5 Perbedaan Gema dan Gaung

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Selasa, 4 Agustus 2020 12:00
5 Perbedaan Gema dan Gaung
Saat kita mengeluarkan sebuah suara, terkadang kita mendengar suara pantulan. Pantulan tersebut bisa berupa gema atau gaung.

Dream - Istilah gema dan gaung banyak membuat orang sulit membedakannya. Dalam pelajaran fisika, gema dan gaung muncul akibat perambatan gelombang suara. 

Saat kita mengeluarkan sebuah suara, terkadang kita mendengar suara pantulan. Pantulan tersebut bisa berupa gema atau gaung. 

Gema adalah suara pantulan yang terdengar setelah sumber suara selesai diucapkan. Terjadinya gema disebabkan karena jarak penghalang gelombang yang jauh dengan sumber suara. 

Sedangkan gaung merupakan suara pantulan yang terdengar sebelum sumber suara selesai diucapkan. Terjadinya gaung disebabkan karena penghalang gelombang memiliki jarak yang dekat dengan sumber suara.

Lalu apa perbedaan Gema dan Gaung? Berikut Dream akan merangkumkan informasinya.

1 dari 3 halaman

Perbedaan Gema dan Gaung

Meski sama-sama berasal dari suara pantulan yang muncul, perbedaan gema dan gaung memiliki beberapa unsur, yakni:

1. Jarak sumber suara dengan penghalang

Perbedaan gema dan gaung yang pertama terletak dari jarak sumber suara. Gema memiliki jarak sumber suara yang jauh dengan penghalang gelombang. Kondisi ini membuat seseorang yang berteriak di ruangan yang luas seperti gunung atau perbukitan, maka suaranya akan lebih terdengar lebih jelas.

Sebaliknya, gaung memiliki jarak sumber suara yang dekat dengan penghalang gelombang. Jika seseorang berteriak di sebuah ruangan yang sempit, maka jenis suara pantulan yang akan muncul adalah gaung. 

2. Datangnya Bunyi Pantul

Perbedaan gema dan gaung juga terletak dari datangnya bunyi pantul. Gema akan muncul setelah sumber suara atau suara yang diteriakkan selesai dilakukan. Suara yang terdengar akan lebih jelas dan terulang dua kali. Contohnya, ketika kita mengucapkan kata 'aku' maka nanti setelah selesai diucapkan, gema yang muncul akan berbunyi " aku aku" . 

Gaung muncul saat sumber suara atau suara yang diteriakkan belum selesai dilakukan. Karena didengar di ruangan yang sempit, maka pantulan suara yang diteriakkan juga tidak akan terdengar jelas karena bertumpukan dengan suara asli dan suara pantulan. Contohnya, saat kita mengucapkan kata ha-lo, sebelum selesai mengucap 'lo" kita akan mendengar pantulan suara 'ha'.

 

 

 

2 dari 3 halaman

3. Bunyi yang Terdengar

Perbedaan gema dan gaung selanjutnya terletak pada bunyi yang terdengar. Pada gema, bunyi yang muncul akan terdengar ebih jelas. Hal ini disebabkan pantulan suara akan datang setelah sumber suara selesai diucapkan atau diteriakkan. Seperti yang sudah dijelaskan, jika kita berada di ruangan yang luas, maka kita akan lebih jelas mendengar teriakkan kita. 

Pada gaung, bunyi yang terdengar akan kurang jelas. Hal ini terjadi karena pantulan suara yang datang sebelum sumber suara selesai diucapkan atau diteriakkan. Suara pun akan bertabrakan dan menjadi kurang jelas. 

4. Manfaat

Gema lebih bermanfaat dari gaung. Karena gema bisa untuk mengukur kedalaman laut. Cara mengukur kedalaman laut dengan gema, yakni aakn ada gelombang suara yang dikirimkan ke dasar laut maka akan terpantul di ke dalaman laut. Perambatan dari gelombang suara yang didengar akan menjadi dasar kedalaman laut.

Biasanya akan menggunakan rumus S= 1/2.v.t 

S = kedalaman laut (meter)

v = cepat rambat bunyi dalam air (p/s)

t = jumlah waktu sejak bunyi asli yang dikirimkan sampai bunyi pantulan terdengar atau diterima (s) 

Sedangkan gaung sebenarnya lebih banyak menimbulkan kerugian. Contohnya seperti di bioskop, karena ruangan sempit, suara pantulan gaung akan muncul. Otomatis, para penonton akan merasa terganggu dengan bunyi yang muncul. Untuk mengatasinya, pihak bioskop akan melapisi seluruh dinding bioskop dengan peredam suara agar gaung tak muncul. 

3 dari 3 halaman

5. Kecepatan Pantulan Suara

Perbedaan Gema dan Gaung yang terakhir terletak pada kecepatan pantulan suara yang muncul. Pada gema, kecepatan pantulannya akan lambat. Kondisi ini terjadi akibat letak sumber suara dengan penghalang suara yang jauh. Karena jauh, suara yang muncul lebih jelas terdengar.

Sebaliknya, pada gaung, kecepatan pantulan suara akan lebih tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh letak sumber suara dengan penghalang suara yang dekat. Suara dari gaung akan kurang jelas. 

Sumber Youtube/Halo Edukasi

Beri Komentar