Hukum Makan dan Minum Sambil Berdiri dari Pandangan Ulama

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Rabu, 16 September 2020 20:01
Hukum Makan dan Minum Sambil Berdiri dari Pandangan Ulama
Beberapa ulama masih berbeda pandangan tentang kebiasaan beberapa orang yang masih makan dan minum saat berdiri.

Dream - Kegiatan makan dan minum sambil berdiri masih banyak dilakukan masyarakat khususnya di kawasan berpkotaan. Selain karena kondisi yang mendesak, terkadang kita lupa atau tak sengaja berada di posisi berdiri sambil mengunyah atau meneguk minuman kita. 

Dalam Islam hukum tentang makan dan minum sambil berdiri masih jadi perdebatan di kalangan ulama. Sebagian ulama melarang untuk melakukannya, sebagian lagi memperbolehkan dengan dalil hadis Nabi SAW yang berbeda.

Lalu bagaimana sebenarnya penjelasan hukum makan dan minum sambil berdiri dalam islam? Untuk mengetahuinya, simak ulasan dream.co.id berikut ini yuk!

1 dari 7 halaman

Perbedaan Pendapat Ulama

Sebagian ulama melarang praktik makan dan minum sambil berdiri. Hal ini didasarkan atas beberapa riwayat hadis Nabi SAW. 

“ Dari sahabat Anas RA, dari Nabi Muhammad SAW bahwa ia melarang seseorang meminum sambil berdiri. Qatadah berkata. Kami bertanya, ‘Kalau makan bagaimana?’ Rasul menjawab, ‘Itu lebih buruk atau lebih keji,’” (HR Muslim).

Meski begitu, sebagian ulama lain masih membolehkan praktik makan dan minum sambil berdiri. Mereka menyebut itu bukanlah hal yang termasuk dalam kategori haram. Pendapat ini didasarkan atas hadis riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah berikut ini.

“ Dari sahabat Ibnu Umar RA, ia bercerita, ‘Kami makan di masa Rasulullah sambil berjalan. Kami minum sambil berdiri,’” (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).


2 dari 7 halaman

Kesimpulan Hukum Makan dan Minum Sambil Berdiri

Agar Sahabat Dream tidak dibuat kebingungan dengan dua dalil tersebut, kita bisa mengambil kesimpulan yang dilakukan oleh Imam An-Nawawi. Dalam kitab Rawdhah al-Thalibin wa 'Umdah al-Muftin, Imam An-Nawawi mengambil jalan tengah dari permasalahan berikut ini.

“ Minum sambil berdiri tidak makruh. Ulama memahami larangan yang tersebut itu dalam keadaan perjalanan. Menurut saya, pendapat yang dikatakan ini berdasar pada takwil larangan dalam keadaan perjalanan sebagaimana dipegang oleh Ibnu Qutaibah dan Al-Mutawalli. Ulama lain menakwil berbeda. Pendapat yang kami pilih, minum sambil berdiri tanpa uzur menyalahi yang utama berdasarkan larangan pada hadits riwayat Imam Muslim”

Pada intinya, sebenarnya makan dan minum sambil berdiri boleh dan tak dilarang, Namun makan dan minum sambil duduk lebih utama. Apalagi jika tak memiliki uzur atau lupa, sebaiknya lakukan dengan duduk untuk mengejar keutamaan. 

(Sumber NU Online)

3 dari 7 halaman

Hindari! Ini yang Terjadi Kalau Kamu Makan Sambil Berdiri

Dream - Makan atau minum sambil berdiri tampaknya sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian orang. Para orang tua zaman dahulu pun memberikan nasihat untuk tidak makan sambil berdiri karena dianggap pamali atau tidak sopan.

Dalam Islam pun Rasulullah dalam beberapa hadis melarang umatnya untuk makan dan minum sambil berdiri.

Ternyata hal ini bukanlah sekedar nasihat semata. Sebab dari sisi medis makan sambil berdiri juga sebaiknya tidak dilakukan karena dapat menyebabkan beberapa hal.

