Membedakan Dorongan Buruk dan Baik dalam Hati, Ini Caranya

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 26 Desember 2018 10:00
Membedakan Dorongan Buruk dan Baik dalam Hati, Ini Caranya
Batin adalah penentu, sehingga sebaiknya dikembalikan kepada hati.

Dream - Setiap manusia tercipta lengkap dengan hati atau batinnya. Hati inilah yang akan mengarahkan manusia mengenai jalan mana yang harus ditempuh.

Seringkali, kita merasa terdorong untuk melakukan sesuatu. Ada bisikan untuk melakukan hal tertentu, terkadang mengarah kepada kebaikan, sering pula kepada keburukan.

Kita tentu harus bisa membedakan mana dorongan atau bisikan baik dan mana yang buruk. Sebab, keduanya sama-sama berasal dari dalam hati kita.

Lantas, bagaimana caranya membedakan bisikan tersebut?

Dikutip dari Islami.co, Imam Al Ghazali dalam kitabnya Minhajul Thalibin menunjukkan cara untuk membedakan keduanya. Ada tiga cara yang harus dilakukan.

1 dari 1 halaman

Tiga Cara Pembeda

Pertama, mendasarkan yang terbersit dalam hati dengan hukum syara'. Jika bisikan yang muncul sesuai dengan syariat, maka akan mengarahkan kepada kebaikan.

Jika bertentangan dengan syariat meskipun rukhsah atau syubhat, maka akan mengarahkan pada keburukan.

Kedua, ikuti jejak orang-orang shaleh. Jika bisikan mengarahkan kita untuk melakukannya, maka itu bisikan baik.

Tetapi jika bertentangan dan malah mengarahkan untuk mengikuti orang-orang sesat, maka bisikan itu adalah keburukan.

Ketika, kembalikan kepada batin. Jika hawa nafsu menolak bukan karena takut pada Allah SWT, maka itu adalah bisikan kebaikan.

Sedangkan bisikan keburukan, hawa nafsu cenderung mengikutinya. Sebab nafsu selalu mendorong pada keburukan.

Sumber: Islami.co

Beri Komentar