Orientasi Adalah: Tujuan, Manfaat, Macam, Tahapan, Keuntungan & Masalahnya

Reporter : Arini Saadah
Senin, 12 Oktober 2020 12:27
Orientasi Adalah: Tujuan, Manfaat, Macam, Tahapan, Keuntungan & Masalahnya
Pengertian orientasi adalah peninjauan untuk menentukan sikap yang tepat dan benar atau pandangan yang mendasari pikiran, perhatian atau kecenderungan.

Dream – Orientasi adalah proses seseorang untuk memahami keadaan sekitarnya dan ia dapat melokalisir dirinya dalam hubungan dengan lingkungannya itu.

Orientasi biasanya dilakukan oleh para murid yang baru masuk sekolah atau pegawai baru untuk mengenal seluk-beluk dan hal-hal yang berkaitan dengan yang akan dikerjakannya. Orientasi adalah pengenalan mengenai tugas dari bidang usaha dari kantor tempat pegawai baru yang bersangkutan.

Menurut KBBI, pengertian orientasi adalah peninjauan untuk menentukan sikap yang tepat dan benar atau pandangan yang mendasari pikiran, perhatian atau kecenderungan.

Tetapi pengertian orientasi akan berbeda maknanya ketika berhubungan dengan suatu teks. Misalnya orientasi pada cerita fantasi maka artinya adalah pengenalan tokoh, latar dan unsur instrinsik lain dalam fiksi.

Beda dalam dunia kerja, orientasi adalah proses menyediakan informasi mengenai perusahaan yang perlu diketahui oleh karyawan baru. Informasi yang disampaikan berupa latar belakang perusahaan hingga aturan yang terkait.

Dikutip dari berbagai sumebr, Dream berhasil merangkum pengertian orientasi, tujuan, manfaat, keuntungan, dan segala permasalahannya, seperti dilansir dari berbagai sumber.

1 dari 7 halaman

Tujuan Orientasi

Tujuan orientasi adalah untuk membantu seseorang memahami sekitarnya dengan baik. Dalam lingkup perusahaan, tujuan orientasi adalah untuk membantu para pegawai baru dapat bekerja dengan baik, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerjanya yang pada akhirnya akan mendukung pencapaian tujuan perusahaan.

Tujuan orientasi akan diulas lebih jelas berikut ini:

  1. Karyawan bisa beradaptasi dan berinteraksi dengan kondisi lingkungan baru yang dimasuki.
  2. Karyawan mampu memahami organisasi dan budaya perusahaan seperti visi , misi, nilai inti, hingga kegiatan operasional perusahaan.
  3. Orientasi juga berguna untuk bekal karyawan sebelum ditempatkan di tempat kerja masing-masing.
  4. Membuat karyawan merasa diterima dan menjadi bagian dalam tim perusahaan.
  5. Menghindari terjadinya masalah yang mungkin terjadi saat karyawan baru menerima tugas dan tanggungjawab dalam pekerjaannya.
2 dari 7 halaman

Manfaat Orientasi

Ilustrasi© freepik.com

Selain memiliki tujuan, orientasi juga memiliki manfaat yang besar untuk pegawai baru maupun perusahaan yang bersangkutan. Beberapa manfaat orientasi adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi perasaan diasingkan, kecemasan, dan kebimbangan pegawai baru.
  2. Dalam waktu yang relative singkat pegawai baru bisa merasa menjadi bagian dari organisasi.
  3. Hasil lain untuk pegawai baru yang diorientasikan adalah cukup baik, tingkat ketergantungan kecil, kecenderungan untuk keluar dari perusahaan juga kecil, dan program orientasi juga akan mempercepat sosialisasi.
3 dari 7 halaman

Macam-macam Orientasi

Ilustrasi© freepik.com

Seperti diketahui sebelumnya, orientasi adalah suatu proses seseorang untuk menangkap atau mengerti keadaan di sekitarnya dan ia dapat menempatkan dirinya dalam hubungan dengan sekitarnya itu.

Ada tiga macam orientasi yang akan diterangkan sebagai berikut:

  1. Orientasi personal adalah kemampuan individu untuk mengemukakan identitas dirinya dan orang lain di sekitarnya.
  2. Orientasi temporal adalah kemampuan individu untuk mengetahui hubungan masa, waktu, hari, tanggal, bulan, musim baik sekarang, yang lampau, maupun yang akan datang.
  3. Orientasi spasial yaitu kemampuan individu untuk mengetahui Batasan ruang atau lokasi yang ditempati serta hubungannya dengan ruang atau lokasi lain.
4 dari 7 halaman

Tahapan Orientasi

Tahapan yang perlu dilakukan untuk program orientasi pegawai baru membutuhkan perencanaan dan persiapan yang baik. Tahapan-tahapan tersebut adalah:

  1. Sosialisasi perekrutan pegawai baru kepada seluruh karyawan perusahaan.
  2. Menggunakan karyawan lama yang berdedikasi tinggi sebagai teladan bagi karyawan baru.
  3. Gunakan sebuah daftar periksa orientasi yang berisi poin-poin yang harus diinformasikan kepada karyawan baru mengenai aturan dan prosedur yang bersangkutan.
  4. Menyediakan informasi yang dibutuhkan mengenai kebijakan, aturan kerja, tunjangan, cuti, ketidakhadiran, keterlambatan, asuransi, dan sebagainya.
  5. Menyampaikan informasi orientasi secara efektif supaya mudah diingat oleh karyawan baru.
  6. Hindari terlalu banyak informasi, namun pilihlah detail penting untuk menjelaskannya.
  7. Evaluasi dan tindak lanjut dari tahapan orientasi juga diperukan yaitu dnegan melakukan wawancara tindak lanjut beberapa minggu atau bulan pasca orientasi.
5 dari 7 halaman

Keuntungan yang Diperoleh

Ilustrasi© freepik.com

Orientasi adalah suatu hal yang efektif juga akan berkontribusi terhadap keberhasilan jangka pendek sekaligus jangka panjang. Praktif SDM mengandung saran mengenai bagaimana membuat orientasi karyawan jauh lebih efektif.

Penelitian dan survey atas pemberi kerja melaporkan bahwa sosialisasi dari karyawan baru dan komitmen awal mereka pada perusahaan secara positif dipengaruhi oleh orientasi. Jadi orientasi perlu dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Sosialisasi akan meningkatkan kecocokan antara orang dan organisasi yang juga menguatkan pandangan positif kepada pekerjaan, rekan kerja, dan organisasi. Para pemberi kerja telah menemukan nilai dari orientasi bahwa tingkat retensi karyawan akan lebih tinggi jika karyawan baru menerima orientasi yang efektif.

Bentuk pelatihan dalam orientasi juga berkontribusi pada kinerja organisasional secara keseluruhan ketika para karyawan lebih cepat merasa sebagai bagian dari organisasi dan dapat mulai berkontribusi dalam usaha-usaha kerja organisasional.

6 dari 7 halaman

Permasalahan yang Dihadapi

Terdapat tiga permasalahan khusus yang dihadapi oleh karyawan baru selama masa orientasi adalah sebagai berikut:

  1. Perasaan cemas karyawan baru saat memasuki unit-unit bidang kerja, apakah mereka diterima dnegan baik ataukah tidak dalam unit kerja yang akan dimasukinya. Apakah ia merasa aman secara fisik dan psikologis. Masalah itu harus diselesaikan di awal untuk mencegah pemberhentian awal.
  2. Harapan yang naif dari karyawan baru kepada perusahaan. Jika harapan itu tidak sesuai kenyataan dapat menimbulkan kurangnya motivasi dalam bekerja. Maka dalam orientasi perlu dijelaskan kepada mereka kenyataan yang etrjadi di perusahaan.
  3. Lingkungan pekerjaan apakah akan mendukung atau menghambatnya, dapatkah rekan kerjanya membantunya untuk bersosialisasi.

Itulah tiga masalah yang dihadapi para karyawan baru selama orientasi. Dengan demikian orientasi yang efektif berdampak menyelesaikan masalah di atas.

7 dari 7 halaman

Hal yang Perlu Dihindari

Ilustrasi© freepik.com

Ada beberapa hal yang perlu dihindari selama proses orientasi berlangsung, yaitu:

  1. Penekanan pada kertas kerja.
  2. Tinjauan yang kurang lengkap mengenai dasar-dasar pekerjaan suatu orientasi yang cepat dan dangkal serta langsung ditempatkan pada pekerjaan.
  3. Tugas karyawan baru yang tidak signifikan.
  4. Memberi informasi terlalu cepat, proses orientasi yang terlalu banyak, dan penyampaian yang terlalu cepat dapat mengakibatkan karyawan baru tidak berkonsentrasi.

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar