Menumpang Makan di Masjid, Bolehkah?

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 12 Juni 2019 10:01
Menumpang Makan di Masjid, Bolehkah?
Masjid sering menjadi tempat persinggahan bagi pemudik.

Dream - Di suasana lebaran seperti sekarang ini, masih banyak orang yang dalam perjalanan balik ke kota tempatnya mencari nafkah. Mereka menempuh jarak begitu jauh untuk kembali merantau demi mencari rezeki.

Balik ke perantauan dengan kendaraan sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Ada yang pakai motor, ada pula yang serombongan menggunakan satu mobil demi menghemat ongkos.

Tentu, rasa lapar datang kapan saja meski dalam perjalanan jauh. Jika perut mulai terasa kosong, tempat istirahat menjadi tujuan di sela perjalanan.

Bagi yang memanfaatkan jalan tol, rest area bisa menjadi pilihan. Sedangkan yang memilih jalan biasa, tempat manapun bisa jadi lokasi istirahat untuk mengisi perut termasuk masjid.

Seperti kita tahu, masjid adalah tempat sholat yang terjamin kesuciannya. Lantas, bolehkan makan di dalam masjid?

Dikutip dari NU Online, masjid memang kerap menjadi persinggahan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. Merupakan fenomena umum menyaksikan orang tiduran sampai makan di masjid.

1 dari 1 halaman

Boleh, Asal...

Terkait hal ini, Imam An Nawawi memberikan penjelasan yang dituangkan dalam kitabnya Fatawa Al Imam An Nawawi.

" Boleh dan tidak dilarang, namun diharuskan untuk membentangkan sesuatu (untuk alas tempat makan), menjaga (kebersihan) masjid, dan menjaga (membersihkan) sisa makanan yang jatuh ke lantai masjid. Kebolehan ini berlaku untuk makanan yang tidak berbau, semisal bawang putih, bawang merah, dan bawang bakung, dan buah semangka yang tidak berbau. Adapun makanan yang berbau tidak sedap dan enak, dimakruhkan memakannya di dalam masjid. Orang yang memakan hidangan berbau tidak sedap dilarang masuk masjid sampai baunya hilang."

Dalam penjelasan tersebut, dibolehkan makan dan minum di dalam masjid. Tetapi, seseorang harus memastikan aktivitas makan dan minumnya tidak mengotori masjid mengingat itu adalah tempat ibadah.

Selain itu, makanan yang boleh dikonsumsi di dalam masjid tidak boleh memiliki bau yang tidak sedap. Sebab dikhawatirkan dapat menganggu orang yang sedang beribadah.

Bagi para pemudik, patut kiranya memperhatikan ketentuan makan di dalam masjid. Meski dibolehkan, sebisa mungkin paham aturan di dalam masjid mengingat tidak semua pengurusnya berkenan.

Sumber: NU Online

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham