Gemerlap Kehidupan Malam Kota Jeddah Arab Saudi, Banyak Wanita Indonesia

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Selasa, 20 April 2021 14:30
Gemerlap Kehidupan Malam Kota Jeddah Arab Saudi, Banyak Wanita Indonesia
Corniche, jadi salah satu kota yang banyak didatangi pekerja Indonesia, terutama wanita untuk nikmati suasana malam dan berbelanja.

Dream – Demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik, tidak sedikit orang Indonesia yang memutuskan mengadu nasib di negeri orang, salah satunya Arab Saudi. Baik laki-laki maupun perempuan, mereka rela meninggalkan keluarga untuk tinggal dan bekerja beberapa tahun di Negeri Petro Dolar tersebut.

Namun, kehidupan mereka di sana tidaklah selalu dihabiskan dengan bekerja dan bekerja saja. Ada waktunya mereka berlibur dan menyegarkan pikiran dengan jalan-jalan. Sebagaimana ditampilkan kanal YouTube Faiz Slamet, yang menyebut ada malam tertentu yang ramai didatangi oleh para perempuan Indonesia. Sebagian besar dari meraka adalah TKI yang bekerja di Arab Saudi.

Lokasinya berada di Corniche atau disebut juga Jeddah Waterfront (JW). Di sinilah tampak sekali kehidupan malam yang ramai sampai larut malam. Banyak orang Indonesia yang berkumpul di tempat ini untuk menghabiskan waktu sampai tengah malam. Bahkan di saat jam sudah menunjukkan pukul 01.00 Waktu Arab Saudi (WAS), tempat tersebut masih tampak ramai.

Penasarankan bagaimana kehidupan malam di tempat itu dan apa saja yang dilakukan oleh orang-orang Indonesia di sana? Berikut kisah yang diunggah kanal YouTube Faiz, sebagaimana dikutip dari Merdeka.com.

1 dari 4 halaman

Banyak Perempuan Belanja

Banyak Perempuan Belanja di Corniche© Merdeka.com/YouTube Faiz Slamet

Dari YouTube Faiz Slamet terlihat ada banyak perempuan yang berkunjung ke tempat itu, terutama perempuan asal Indonesia. Kebanyakan dari mereka sedang belanja karena memang ada banyak toko di tempat tersebut.

Perempuan-perempuan itu ada yang berasal dari Sumbawa, Lombok, dan Sunda. Mereka sedang menggunakan waktu libur bekerja untuk menikmati suasana malam dan tentu saja memuaskan diri dengan berbelanja.

“ Libur tiap Jumat. Kerja di Syarikah, kerjanya kayak di rumah, jam-jaman atau bulanan. Dari siang si kita pergi, tadi dari jam 9 atau 10. Tapi nanti jam 9 malam harus sudah di camp lagi,” kata Baedah.

2 dari 4 halaman

Corniche, Kehidupan Malam yang Bebas

Kehidupan Malam yang Bebas di Corniche© Merdeka.com/YouTube Faiz Slamet

TKW yang sedang berjalan-jalan di daerah Corniche diketahui sudah bekerja di Jeddah selama dua tahun. Mereka akan menggunakan waktu setiap minggunya untuk berkumpul di Corniche, di mana tempat ini adalah pusatnya banyak orang menikmati suasana malam.

“ Ada banyak sih, ada orang Indonesia, Afrika, Filipina, banyak. Aku sudah dua tahun lebih. Iya setiap minggu ke sini,” jelas Baedah.

Di daerah Corniche ini memang beda dengan daerah-daerah lainnya. Corniche memiliki kehidupan malam yang termasuk cukup bebas. Melalui video YouTube Faiz Slamet terlihat ada banyak orang yang memenuhi tempat tersebut. Dengan barang belanjaannya masing-masing.

“ Ini ternyata beginilah di Kota Jeddah, beda dengan Kota Mekah dan Kota Thaif ya. Di sini agak bebas juga ya. Kalau di Jeddah itu kayak di Indonesia,” ucap Faiz.

3 dari 4 halaman

Banyak TKI yang Keluar Malam

Banyak TKI yang Datang ke Corniche untuk Menikmati Suasana Malam© Merdeka.com/YouTube Faiz Slamet

Keramaian Corniche memang terlihat jelas dalam video YouTube Faiz Slamet. Ada beberapa kendaraan yang berlalu lalang dan ada juga taksi-taksi yang sopirnya adalah orang Indonesia. Para TKI yang bekerja di Syarikah dan pabrik akan menghabiskan masa liburnya untuk berkumpul di tempat itu.

Aktivitas mereka sangatlah beragam. Ada yang belanja, makan, nongkrong, maupun bertemu dengan teman-teman yang juga sama-sama dari Indonesia.

“ Ternyata banyak orang Indonesia di malam hari itu padakeluar di Kota Jeddah ya. Karena di Jeddah kehidupan malam. Orang-orang Syarikah keluar semua. Menghabiskan malam di Corniche,” terang seorang pria.

Bahkan orang-orang Indonesia yang sedang berada di Corniche kerap kali dianggap sebagai orang Filipina. Hal tersebut juga sempat diungkapkan oleh seorang pria yang adalah TKI.

“ Kalau di sini, banyak orang kita (Indonesia) tapi sudah banyak paroan sama orang Filipina. Kalau enggak tahu, kita dikira orang Filipina. Paling banyak di sini, taksinya orang Indonesia,” jelas pria yang adalah TKI lain.

4 dari 4 halaman

Banyak Tempat Belanja Buka Sampai Tengah Malam

Tempat Belanja Buka Sampai Malam di Corniche© Merdeka.com/YouTube Faiz Slamet

Corniche memang terkenal dengan tempat-tempat belanjanya. Tidak mengherankan jika banyak wanita yang datang ke tempat ini. Bahkan demi memanjakan para pendatang, beberapa pusat perbelanjaan buka sampai tengah malam.

“ Kalau malam ini bisa sampai jam 23.30 sampai 24.00 masih buka. Tapi kalau mall masih ramai, bisa sampai jam 01.00. Lihat ini, sudah kaya orang Filipina,” jelasnya.

Selain itu, karena daerah ini banyak didatangi oleh para perempuan, tidak jarang laki-laki pun juga datang dengan tujuan untuk cuci mata.

“ Kalau mau cuci mata ya ke sini. Bagi yang bujang-bujanglah, biasanya ke sini. Saya enggak munafik, kalau ada cewek cantik depan mata ya tetap saja dilihat,” ucap pria itu sambil tertawa.

Beri Komentar