Pengertian Hukum Islam, Karakteristik, dan Urutan Sumber Hukum Islam yang Berlaku di Indonesia

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Jumat, 26 November 2021 06:47
Pengertian Hukum Islam, Karakteristik, dan Urutan Sumber Hukum Islam yang Berlaku di Indonesia
Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, maka hukum Islam pun juga berlaku di Indonesia.

Dream – Kehidupan muslim di dunia tidak bisa lepas dari kewajibannya menjalankan hukum Islam. Kehadiran Islam lewat perantara para nabi tidak hanya hadir membawa tuntunan ibadah saja. Islam datang dengan suatu sistem hukum yang mengikat, bahkan diberlakukan secara utuh di beberapa negara Islam.

Datang pertama kali di negara Arab, Islam telah menyebar ke berbagai negara di dunia. Data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri bahkan mencatat jumlah penduduk Indonesia yang memeluk Islam pada Juni 2021 sebanyak 236,53 juta dari total populasi 272,23 juta jiwa. Dengan 86,88 persen penduduknya beragam Islam, Indonesia diakui dunia sebagai salah satu negara muslim terbesar dunia.

Sebagai negara muslim, hukum Islam di Indonesia menjadi sangat penting terutama bagi para pemeluknya. Meski sudah sangat familiar, namun tahukah kamu apa sebenarnya hukum Islam itu?

Pengertian hukum islam seperti dikutip dari Islamkita.co adalah jalan yang ditempuh oleh manusia untuk menuju jalan Allah SWT. Sedangkan pengertian hukum islam atau syariat Islam menurut Muhammad ‘Ali at-Tahanawi dalam Kisyaaf Ishthilaahaat al-Funun adalah segala hal tentang ajaran Islam, baik itu bidang akidah, ibadah, akhlak, serta bidang kemasyarakatan (muamallah).

Untuk mengetahui lebih mendalam tentang pengertian hukum islam, karakteristiknya, serta bagaimana hukum Islam yang berlaku di Indonesia, berikut sebagaimana telah dirangkum oleh Dream dari berbagai sumber.

1 dari 3 halaman

Pengertian Hukum Islam

Pengertian Hukum Islam© Flickr.com/Status Hukum

Hukum Islam menjadi istilah yang sudah umum didengar oleh masyarakat. Namun secara pengertian hukum islam sendiri, belum semua orang mengetahui dan memahaminya. Sebagaimana dikutip dari buku Pengantar Hukum Islam dari Semenanjung Arabia sampai Indonesia karya Dr. Rohidin, SH, M.Ag., istilah hukum Islam tidaklah ada dalam Al-Quran.

Di Al-Quran hanya ada menyebutkan kata syariah, fiqh, dan hukum Allah. Sedangkan istilah hukum Islam berasal dari terjemahan Islamic Law pada literatur Barat. Hingga akhirnya istilah hukum Islam pun menjadi semakin populer di tengah masyarakat.

Kata hukum berasal dari bahasa Arab, yakni hakama-yahkumu yang membentuk mashdar menjadi hukman. Lafadz al-hukma adalah bentuk tunggal dari bentuk jamak kata al-ahkam.

Dari akar kata hakama lalu muncul kata al-hikmah yang berarti kebijaksanaan. Sehingga diartikan sebagai orang yang memahami hukum lalu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan dianggap sebagai orang yang bijaksana.

Sedangkan pengertian hukum islam menurut M. Hasbi Ash-Shiddieqy menjelaskan bahwa hukum Islam tidak lain daripada fikih Islam atau syariat Islam adalah koleksi daya upaya para fuqaha dalam menerapkan syariat Islam sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kemudian pengertian hukum islam neurut Mohammad Daud Ali adalah hukum yang bersumber dan menjadi bagian dari agama Islam.

