rasulullah mengizinkannya untuk tidak ikut perang namun ia bertekad untuk jihad.

Saat dalam peperangan Hanzalah berhadapan dengan Abu sofyan terjadi pertarungan yang sangat sengit. Pedang dari Abu Hanzalah bin Ar Rabie berhasil menebas salah satu kaki kuda milik Abu Sofyan dan membuatnya terjatuh. Kemudian, datanglah Syaddad bin Al Aswad untuk membantu Abu Sofyan.

Salah satu dari kedua kaum Quraisy tersebut membunuh Hanzalah dengan lemparan lembing. Setelah itu, Abu Sofyan berseru dengan suara yang sangat lantang, mengabarkan bahwa Hanzalah telah tewas dan ia berhasil membalaskan dendam anaknya yang terbunuh saat perang Badar.

3 dari 3 halaman

Semua orang bersedih saat kabar syahidnya Hanzalah terdengar. Rasulullah pun terheran dan menyampaikan kepada sahabat lainya bahwa Hanzalah telah dimandikan oleh para malaikat. Ketika mendengar Rasulullah berkata demikian sahabat pun tercengang.

Salah satu sahabat yakni Abu Said Saidi, melihat mayat Hanzalah untuk membuktikan perkataan Rasulullah. Betapa kagetnya ia ketika melihat wajah Hanzalah bercahaya dan tersenyum. Dari rambutnya terlihat tetesan air. Rasulullah juga mengatakan Hanzalah tidak dihisab, ia akan dapat langsung mencium tanah surga.

Sahabat pun langsung menemui Jamilah binti Ubai bin Salul, istri Hanzalah. Ia menceritakan bahwa Hanzalah bergegas ikut jihad saat mendengar gendang perang padahal ia sedang junub. Saat Hanzalah gugur, Allah dengan kuasa-Nya memerintahkan para malaikat untuk memandikan Hanzalah dari langit.

Beri Komentar