Tinggalkan Sholat Berjemaah Karena Bacaan Surat Imam Kepanjangan, Boleh?

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 13 Oktober 2018 18:00
Tinggalkan Sholat Berjemaah Karena Bacaan Surat Imam Kepanjangan, Boleh?
Kadang kala, seorang makmum merasa kelelahan dan tidak sanggup melanjutkan sholat jemaah.

Dream - Membaca surat Alquran merupakan salah satu sunah dalam sholat. Hal ini dijalankan pada rakaat pertama dan kedua semua sholat.

Sedangkan sholat jemaah merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Di dalamnya terkandung banyak sekali keutamaan.

Terkadang kita temui di masyarakat seorang imam membaca surat yang sangat panjang. Sampai-sampai, para makmumnya kelelahan.

Beberapa makmum kemudian memutuskan untuk keluar jemaah. Apakah hal ini dibolehkan?

Dikutip dari NU Online, Rasulullah Muhammad SAW pernah menegur Muadz bin Jabal karena membaca surat yang panjang ketika menjadi imam. Teguran itu terdapat dalam hadis riwayat Bukhari.

" Telah menceritakan kepada kami (Amr bin Dinar) Jabir bin Abdullah bahwa Mu'adz bin Jabal RA pernah sholat (di belakang) Rasulullah SAW, kemudian dia kembali ke kaumnya untuk mengimami sholat bersama mereka dengan membaca surat Al Baqarah, Jabir melanjutkan, 'Maka seorang laki-laki pun keluar (dari shaf) lalu ia sholat dengan sholat yang agak ringan, ternyata hal itu sampai kepada Mu'adz, ia pun berkata, 'Sesungguhnya dia adalah seorang munafik.' Ketika ucapan Mu'adz sampai ke laki-laki tersebut, laki-laki itu langsung mendatangi Nabi SAW sambil berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami adalah kaum yang memiliki pekerjaan untuk menyiram ladang, sementara semalam Mu'adz sholat mengimami kami dengan membaca surat Al Baqarah, hingga saya keluar dari shaf, lalu dia mengiraku seorang munafik.' Nabi SAW bersabda, 'Wahai Mu'adz, apakah kamu hendak membuat fitnah?’ Beliau mengucapkannya tiga kali. 'Bacalah Was syamsi wadhuÄ�hÄ� dan wasabbihisma rabbikal a'la atau yang serupa dengannya'."

 

1 dari 1 halaman

Ini Pandangan Ulama

Bukhari membolehkan makmum keluar jemaah jika imam membaca surat terlalu panjang.

Ibnu Huzaimah menyatakan pandangan senada. Dalam pandangan Ibnu Huzaimah, dibolehkan seorang makmum keluar jemaah karena bacaan surat imam terlalu panjang, bahkan dinyatakan sebagai rukhsah (keringanan).

Tidak jauh berbeda dengan Ibnu Rajab Al Hambali dalam Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari.

" Hadis tersebut dapat dijadikan dalil bahwa jika imam memperpanjang bacaannya, dan dapat menyusahkan orang yang bermakmum pada imam tersebut, karena makmum tersebut capek atau mengantuk, maka makmum tersebut boleh memutus sholatnya bersama imam. Hal itu adalah uzur untuk memutus sholat fardlu dan menggugurkan jemaah pada kondisi tersebut. Diperbolehkan bagi makmum tersebut untuk melakukan sholat sendiri (munfarid) di dalam masjid tersebut kemudian pulang, walau pun imam masih melakukan sholat jemaah bersama makmum-makmum yang lain."

Selengkapnya...

Beri Komentar
Tips Jitu Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan Ala Tiffani Afifa