Misteri SQUID GAME, Terkuak! Cara Perekrutan Pemain dan Penjaga dalam Permainan

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 13 Oktober 2021 16:16
Misteri SQUID GAME, Terkuak! Cara Perekrutan Pemain dan Penjaga dalam Permainan
Siapa sebenarnya para penjaga bertopeng yang dengan kejam menegakkan aturan permainan dan bagaimana mereka bisa sampai di sana?

Dream - Drama SQUID GAME menyimpan banyak hal misterius yang mengundang rasa penasaran para penonton. Salah satunya adalah cara pemilihan para pemain dan penjaga yang ikut dalam permainan SQUID GAME.

Drama thriller Korea Selatan yang membutuhkan waktu sepuluh tahun untuk diterima oleh perusahaan produksi itu melibatkan sekelompok pemain yang dililit hutang dan dipilih oleh organisasi bayangan untuk bermain dalam permainan anak-anak ekstrem.

Lokasi permainan dipilih di sebuah pulau terpencil, dengan janji hadiah uang tunai yang menggiurkan untuk pemenangnya.

Para penonton pun mulai mengulik berbagai misteri dalam drama garapan sutradara Hwang Dong-hyuk itu, mulai dari arti nomor pemain pada tokoh utama.

Akan tetapi salah satu misteri pertunjukan yang belum terjawab adalah soal siapa sebenarnya para penjaga bertopeng yang dengan kejam menegakkan aturan permainan dan bagaimana mereka bisa sampai di sana?

Berdasarkan teori liar yang beredar di media sosial, simak jawabannya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Merah-Biru pada Permainan Ddakji

Akun TikTok @lach_twd0, mengaku ia memiliki jawaban atas pertanyaan besar tersebut. Menurutnya, pada episode pertama, pemeran protagonis Seong Gi-Hun yang diperankan oleh Lee Jung-Jae didekati oleh seorang pengusaha di stasiun kereta bawah tanah.

Karakter yang disebut sosok 'tukang tampar' itu mengajak Gi-Hun bermain ddakji. Ia memiliki dua kertas berbentuk persegi berwarna merah dan biru. Hal itu dilakukan sebelum secara resmi mengundangnya untuk menjadi kontestan dalam permainan cumi-cumi setelah selesai.

Ilustrasi© TikTok/@lach_twd0

Video yang diunggah oleh akun TikTok tersebut mengungkapkan momen ini adalah titik penting bagi masing-masing pemain. Jika memilih kertas biru maka ia akan diundang untuk menjadi salah satu pemain. Sedangkan jika memilih kertas merah maka ia akan menjadi penjaga sebagai gantinya.

Menurut beberapa warganet teori liar ini sebenarnya masuk akal. Akan tetapi warganet lain menunjukkan celah dari teori tersebut.

" Teori permainan kartu itu tidak benar. Jika kamu melihat pada Episode 1 menit 38:25 orang di sebelah kiri memilih kartu merah," kata salah satu wrganet.

2 dari 3 halaman

Pemain Jadi Penjaga

Ilustrasi© Netflix

Teori lain yang tak kalah populer adalah mereka yang berada di babak pertama permainan tetapi memilih untuk tidak kembali, maka pada babak kedua ia bekerja sebagai penjaga.

Usai mayoritas pemain memilih untuk tidak melanjutkan permainan dan kembali ke dunia luar, 187 dari 201 pemain yang tersisa memilih kembali untuk bertanding. Sementara Front Man mengatakan untuk mengawasi mereka yang tidak kembali ke permainan.

Hal ini membuat penonton percaya mereka yang tidak kembali sebagai pemain diundang kembali untuk bergabung sebagai staf demi melunasi hutang mereka. Hal ini juga sebagai cara jitu mencegah mantan pemain membocorkan apa yang terjadi di dalam pulau misterius.

3 dari 3 halaman

Penjaga adalah Mantan Pemenang

Ilustrasi© Netflix

Sementara itu, teori lain mengatakan para penjaga semuanya adalah mantan pemenang yang menghabiskan semua hadiah uangnya.

Namun akhirnya ia kehabisan uang dan kembali berhutang. Artinya penyelenggara permainan SQUID GAME mengincar dan merekrut orang-orang yang tidak bertanggung jawab secara finansial. Akhirnya mantan pemenang itu bisa bergabung permainan sebagai cara untuk menghasilkan uang lagi.

Terlepas dari jawaban sebenarnya, sepertinya ini adalah drama yang menarik. Jelas ada banyak misteri seputar siapa penjaga itu dan bagaimana mereka akhirnya bekerja di permainan, dan bahkan jika kita tidak mendapatkan jawaban yang tepat, itu tetap menarik untuk dianalisis ulang.

Semoga Netflix dan Hwang Dong-hyuk segera merilis seri kedua sehingga akan lebih banyak orang terobsesi dengan teori-teori liar yang menarik.

Beri Komentar