Mengapa Waktu Lailatul Qadar Dirahasiakan? Ini Hikmahnya

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 2 Mei 2021 18:00
Mengapa Waktu Lailatul Qadar Dirahasiakan? Ini Hikmahnya
Tidak ada yang dapat mengetahui secara pasti kapan turunnya Lailatul Qadar.

Dream - Saat sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, umat Islam berlomba-lomba meningkatkan amal ibadah. Penyebabnya karena salah satu malam di sepertiga terakhir Ramadan adalah Lailatul Qadar.

Ibadah pada malam Lailatul Qadar akan mendapatkan keberkahan pahala setara beribadah selama seribu bulan. Pada saat itu, doa dan permintaan akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Namun, hanya Allah saja yang tahu waktu persisnya lailatul qadar turun. Meski demikian, ada hikmah dibalik kerahasiaan turunnya malam lailatul qadar.

 

1 dari 3 halaman

Agar beribadah setiap hari

Dalam kitab Thaharah al Qulub wa al-Khudlu wa al-khudlu lil Allam al-Ghuyub, Sayyid Abdul Aziz al Darani menggunakan analogi menarik tentang dirahasiakannya Lailatul Qadar.

" Sesungguhnya Allah Ta’ala merahasiakan Lailatul Qadar di (bulan) Ramadan agar orang-orang beriman berusaha (melakukan ibadah dengan gigih) di sisa bulan (Ramadan) seperti halnya Allah merahasiakan seorang wali di antara orang-orang beriman agar semua (orang) dimuliakan (atau diperlakukan dengan hormat)."

Maksud dari Sayyid Abdul Aziz ialah hikmah dirahasiakannya waktu turun Lailatul Qadar agar umat Islam mau beribadah setiap hari tak hanya satu malam saja. Ibadah yang baik adalah konsisten setiap hari. Jikapun tak mendapatkan lailatul qadar setidaknya telah mengumpulkan banyak amal.

 

2 dari 3 halaman

Sebagai hadiah bagi ahli ibadah

Jika waktu turunnya Lailatul Qadar diketahui, maka orang hanya akan menunggu tidak mau berusaha mencari. Pahala malam itu dijanjikan lebih dari ibadah seribu bulan seperti yang disampaikan Imam Mujahid.

" Beribadah (di malam Lailatul Qadar) lebih baik dari ibadah seribu bulan berpuasa dan sholat malam."

Keutamaan Lailatul Qadar ini menjadi hadiah bagi umatnya Nabi Muhammad SAW karena mempunyai usia yang lebih pendek dibandingkan umat nabi lain.

Sehingga ketertinggalan ibadah bertahun-tahun bisa terkejar. Karena itulah, hanya ahli ibadah saja yang seharusnya mendapatkan mala mini karena dia melakukan perbuatan baik setiap hari.

 

3 dari 3 halaman

Agar menyiapkan ibadah terbaik

Karena hanya ahli ibadah yang mendapatkan Lailatul Qadar, maka kita sebaiknya mengerjakan ibadah yang lebih baik dari hari ke hari. Tujuanya agar Allah menilai kita layak menerima malam yang lebih bernilai dari seribu bulan. Seperti yang diungkapkan oleh Abdul Aziz Al Darani.

" (Wahai) hamba-hamba Allah, sungguh bulan Ramadan adalah gelanggang (perlombaan) orang-orang terdahulu dan ghanimah bagi orang-orang yang jujur. Di dalamnya (pahala) amal-amal dilipat-gandakan, dan dosa-dosa yang berat diringankan. Di dalamanya permohonan (doa) dikabulkan, dan diampuni (dosa-dosa) orang yang meminta ampunan. Keutamaannya di atas apa yang dikatakan (atau dijelaskan), karena bulan Ramadan adalah kemuliannya masa (waktu) dan pelitanya bulan. Kemudian di dalamnya ada Lailatul Qadar yang Allah jadikan beribadah (di dalam)nya lebih baik dari ibadah seribu bulan."

Beri Komentar