Peristiwa yang Membuat Air Mata Rasul Mengucur

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 18 Juli 2019 17:01
Peristiwa yang Membuat Air Mata Rasul Mengucur
Rasulullah tidak berbeda dengan manusia kebanyakan.

Dream - Meski sebagai manusia pilihan, Rasulullah Muhammad SAW tidak memiliki beda dengan orang kebanyakan. Rasulullah juga dilanda beragam perasaan seperti kesedihan hingga berlinang air mata.

Ada sejumlah peristiwa yang sampai membuat Rasulullah menangis. Bahkan air mata Rasulullah sampai mengucur cukup deras disertai dada yang bergetar.

Peristiwa terjadi ketika orang yang dikasihi Rasulullah meninggal. Rasulullah tak kuasa menahan tangis ketika anak-anaknya meninggal.

Dalam satu riwayat, air mata Rasulullah bercucuran ketika putra keduanya dengan Khadijah, Abdullah, meninggal dunia.

Meski dalam kesedihan, Rasulullah tahu batasan sehingga tidak sampai larut, kemudian langsung berpasrah diri.

 

1 dari 5 halaman

Meninggalnya Ibrahim, Anak Rasulullah Bersama Mariatul Kibtiyah

Hal yang sama terjadi ketika Ibrahim meninggal. Ibrahim merupakan putra Rasulullah dari istrinya, Mariatul Kibtiyah.

Ketika Ibrahim meninggal, Rasulullah meratapinya dengan menangis. Air mata Rasulullah mengalir hingga membasahi wajah.

 Kaligrafi Rasulullah SAW© ist

Melihat Rasulullah menangis, Abdurrahman bin Auf merasa heran. Sebab, Rasulullah pernah bersabda melarang menangisi orang yang meninggal.

" 'Kau menangis Rasulullah? Bukankah kau sendiri melarang menangisi kematian seseorang?' tanya Ibnu Auf. Rasulullah kemudian menjawab, 'Ibnu Auf, aku tidak melarang menangis. Yang ku larang adalah dua teriakan dosa; nyanyian yang tak bermakna dan melalaikan serta ratapan histeris saat tertimpa musibah dengan menampari wajah dan merobek-robek pakaian. Sedang yang terjadi padaku ini adalah ungkapan kasih sayang'."

Rasulullah juga menangis ketika sahabatnya meninggal dalam peperangan. Salah satunya ketika Hamzah bin Abdul Mutholib meninggal di Perang Uhud.

Mendengar kematian Hamzah yang merupakan pamannya, Rasulullah tersedu-sedu. Bahkan tangis Rasulullah pecah ketika melihat jenazah Hamzah.

 

2 dari 5 halaman

Membaca atau Mendengar Ayat Tertentu

Kemudian, Rasulullah juga menangis saat membaca atau mendengar ayat-ayat tertentu. Ini karena Rasulullah memiliki hati yang sangat lembut.

Seperti dikisahkan dalam sebuah riwayat. Suatu hari, Abdullah bin Mas'ud membaca sebagian ayat Alquran. Kemudian, Abdullah bin Mas'ud membaca Surat An Nisa'.

 Kaligrafi Rasulullah© dream.co.id

Saat sampai pada ayat 41 surat tersebut, tiba-tiba Rasulullah meminta Ibnu Mas'ud menghentikan bacaannya. Ibnu Mas'ud menoleh ke arah Nabi dan mendapati Rasulullah sedang meneteskan air mata.

Surat An Nisa' ayat 41 menjelaskan kedudukan Rasulullah di akhirat nanti yang menjadi saksi bagi umatnya yang durhaka. Tangis Rasulullah menunjukkan tidak sampai hatinya Sang Nabi mendapati umatnya menerima penderitaan meski karena ulah mereka sendiri.

 

3 dari 5 halaman

Rindu Kampung Halaman

Peristiwa lain yang membuat Rasulullah menangis yaitu ketika rindu kampung halaman. Peristiwa ini terjadi ketika Aban bin Said baru datang dari Mekah dan berkunjung ke rumah Rasulullah.

Saat itu, Nabi bertanya kepada Aban tentang keadaan Mekah saat ini. Kata Aban, saat dirinya meninggalkan Mekah, hujan sedang turun, rumput izhir tumbuh, dan jewawut liar baru saja berdaun.

Mendengar hal itu, mata Nabi Muhammad tiba-tiba digelayuti air mata. Rasulullah meminta Aban untuk berhenti menceritakan Mekah agar tidak semakin sedih.

 

4 dari 5 halaman

Saat Membagikan Harta Rampasan Perang Hunain

Juga saat membagikan harta rampasan perang Hunain kepada kaum Muhajirin dan para mualaf. Rasulullah menangis disebabkan protes kaum Anshar yang tidak mendapatkan bagian dari harta tersebut.

 10 Teladan Rasulullah Menjaga Keharmonisan Dengan Istri© MEN

Rasulullah kemudian mengumpulkan kaum Anshar lalu menjelaskan kepada mereka alasan pembagian itu. Rasulullah mengatakan kaum Muhajirin dan para mualaf belum kuat dalam keimanan, berbeda dengan kaum Anshar yang sudah teguh imannya.

Rasulullah lalu menangis setelah memberikan penjelasan kepada Kaum Anshar. Akhirnya, mereka pun dapat menerima penjelasan Rasulullah.

(ism, Sumber: NU Online)

5 dari 5 halaman

Doa Saat Ziarah ke Makam Rasulullah

Dream - Makam Rasulullah Muhammad SAW menjadi salah satu tempat yang perlu dikunjungi umat Islam ketika berada di Tanah Suci. Baik itu untuk haji maupun umroh.

Jumhur ulama juga menetapkan ziarah ke makam Rasulullah di Madinah hukumnya sunah. Ada banyak sekali keutamaan dalam ziarah tersebut.

Rasulullah adalah panutan bagi umat Islam. Setiap yang ada pada diri Rasulullah, baik akhlak, ucapan, perbuatan, maupun sikapnya patutlah menjadi teladan bagi kita.

Berziarah ke makam Rasulullah akan mengingatkan kita tentang bagaimana perjuangannya dalam berdakwah. Karena Rasulullah lah, kita merasakan kenikmatan iman Islam.

Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin mengajarkan doa yang dibaca setiap kali kita berziarah ke makam Rasulullah.

 Doa Ziarah ke Makam Rasulullah SAW© dream.co.id

Assalamu 'alaikum ayyuhan nabiyyu warahmatuhu wabarakatuhu, allahumma atihil washilata wal fadhilata wab'asthul maqamal mahmudal ladzi wa'adtahu allahumma ajzihi 'an ummatihi afdhalal jaza'.

Artinya,

" Salam sejahtera, rahmat Allah, dan berkah-Nya terlimpah kepadamu, wahai Nabi Muhammad. Ya Allah, berilah beliau kedudukan tinggi di surga dan kemuliaan, serta bangkitkanlah beliau di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya. Ya Allah, limpahkanlah kepada-Nya sebaik-baik pahala, beliau yang telah menyampaikan risalah kepada umatnya."

Beri Komentar