Niat Puasa Tasu'a dan Asyura Jika Tak Sempat Dibaca Malam Hari

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 9 September 2019 13:24
Niat Puasa Tasu'a dan Asyura Jika Tak Sempat Dibaca Malam Hari
Puasa Tasu'a dan Asyura merupakan amalan yang sangat dianjurkan ketika Muharram.

Dream - Ketika Muharram tiba, umat Islam menemukan amalan puasa asyura dan Tasu'a yang dianjurkan oleh Rasullullah. Muharram memang termasuk bulan mulia yang ketinggian derajatnya disebut tepat di bawah Ramadan.

Umat Islam boleh menjalankan banyak puasa sunah saat Muharram. Tetapi, puasa yang lebih ditekankan yaitu Tasu'a dan Asyura.

Puasa Asyuara dan Tasu'a merupakan amalan rangkaian. Amalan intinya adalah Puasa Asyura pada 10 Muharram namun umat Islam juga dianjurkan untuk puasa Tasu'a pada 9 Muharram agar tidak menyamai amalan orang Yahudi.

Seperti puasa-puasa kebanyakan, amalan ini diawali dengan niat lebih dulu. Niat puasa asyura dan Tau'a bisa dijalankan pada malam hari sebelumnya.

Tetapi karena Puasa Tasu'a dan Asyura merupakan amalan sunah, maka niatnya bisa dilakukan pada pagi atau siang hari. Syaratnya, seseorang belum makan, minum maupun melalukan hal-hal yang membatalkan puasa.

 

1 dari 5 halaman

Niat Puasa Tasu'a dan Asyura Siang Hari

Berikut niat Puasa Tasu'a dan Asyura di siang hari.

 Niat Puasa Tasu'a dan Asyura siang hari

Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i sunnatit tasu'a awil asyura lillahi ta'ala.

Artinya,

" Aku berniat puasa sunah Tasu'a atau Asyura hari ini karena Allah SWT."

2 dari 5 halaman

Niat Puasa Sunah Tasu'a 9 Muharram, Jatuh Besok

Dream - Saat tiba waktu Maghrib, kita sedang berada di tanggal 9 Muharram. Ini termasuk hari istimewa dalam Islam yang disebut Tasu'a.

Ketika hari Tasu'a tiba, terdapat sunah yang dianjurkan bagi umat Islam yaitu melaksanakan puasa. Amalan ini dijalankan sebagai pengiring ibadah sunah puasa ketika hari Asyura yang jatuh keesokannya atau pada 10 Muharram.

Sebagaimana syarat sah puasa pada umumnya harus didahului niat. Tetapi karena puasa Tasu'a adalah sunah, maka niatnya bisa dilakukan pada malam hari sebelumnya atau siang setelah matahari terbit.

Jika sudah mantap hendak berpuasa Tasu'a, niat bisa dilakukan malam harinya. Tetapi jika belum dan baru muncul kesungguhan puasa Tasu'a setelah matahari terbit, maka bisa berniat di siang harinya.

Puasa Tasu'a mengandung beberapa keutamaan. Salah satunya, puasa ini dianjurkan untuk meraih rahmat Allah yang tersebar di bulan Muharram.

Berpuasa sunah pada Muharram memiliki kedudukan sangat tinggi. Bahkan puasa pada bulan itu disebut-sebut sebagai amalan sangat mulia di bawah puasa Ramadan.

 

3 dari 5 halaman

Niat Puasa Sunah Tasu'a

Jika hendak berpuasa Tasu'a, berikut lafal niatnya.

 Niat Puasa Sunah Tasu'a

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatit tasu‘a lillahi ta'ala.

Artinya,

" Aku berniat puasa sunah Tasu'a esok hari karena Allah SWT."

4 dari 5 halaman

Niat Puasa Sunah Awal Muharram, Boleh Diucapkan di Pagi Hari

Dream - Setiap kali memasuki awal bulan di tahun Hijriah, kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan sholeh. Saat memasuki awal tahun penanggalan Islam ini, 10 hari pertama Muharam merupakan momen yang penuh keberkahan

Muharram merupakan salah satu dari empat bulan mulia di luar Ramadan selain Rajab, Dzulqaidah dan Dzulhijah. Bahkan Muharram dianggap memiliki derajat lebih tinggi setelah Ramadan.

Mengisi sepuluh hari awal hijriah dianjurkan dengan melaksanakan puasa sunah Muharam. Tetapi, patut diingat sunah ini berlaku umum. Artinya, amalan puasa sunah di 10 pertama berlaku untuk semua bulan.

Seperti di bulan lainnya, kita juga dianjurkan memulai ibadah ini dengan membaca niat puasa sunah Muharam. Namun begitu, niatnya bisa diucapkan di malam hari sebelumnya atau setelah matahari terbit.

Inilah yang membedakan puasa sunah dengan puasa wajib Ramadan. Pada Puasa Ramadan, niat dilakukan pada malam hari sebelumnya dan tidak sah pada siang hari.

 

5 dari 5 halaman

Niat Puasa Sunah Awal Muharram

 Niat Puasa Awal Muharram

Nawaitu shouma muharramin sunnatal lillahi ta'ala

Artinya,

" Saya niat puasa Muharram sunah karena Allah Ta'ala."

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik