Sedang Sholat Terlintas Pikiran Tak Patut, Harus Bagaimana?

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 29 April 2019 20:00
Sedang Sholat Terlintas Pikiran Tak Patut, Harus Bagaimana?
Bisa saja pikiran muncul secara alamiah.

Dream - Setiap Muslim dituntut untuk khusyuk dalam sholat. Sebisa mungkin sholat dijalankan dengan pikiran fokus dan tuma'ninah.

Ketika dalam keadaan khusyuk, seringkali ada pikiran aneh-aneh melintas. Tentu hal ini bisa mengganggu kekhusyukan.

Bisa saja saat sholat seseorang teringat benda yang sebelumnya dia cari. Akibatnya, sholatnya jadi tidak tenang.

Belum lagi jika yang muncul pikiran yang bukan-bukan apalagi yang kesannya jorok. Jika hal ini muncul, harus bagaimana?

Dikutip dari NU Online, pikiran hadir ketika sholat bisa karena sebab yang alami. Namun demikian, bisa juga pikiran-pikiran itu muncul dengan disengaja.

Pikiran yang muncul tidak disengaja ketika sholat pernah dialami Rasulullah Muhammad SAW. Hal itu terekam dalam hadis riwayat Imam Bukhari.

Diriwayatkan dari sahabat ‘Uqbah bin Haris RA, dia berkata, " Aku sholat Ashar bersama Rasululullah SAW. Tatkala beliau salam, beliau berdiri dengan cepat dan masuk menuju (rumah yang dihuni) sebagian istri beliau, lalu beliau keluar. Beliau melihat banyak wajah-wajah yang keheranan atas sikap beliau tersebut. Lalu beliau bersabda, 'Aku ingat emas yang aku miliki tatkala aku sedang sholat, lalu aku tidak senang emas tersebut menetap di sisiku, akhirnya aku pun memerintahkan untuk membagikannya'."

 

1 dari 1 halaman

Cara Menghindarinya

Jika pikiran muncul secara alamiah, hal itu tidak perlu dipermasalahkan. Tentunya selama pikiran itu segera dihentikan dengan memusatkan perhatian pada bacaan sholat.

Jika tidak segera dihentikan atau malah dibiarkan, maka hukumnya makruh. Apalagi jika yang terlintas adalah pikiran jorok. Namun demikian, pikiran itu tidak membatalkan sholat.

Imam An Nawawi dalam kitabnya Al Majmu' Syarh Al Muhadzab memberikan penjelasan demikian.

" Disunahkan dalam sholat khusyuk, khudlu’ (rendah diri) dan merenungkan bacaan, zikir dan segala hal yang berhubungan dengan sholat dan sunah menjauhi pikiran-pikiran yang tidak berhubungan dengan sholat. Jika seseorang memikirkan pada hal selain sholat dan terus-menerus melakukannya maka sholatnya tidak dihukumi batal, hanya saja hal tersebut dihukumi makruh, baik memikirkan perkara yang mubah atau haram, seperti (memikirkan tentang) minum khamr."

Para ulama menyimpulkan munculnya pikiran apapun dalam sholat sejatinya merupakan gangguan dari setan Khinzib. Ketika dalam kondisi ini, Rasulullah SAW menganjurkan membaca ta'awudz dan meludah ke kiri sebanyak tiga kali.

Anjuran ini terdapat dalam hadis riwayat Imam Muslim.

" Diriwayatkan dari Abu Ala' bahwa sesungguhnya 'Utsman bin Abi Al 'Ash mendatangi Nabi Muhammad SAW, lalu ia berkata, 'Wahai Rasulullah! Sesungguhnya setan telah menghalangi antara diriku dan sholatku serta bacaan sholatku ia membuat sholatku menjadi samar bagiku.' Lalu Rasulullah bersabda, 'Itu adalah setan, namanya Khinzib. Jika kamu merasa diganggu maka mintalah perlindungan kepada Allah dari gangguannya (membaca ta'awwudz) dan meludahlah ke arah kirimu sebanyak tiga kali.' Sahabat 'Utsman bin Abi Al 'Ash berkat, 'Aku melakukan hal tersebut lalu Allah menghilangkan setan itu dariku'."

Sumber: NU Online

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian