Kisah Dua Bocah Manado Tinggal di Kandang Anjing

Reporter : Vinda Prashita
Kamis, 23 Oktober 2014 06:06
Kisah Dua Bocah Manado Tinggal di Kandang Anjing
Ini lebih layak disebut kandang hewan. Karena ayam, bebek, dan anjing tinggal bercampur di bangunan itu.

Dream - Akhir tahun lalu, warga Manado, Sulawesi Utara digegerkan dengan kisah pilu dua bocah tinggal di kandang anjing. Ramadhan (3) dan Nona (4,5) diduga ditelantarkan kedua orangtuanya hingga hidup berjuang sendiri tanpa bantuan siapapun.

Keduanya tinggal dan menetap di bangunan berukuran sekitar 4x7 meter. Hanya beratap terpal plastik, beberapa tiang, tanpa jendela dan pintu. Di dalam rumah yang mirip tenda pengungsian itu juga hidup hewan-hewan ternak. Lebih mirip kandang. Karena ayam, bebek, dan anjing tinggal bersama mereka.

Panci, piring, kain-kain kotor dan sejumlah barang-barang lainnya berserakan. Itulah kediaman yang ditinggali mereka sejak 3-4 tahun lalu. Letaknya di atas sebuah bukit kosong, tak jauh dari Perumahan Telkom, Kalasey. Kedua bersaudara ini harus menghidupi diri sendiri sepanjang hari karena ibu mereka, Martha, diduga menelantarkan.

Terkadang, warga terpaksa menaruh makan di piring dan menaruh di jalan. Itu dilakukan warga karena kedua bocah itu kerap berkeliaran dan tak menetap. Saat lelah berjalan dan merasa lemah karena lapar, mereka bisa tidur lelap di mana saja.

Penasaran dengan kisah dua bocah itu? Klik di sini  (Ism)

Kirimkan blog atau website kamu kekomunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res

 

Beri Komentar