Mengintip Festival Alquran Berusia 500 Tahun dari Kulit Kayu di NTT

Reporter : Arini Saadah
Jumat, 23 April 2021 16:35
Mengintip Festival Alquran Berusia 500 Tahun dari Kulit Kayu di NTT
Alquran tersebut dibawa ke Alor sekitar tahun 1500-an dan tersimpan di pulau Ternate.

Dream - Ratusan warga Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), ikut hadir menyaksikan pagelaran festival Alquran tua yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 2020.

Acara bermakna religius itu untuk memperlihatkan sebuah Alquran berusia ratusan tahun yang terbuat dari kulit kayu kepada masyarakat.

Lantunan sholawat dari ratusan orang yang hadir turut mengiringi perjalanan Alquran bersejarah itu ke tempat penyimpanannya. Hal tersebut tentu membuat siapa saja yang mendengarnya terharu dibuatnya.

Penasaran seperti apa kisah selengkapnya? Simak ulasannya berikut ini.

1 dari 4 halaman

Festival Alquran Tua

Dilansir akun Instagram @nightliciuss, ia membagikan sebuah video yang merekam pagelaran festival Alquran tua tersebut. Masyarakat juga terlihat sangat antusias melihat prosesi festival.

Ilustrasi© Instagram/@nightliciuss

Alquran bersejarah itu selama ini dijaga oleh Nurdin Gogo yang merupakan keturunan ke-14 dari Sultan Lang Gogo.

Alquran tersebut dibawa ke Alor sekitar tahun 1500-an dan tersimpan di pulau Ternate. Sekarang ini, Alquran itu sengaja dibawa ke Alor Besar untuk ditunjukkan kepada masyarakat.

2 dari 4 halaman

Alquran Diselimuti Kain Putih

Ilustrasi© Instagram/@nightliciuss

Dalam video itu, tampak masyarakat sangat antusias menyaksikan festival tersebut. Ratusan orang berkumpul untuk menyaksikan arak-arakan Alquran bersejarah itu.

Tampak dalam video, Nurdin Gogo membawa Alquran yang diselimuti dengan kain putih dengan kedua tangannya.

Masyarakat yang hadir dalam acara tersebut tampak menggunakan busana muslim yang dipadukan dengan kain tenun khas Alor.

3 dari 4 halaman

Lantunan Sholawat Bikin Suasana Haru

Ilustrasi© Instagram/@nightliciuss

Sepanjang Alquran diarak menuju tempat penyimpanannya, ratusan masyarakat mengiringinya dengan melantunkan sholawat nabi.

Suara ratusan orang yang membaca pujian untuk nabi tersebut membuat suasana menjadi haru. Tak sedikit masyarakat bahkan sampai menitikkan air mata.

" Suara sholawat dari ratusan orang yang hadir, mampu membuat merinding dan meneteskan air mata," tulis keterangan unggahan.

4 dari 4 halaman

Penampakan Alquran Kuno

Ilustrasi© Instagram/@nightliciuss

Meskipun sudah berusia ratusan tahun, Alquran yang terbuat dari kulit kayu itu rupanya masih dalam kondisi yang terjaga dengan baik.

Bahkan, tulisan-tulisan di atas kulit kayu yang sudah tua itu masih bisa terbaca dengan sangat jelas.

Setelah video itu dibagikan, banyak warganet mengaku merasa senang karena bisa turut menyaksikan wujud Alquran kuno di Indonesia yang berusia ratusan tahun tersebut.

 

Beri Komentar