Dilansir dari Sehatq, berikut beberapa hal yang dapat terjadi pada tubuh jika kamu makan sambil berdiri: 

4 dari 7 halaman

Makan Lebih Banyak

Makan Lebih Banyak© Pexels.com

Ada kepercayaan masyarakat yang mengungkapkan, makan sambil berdiri dapat membantu menurunkan berat badan daripada posisi duduk. Padahal anggapan itu secara ilmiah malah terbalik.

Makan sambil berdiri memungkinkan orang-orang mengonsumsi makanan dengan relatif cepat. 

Akibatnya malah berpotensi menambah porsi makanan lebih banyak. Alhasil, meningkatkan kalori yang dikonsumsi. Sehingga, makan berlebihan dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan, makan dengan lambat dan tidak terburu-buru dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang.

5 dari 7 halaman

Memicu Rasa Lapar Setelah Makan

Sebuah penelitian mengaitkan pengosongan perut yang lebih cepat dapat meningkatkan perasaan lapar.

Seseorang yang makan sambil berdiri atau berjalan akan mengalami pengosongan perut yang lebih cepat.

Hal itu akan memungkinkan seseorang lebih mudah merasa lapar setelah makan.

Rasa lapar ini bahkan lebih cepat terjadi daripada orang yang hanya berdiri diam atau duduk. Akibatnya kamu akan kembali makan atau mengonsumsi banyak camilan.

6 dari 7 halaman

Kurang Menikmati Kelezatan Makanan

Jadi Tidak Menikmati Makanan© Pexels.com

Ketika seseorang makan sambil berdiri, kamu akan kurang menikmati kelezatan makanan yang kamu konsumsi. Meskipun kamu makan lebih banyak, bukan berarti kamu menikmati cita rasa makanan tersebut.

Rasa kurang menikmati kelezatan makanan tersebut timbul karena tidak merasa rileks ketika mengonsumsinya. 

Dalam sebuah studi Journal of Consumer Research ditemukan, berdiri selama beberapa menit bisa menyebabkan stres. Bahkan membuat lidah lebih sulit bekerja dengan baik.

7 dari 7 halaman

Bikin Kembung

Ketika seseorang makan sambil berdiri, ia dapat makan lebih cepat. Hal itu menyebabkan peningkatan jumlah udara yang tertelan selama makan.

Udara yang tertelan berpotensi membuat perut terasa kembung dan bergas, dan tentu saja bisa membuat kamu tidak nyaman. 

Semakin tegak postur tubuh, maka semakin cepat proses pencernaan. Hal ini mengakibatkan lebih sedikit waktu bagi nutrisi untuk bersentuhan dengan dinding usus sehingga lebih sulit untuk menyerapnya.

Karbohidrat yang dicerna dengan buruk pun cenderung berfermentasi di usus dan menyebabkan perut kembung.

Disamping dampak negatif yang timbul, ternyata makan sambil berdiri juga dipercaya memiliki pengaruh yang positif bagi penderita refluks asam lambung.

Orang yang mengalami refluks asam lambung seringkali disarankan untuk berdiri tegak saat makan dan selama beberapa jam setelah makan.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah naiknya kembali asam lambung ke kerongkongan. Makan sambil berdiri atau duduk tegak juga bisa mengurangi tekanan di perut sehingga mengurangi kemungkinan refluks.

Meski begitu, tetap saja lebih banyak kemungkinan negatif yang dapat ditimbulkan dari makan dengan posisi berdiri. Dari beberapa akibat yang dapat ditimbulkan oleh makan sambil berdiri, akan lebih baik jika kamu makan dengan posisi duduk.

Makan sambil duduk bisa membuat seseorang merasa rileks, fokus pada makanan, menikmatinya secara perlahan, dan mengunyah lebih banyak.

Penelitian juga menunjukkan, fokus selama makan dapat meningkatkan rasa kenyang, dan mengurangi kemungkinan makan berlebih. Jadi, makanlah dengan posisi duduk yang nyaman dan jauhkan diri dari ponsel, komputer, tv atau gangguan lain untuk sementara waktu.

Beri Komentar