Pilu, Balita Nangis Sesenggukan di Makam Ayahnya

Reporter : Putu Monik Arindasari
Minggu, 20 Juni 2021 13:15
Pilu, Balita Nangis Sesenggukan di Makam Ayahnya
Tampak rasa kehilangan dan kesedihan yang begitu mendalam.

Dream - Ayah merupakan sosok penting dalam kehidupan seorang anak. Namun, tak semua anak bisa merasakan kasih sayang seorang ayah.

Seperti yang dialami seorang anak dalam video yang dibagikan oleh akun instagram @top_world.idn. Video tersebut memperlihatkan seorang anak lelaki yang sedang mengunjungi makam ayahnya.

Bocah itu terlihat terus menangis sesenggukan dan menitikkan air mata. Tangisan sang anak makin kencang saat ia memeluk erat tepi makam ayahanda tercinta.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by top_world.id (@top_world.idn)

Meratapi nisan sang ayah, raut kehilangan dan kesedihan benar-benar terpancar pada wajah bocah malang ini. Balita ini terus menciumi nisan ayahnya untuk mencurahkan kerinduannya.

1 dari 4 halaman

Warganet Ikut Sedih

Momen  tersebut membuat warganet terharu. Banyak yang memberikan dukungan terhadap anak tersebut.

Ada juga yang mencurahkan pengalamannya saat ditinggal pergi ayah tercinta untuk selamanya.

" Insha allah nnt besar jd anak soleh yah nak , semoga sukses dan bahagiakan ibu mu aamiin," ujar @dewyani

" ...yg sabar ya nak...," tutur @dyansof_1405

" Kita sama dek," tambah @deli_lifiani

" Sy ditinggal bapak sy sejak umur 2 tahun..dan ibu mengajarkanku harus jd anak kuat berani dan mandiri..jngn sll menangisi yg telah pergi krna nanti akan mendownkan mental kita sebagai anak yatim doakan saja..,yakinkan dlm hati ada Allah yg sll menjaga kita..," komentar @bundaulfa_hijabstore. (mut)

2 dari 4 halaman

Kisah Pilu Gadis 7 Tahun Rawat Adik Bayi Usai Kedua Orangtua Wafat Akibat Covid

Dream – Sebuah kisah pilu dialami seorang gadis berusia tujuh tahun. Ia harus merawat sang adik yang baru lahir setelah kedua orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

Peristiwa ini terjadi di desa Nimatpur, Balasore, India. Kedua orangtuanya bekerja di bidang kesehatan dan berjuang membantu pasien Covid-19.

Sang ibu, Smita, dinyatakan positif Covid-19 pada 15 April 2021 saat hamil sembilan bulan. Smita dirawat di bangsal Covid-19 di SCB Medical di Cuttack.

3 dari 4 halaman

Rawat Sang Adik

Kisah Pilu© Foto: Kalinga TV

Kamalesh, sang ayah kemudian kembali ke desa dan memberikan bayinya kepada saudara iparnya. Meski ia dinyatakan negatif Covid-19, namun Kamalesh merasakan gejala yang sama dan memilih kembali melakukan tes.

Saat itulah ia dinyatakan positif. Dan berada di ICU selama lebih dari dua minggu. Namun, Kamalesh tak mampu bertahan dan meninggal dunia.

4 dari 4 halaman

Sang putri yang berusia tujuh tahun pun berusaha kuat merawat sang adik laki-laki yang baru lahir tersebut. Ia terus menghibur adiknya agar tidak menangis.

Keduanya pun akan tumbuh tanpa hadirnya ayah dan ibu. Mereka kini hanya memiliki satu sama lain.

(Sumber: indiatimes.com)

Beri Komentar