2 dari 3 halaman

Sifat dan Karakteristik Hukum Islam

Setelah mengetahui pengertian hukum islam, alangkah lebih baik jika turut mengetahui seperti apa sifat dan karakteristik dari hukum Islam tersebut. Berikut adalah sifat dan karakteristik hukuk Islam sebagaimana dikutip melalui tulisan berjudul Karakteristik Hukum Islam (Konsep dan Implementasinya) karya Sya’ban Mauluddin.

Sempurna

Hadirnya hukum Islam atau syariat Islam adalah dalam bentuk yang umum sesuai dengan garis besar suatu permasalahan. Sehingga hukum-hukumnya pun bersifat tetap dan tidak akan pernah berubah meski berganti masa. Hukum-hukumnya pun dalam kondisi yang rinci.

Menurut M. Hasbi Ash Shiddieciy, hukum Islam tidak menginginkan adanya pertentangan antara Ushul dengan furu’, tetapi saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain.

Elastis

Pengertian hukum Islam yang kekal tersebut juga bersifat elastis. Karena setiap penjelasannya sudah meliputi semua bidang dalam kehidupan manusa. Baik itu bidang muamalah, ibadah, jinayah, dan sebagainya. Meski begitu, ajarannya tidaklah terasa kaku, keras, dan memaksa.

Universal dan Dinamis

Sifat dan karakteristik dari hukum Islam ini adalah universal dan dinamis. Di mana meliputi seluruh alam tanpa memiliki batas. Hukum Islam bisa berlaku bagi orang Arab maupun orang non Arab dan bahkan sangat cocok untuk di setiap zaman.

Sistematis

Hukum Islam juga bersifat sistematis. Di mana hukum-hukum yang adalah menunjukkan tentang beberapa doktrin secara logis dan memiliki hubungan satu sama lain. Seperti halnya setiap manusia diperintahkan untuk mencari rezeki, namun dalam hukum Islam melarang adanya sifat colonial dan imperial dalam mencarinya.

Ta’aquli dan Ta’abbudi

Ta’aquli/ma’aqulah al-ma’na (rasional), bahwa umat Islam diharuskan untuk berijtihad dalam upaya membumikan ketentuan-ketentuan syariat. Sedangkan ta’abbudil ma’aqulah al ma’na (irasional), bahwa manusia tidak boleh beribadah kecuali sesuai dengan apa yang sudah disyariatkan dalam bidang ini, Di mana tidak ada pintu ijtihad bagi umat manusia.

3 dari 3 halaman

Urutan Sumber Hukum Islam di Indonesia

Urutan Sumber Hukum Islam di Indonesia© Liputan6.com

Di Indonesia sendiri yang merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, berikut adalah urutan sumber hukum Islam yang berlaku di Indonesia.

Al-Quran

Al-Quran adalah sumber hukum Islam yang pertama dan paling tinggi. Bahkan dalam Al-Quran juga telah disebutkan urutan sumber hukum Islam selanjutnya setelah Al-Quran, yakni hadis Nabi.

Hadis

Urutan kedua sumber hukum Islam yang berlaku di Indonesia adalah hadis. Hadis sendiri adalah catatan yang berasal dari periwayat atau perawi yang adalah para sahabat Nabi saw dan melihat sendiri suatu kejadian yang dialami oleh Nabi saw.

Hadis pun masih dikelompokkan lagi berdasarkan derajat kesahihannya. Untuk mengkategorikan hadis-hadis tersebut perlu dipertimbangkan terlebih dahulu berdasarkan sanad dan matannya.

Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia)

Urutan sumber hukum Islam di Indonesia yang ketiga adalah fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia). Sahabat Dream tentunya sudah tidak asing lagi dengan MUI. MUI sendiri adalah sekumpulan ulama yang ada di Indonesia. Sehingga adanya fatwa MUI hadir dari sebuah kesepakatan dari beberapa ulama se-Indonesia, bukan hanya dari seorang saja.

Beri Komentar