Mengenal Zakat Mal dan Cara Menghitungnya

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 9 Mei 2021 10:30
Mengenal Zakat Mal dan Cara Menghitungnya
Bagi umat Islam yang tergolong mampu, ada kewajiban untuk membayar zakat mal atau harta.

Dream - Di bulan Ramadan, umat Islam diwajibkan membayar zakat fitrah. Zakat ini bertujuan untuk membersihkan diri dan menyempurnakan puasa yang telah kita jalani selama sebulan.

Selain zakat fitrah, ada kewajiban lain bagi muslim yaitu zakat mal. Zakat ini wajib bagi seorang muslim yang mampu secara ekonomi.

Sebagian harta yang dimiliki harus diberikan kepada orang yang berhak menerimanya. Zakat mal bisa disalurkan melalui panitia zakat maupun didistribusikan sendiri.

Banyak orang yang belum paham, bahkan belum mengenal zakat mal. Inilah informasi mengenai zakat maal dan cara pembayarannya.

 

1 dari 2 halaman

Pengertian Zakat Mal atau Harta

Harta adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia untuk dimiliki, dmanfatkan, atau disimpan. Harta menjadi segala sesuatu yang dapat dikuasai dan digunakan.

Dengan demikian, sesuatu yang disebut dengan mal atau harta apabila memenuhi dua syarat. Pertama, dapat dimiliki atau disimpan atau dikuasai. Kedua, dapat dimanfaatkan sesuai dengan ghalibnya. Contohnya adalah rumah, mobil, ternak, hasil pertanian, uang, emas, perak, dan lain-lain.

Hukum zakat mal

Dalil zakat maal disebutkan dalam Alquran di antara Surat Al Baqarah ayat 43.

Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'.

Selain zakat merupakan salah satu unsur pokok penegakkan syariat Islam. Zakat menjadi kegiatan sosial kemanusiaan yang digunakan sesuai kebutuhan umat manusia.

Umat Islam yang sudah dewasa, memiliki harta sendiri, berakal, dan sudah mencapai nisab wjib mengeluarkan zakat maal.

 

2 dari 2 halaman

Harta yang wajib dizakati

Syarat harta yang wajib dizakati antara lain merupakan kepemilikan penuh atau pribadi, hartanya tidak berkurang alias bertambah tau berkembang. Harta yang dimiliki juga lebih dari kebutuhan pokok serta bebas dari utang yang berkaitan dengan kebutuhan pokok.

Harta yang wajib dizakati juga telah dimiliki selama 12 tahun dan cukup nisab. Nisab adalah syarat jumlah minimum harta yang wajib dizakati. Misalnya, nisab emas adalah 85 gram.

Kalau Kamu telah mempunyai emas minimal sebesar 85 gram dalam jangka waktu satu tahun, mka perlu diambil zakat maal sebesar 2,5 persen dari harga harta tersebut.

Penerima zakat mal

Pemberi zakat mal tentu adalah orang yang mampu secara ekonomi. Sedangkan yang berhak menerima telah ditentukan juga dari segi fikih.

Hal ini termuat dalam Surat At Taubah ayat 60 yang menjelaskan delapan golongan orang yang menerima zakat.

Pertama, fakir atau orang yang hampir tidak memiliki apa-apa, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup. Kedua, miskin atau orang yang memiliki harta, namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.

Ketiga, amil atau mereka yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat. Keempat, mualaf atau mereka yang baru masuk Islam, dan membutuhkan bantuan untuk menguatkan dalam tauhid dan syariah.

Kelima, hamba sahaya atau budak yang ingin memerdekakan dirinya. Keenam, gharimin adalah mereka yang berhutang untuk kebutuhan hidup dalam mempertahankan jiwa dan izzahnya.

Ketujuh, fisabilillah, adalah mereka yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah, jihad dan sebagainya. Terakhir, ibnus Sabil, adalah mereka yang kehabisan biaya di perjalanan dalam ketaatan kepada Allah.

Jadi, segera bayar zakat maal-mu bila telah memenuhi syarat sebagai pemberi sekaligus jumlah nisab harta yang telah dimiliki.

Beri Komentar