Ramadan di Barcelona, Gereja Sediakan Ruang untuk Muslim Berbuka dan Sholat

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 6 Mei 2021 09:35
Ramadan di Barcelona, Gereja Sediakan Ruang untuk Muslim Berbuka dan Sholat
Pandemi Covid-19 membuat umat Islam kesulitan berbuka puasa bersama. Beruntung, ada

Dream - Spanyol masih menerapkan pengetatan aktivitas bagi warganya di tengah pandemi Covid-19. Kondisi ini tentu menyulitkan komunitas Islam di sana, yang dalam kondisi normal selalu menggelar buka puasa bersama dan sholat jemaah.

Memahami kesulitan itu, Gereja Katolik Santa Anna pun menyediakan ruangan dengan saluran udara terbuka yang bisa dimanfaatkan umat Islam untuk berbuka puasa dan mendirikan sholat jemaah.

Setiap sore, antara 50 hingga 60 muslim, kebanyakan dari mereka adalah tunawisma, mendatangi bangunan berbatu Gereja Santa Anna. Di sana, sejumlah relawan sudah siap dengan makanan berbuka puasa yang lezat.

" Kita semua sama, jika Anda Katolik atau dari agama lain dan saya Muslim, itu bukan masalah," ujar Hafid Oubrahim, 27 tahun, Muslim keturunan Berber, Maroko, yang menikmati buka puasanya di Gereja.

" Kita semua bersaudara dan kita harus saling membantu satu dengan lainnya," kata dia.

 

1 dari 1 halaman

Dampak Pembatasan

Presiden Asosiasi Wanita Maroko Catalan, Faouzia Chati, rutin menggelar pertemuan buka puasa di Barcelona. Pemberlakukan pembatasan makan di ruangan tertutup memaksa dia mencari ruangan alternatif dengan ventilasi yang baik dan memungkinkan jaga jarak.

Kesulitan Chati rupanya didengar oleh Pastur Peio Sanchez, pemimpin Gereja Katolik. Pastur Sanchez melihat pertemuan antar agama sebagai lambang koeksistensi masyarakat sipil.

" Orang-orang sangat gembira umat Islam bisa berbuka puasa di gereja, karena agama menyatukan kita, bukan memisahkan kita," kata Chati.

Pastur Sanchez memperhatikan dengan penuh khitmad pada muazin yang mengumandangkan azan di bawah pohon jeruk di halaman tengah gereja.

" Meski dengan budaya yang berbeda, bahasa yang berbeda, agama yang berbeda, kami lebih mampu duduk dan berbicara bersama," ucap Pastur Sanchez.

Sumber: Aljazeera

Beri Komentar