Pengajaran Ibu Antarkan Aku Raih Sarjana

Reporter : Ayik
Jumat, 24 Oktober 2014 14:01
Pengajaran Ibu Antarkan Aku Raih Sarjana
Meski tidak bersekolah ibu selalu mengajari Nin dengan caranya sendiri. Ia menyuruh Nin untuk mengamati, menganalisis, mencoba hingga Nin menemukan jawabannya sendiri.

Dream - Tumbuh dalam asuhan sang ibu tanpa kehadiran sosok ayah menjadikan pribadi gadis ini penuh semangat. Achara Poonsawat atau akrab disapa Nin memang telah lama kehilangan sosok ayah sejak usianya balita.

Dibesarkan oleh ibu bukan berarti Nin menjadi sosok yang lemah, ia justru bisa bangkit dan menjadi sumber kekuatan bagi sang ibu. Keterbatasan ekonomi yang dialami ibu, membuat Nin mengubur dalam-dalam impiannya untuk sekolah.

Ibu bekerja sebagai pedagang buah potongan yang berkeliling sudut kota dan pasar provinsi Petchburi, Thailand. Meski tidak bersekolah ibu selalu mengajari Nin dengan caranya sendiri. Ia menyuruh Nin untuk mengamati, menganalisis, mencoba hingga Nin menemukan jawabannya sendiri, sementara ibu selalu mengawasinya dari kejauhan.

Saat usianya tujuh tahun, Nin berpikir bagaimana caranya agar ia bisa mendapatkan penghasilan tambahan demi membantu keuangan sang ibu. Nin membuat es krim nanas yang dibekukan. Setiap harinya Nin berkeliling di sekitaran pasar. Mulanya sulit, pelajaran dari ibu untuk selalu mengamati Nin dapatkan, alhasil dagangan Nin laku keras.

Impian Nin untuk melanjutkan sekolahnya akhirnya tercapai. Sebuah lembaga memberikannya beasiswa dan kini Nin berhasil menyelesaikan gelar sarjana.

Penasaran dengan kisah Nin? Mari simak kisahnya Klik di sini

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res

Ayo berbagi traffic di sini!

Beri Komentar