Mimpi dalam Mimpi adalah Fenomena Aneh dan Langka Saat Tidur, Ini Dia Artinya

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 26 Januari 2022 18:00
Mimpi dalam Mimpi adalah Fenomena Aneh dan Langka Saat Tidur, Ini Dia Artinya
Mimpi dalam mimpi adalah kondisi di saat kita mimpi bangun dari tidur, tapi sebenarnya hanya terbangun di dalam mimpi yang lain.

Dream - Mimpi merupakan gambaran pikiran dan emosi yang dialami seseorang ketika berada dalam fase tidur REM atau rapid eye movement. Dalam fase ini napas akan terpacu lebih cepat dan tidak beraturan, sementara mata bergerak ke segala arah dengan cepat.

Fase tidur REM terjadi pertama-tama sekitar satu setengah jam setelah kamu tertidur lalu dilanjutkan setiap 90 menit atau lebih sepanjang malam. Bisa jadi mimpi yang kamu rasakan bisa saja terasa sangat emosional, samar, singkat, membingungkan, menyenangkan, hingga menakutkan.

Mimpi dipahami sebagai gambaran alur cerita yang kadang bisa dipahami tapi kadang juga absurd. Namun ada hal menarik lainnya tentang mimpi, yaitu mimpi dalam mimpi.

Pernahkah kamu mengalami mimpi dalam mimpi? Fenomena mimpi dalam mimpi terdengar unik dan langka. Namun demikian, mimpi dalam mimpi juga memiliki arti tergantung kondisi orang yang mengalaminya.

1 dari 5 halaman

Pengertian Mimpi dalam Mimpi

Mimpi dalam mimpi terjadi ketika kamu melihat mimpi kemudian terbangun, namun ternyata masih berada dalam mimpi. Kondisi ini juga dikenal sebagai mimpi bertingkat atau yang disebut oleh sebagian pakar sebagai false awakening.

Kondisi mimpi dalam mimpi membuat kesadaran kamu sudah muncul namun masih berada dalam mimpi. Fenomena mimpi dalam mimpi memang langka, mungkin kamu adalah salah satu yang mengalaminya. False awakening atau mimpi dalam mimpi adalah kondisi di saat kita mimpi bangun dari tidur, tapi sebenarnya hanya terbangun di dalam mimpi yang lain.

Terkadang saat mengalami mimpi dalam mimpi seseorang merasa kebingungan. Sebab mimpi dalam mimpi terasa sangat nyata. Namun saat terbangun, kamu menyadari bahwa yang terjadi sebelumnya hanyalah mimpi.

Fenomena mimpi dalam mimpi berbeda dengan sleep paralysis atau yang lebih kita kenal dengan sebutan ketindihan. Saat ketindihan, biasanya seseorang tidak bisa menggerakkan tubuh atau mengalami kelumpuhan tidur, sementara kesadarannya sudah muncul.

Sedangkan pada fenomena false awakening biasanya terjadi setelah seseorang mengalami lucid dream yakni mimpi yang bisa kita sadari bahwa kita sedang bermimpi, bahkan bisa kita kendalikan.

2 dari 5 halaman

Mengenal Lucid Dream

Ilustrasi© Pexels.com

Fenomena lucid dream adalah mimpi yang menyebabkan kamu dapat sepenuhnya menyadari kenyataan bahwa kamu sedang bermimpi.

Misalnya ketika kamu sedang bermimpi sedang memasak bersama mendiang nenek. Dalam mimpi itu kamu pun sadar bahwa yang kamu lakukan hanyalah di dalam mimpi karena kamu sadar bahwa nenek kamu sudah lama meninggal.

Penelitian menunjukkan bahwa fenomena lucid dream terjadi dibarengi dengan meningkatnya aktivitas dari beberapa bagian otak yang biasanya diam saat tidur. Kondisi ini menunjukkan otak yang terjadi pada fase REM dan tersadar.

3 dari 5 halaman

Arti Mimpi dalam Mimpi

Seperti halnya mimpi pada umumnya, fenomena mimpi dalam mimpi kadang bisa menggambarkan kondisi psikologis dan emosi seseorang. Mimpi dalam mimpi rupanya juga menyimpan makna yang biasanya sulit dipahami. Berikut arti mimpi dalam mimpi yang berhasil Dream rangkum dari berbagai sumber. Siapa tahu bisa menggambarkan kondisimu saat ini setelah mengalami fenomena mimpi dalam mimpi.

1. Pertanda Kesadaran Spiritual

Mimpi dalam mimpi terasa sangat aneh. Kamu terbangun dari mimpi, kemudian terjadi hal-hal aneh dalam hidupmu yang kadang membuat khawatir, cemas, dan bingung. Namun ternyata kamu terbangun lagi, dan ternyata apa yang kamu alami sebelumnya masih berada di alam mimpi.

Sebagian orang terutama dari kelompok esoteris, mimpi dalam mimpi dipercaya sebagai pertanda kecenderungan seseorang akan adanya kesadaran spiritual. Hal ini terjadi lantaran kamu memiliki dua kesadaran sekaligus, bahkan bisa mengendalikan mimpi.

4 dari 5 halaman

2. Sinyal Lelah Tubuh

Mimpi dalam mimpi juga bisa disebabkan tubuh mengirimkan sinyal lelah. Mungkin karena intensitas tidurmu berkurang atau kamu mengalami gangguan tidur seperti insomnia. Kekurangan tidur selama beberapa hari juga bisa memengaruhi intensitas mimpi.

Bahkan mimpi yang terjadi seakaan terasa nyata dan sulit membedakannya. Mimpi dalam mimpi yang seakan nyata itu membuat seseorang kadang sulit terbangun dari mimpi. Kesadaranmu sudah siap beraktivitas saat kamu mengalami false awakening, namun tubuh mengirim sinyal bahwa dirinya sedang kelelahan. Sehingga ia terbangun di dalam alam mimpinya. Seakan mimpi ini nyata, karena kesadaranmu sudah siap.

Sebagian orang yang disebut sebagai lucid dream mampu mengontrol arah dari mimpi mereka, termasuk mengubah alur cerita mimpi. Namun para Ahli menyarankan agar kamu membiarkan mimpi berjalan secara alami.

5 dari 5 halaman

3. Pertanda Frustrasi

Mimpi dalam mimpi atau false awakening ini juga bisa menjadi pertanda dari frustrasi yang kamu hadapi di dunia nyata.

Frustasi bisa dirasakan semua orang yang berkaitan dengan hidup, seperti karier yang tak berkembang, pekerjaan yang belum mapan, kegagalan, dan penyebab frustasi lainnya.

Mimpi dalam mimpi menunjukkan rasa ketidakberdayaan dalam menghadapi masalah yang dimiliki. Seseorang merasa memiliki pandangan negatif terhadap kemampuannya sendiri, bahwa dirinya tak mampu menyelesaikan masalah yang dimiliki.

Beri Komentar