Ramai Pembahasan Soal Penyakit Ain, Lindungi Diri dengan Doa Ini

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 21 Mei 2021 09:01
Ramai Pembahasan Soal Penyakit Ain, Lindungi Diri dengan Doa Ini
Penyakit ain timbul akibat rasa takjub dan dengki seseorang pada kita maupun sebaliknya.

Dream - Tema perbincangan seputar penyakit ain belakangan kembali ramai. Di media sosial, tema ini menghangat. Pemicunya adalah sepasang pesohor yang baru menikah namun harus didera cobaan saat sang istri keguguran saat kehamilan pertama.

Beberapa warganet mengaitkan cobaan yang dihadapi selebritis muda itu akibat dari penyakit ain. Apa itu penyakit ain?

Dalam kitab Fathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqalani menjelaskan penyakit ain timbul akibat pandangan dengki dan takjub seseorang pada orang lain.

Ini bisa terjadi ketika kita takjub atau dengki pada kelebihan orang. Perasaan itu bisa mendatangkan bahaya pada diri orang tersebut.

Hal yang sama bisa terjadi pada kita sendiri. Untuk itu sangat penting bagi kita untuk melindungi diri, salah satunya dengan membaca doa ini.

 

1 dari 5 halaman

Doa Terlindungi dari Penyakit Ain

Doa terlindungi dari penyakit ain© Dream.co.id

Audzubilkalimatillahit tammat min kulli syaithoniw wa hammat wa min kulli 'ainin lammah.

Artinya,

" Saya berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua godaan setan dan binatang pengganggu serta dari pandangan mata buruk."

2 dari 5 halaman

Perbanyak Doa Ini Agar Terlindungi dari Perilaku Ahli Neraka

Dream - Ahli neraka, julukan yang tentu sangat dihindari. Tak ada seorangpun yang mau mendapat julukan itu.

Julukan itu sebenarnya muncul sebagai peringatan bagi orang beriman. Agar bisa menjaga diri dan menjauhi segala perilaku yang identik dengan keburukan.

Ahli neraka secara tidak langsung melekat pada sosok-sosok yang tanpa rasa takut melakukan keburukan. Mereka pun tak malu berkubang dengan kemaksiatan.

Ketika diingatkan pun, mereka menolak mentah-mentah. Bahkan ada yang sampai menghina orang-orang baik yang berusaha menyadarkan mereka.

Sesungguhnya, perilaku ahli neraka berpotensi dilakukan semua orang. Hanya keteguhan hati dan iman yang mampu mencegahnya.

Agar kita terlindungi dari kecenderungan tersebut, perbanyaklah membaca doa ini.

 

3 dari 5 halaman

Doa Jauh dari Perilaku Ahli Neraka

Doa Dijauhkan dari Perilaku Ahli Neraka© Dream.co.id

Allahummanfa'ni bima 'allamtani wa 'allimni ma yanfa'uni warzuqni 'ilman yanfa'uni wa zidni 'ilman, alhamdulillahi 'ala kulli halin wa a'udzubillahi min khali ahlin nari.

Artinya,

" Ya Allah, jadikan manfaat sesuatu yang Engkau ajarkan padaku, ajarilah aku sesuatu yang bermanfaat padaku, berilah aku rezeki berupa ilmu yang bermanfaat padaku dan tambahilah padaku ilmu. Segala puji bagi Allah atas segal hal, dan aku berlindung pada Allah dari keadaan ahli neraka."

4 dari 5 halaman

Doa Ketika Salam Dalam Sholat

Dream - Sholat merupakan ibadah inti dalam Islam. Dalam satu hari, kita mendapat kewajiban untuk melaksanakannya selama lima kali pada waktu yang telah ditentukan.

Dengan sholat, kita mengakui diri sebagai hamba Allah. Lewat rukun Islam kedua ini, kita menyembah Allah.

Gerakan sholat diawali dengan takbiratul ikram, sebuah takbir yang dibarengi dengan mengangkat kedua tangan.

Sedangkan sholat diakhiri dengan salam. Gerakan ini dilakukan sembari duduk, lalu menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri.

Dalam salah satu riwayat, Rasulullah Muhammad SAW punya kebiasaan berdoa usai melakukan salam. Doa tersebut memohon kemuliaan Allah agar kita tidak dihinakan di hari akhir.

Doa ini dibaca setiap kali kita menolehkan kepala saat salam. Tepatnya dibaca setelah lafal 'Assalamu 'alaikum warahmatullahi wa barakatuh.'

5 dari 5 halaman

Doa Usai Salam

Doa Usai Salam© Dream.co.id

Allahumma la tukhzini yaumal qiyamati wa la tukhzini yaumal ba'si fa inna man tukhzihi yaumal ba'si faqod akhzaitahu.

Artinya,

" Ya Allah, jangan Engkau hinakan aku di hari kiamat, dan jangan Engkau hinakan aku di hari kengerian, karena sesungguhnya orang yang Engkau hinakan di hari kengerian, maka sungguh Engkau telah menghinakannya."

Beri Komentar