Rasulullah Kencangkan Gamis di 10 Hari Terakhir Ramadan

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 30 Mei 2019 18:00
Rasulullah Kencangkan Gamis di 10 Hari Terakhir Ramadan
Rasulullah selalu memperbanyak ibadah di akhir Ramadan.

Dream - Rasulullah Muhammad SAW juga seorang manusia. Sang Nabi juga memiliki kecenderungan laiknya manusia normal, salah satunya menggauli istri.

Tetapi, ada waktu di mana Rasulullah mengencangkan gamisnya. Waktu tersebut yaitu sepuluh malam terakhir Ramadan.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Aisyah RA berkata,

" Nabi SAW ketika memasuki sepuluh hari terakhir mengencangkan gamisnya, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya."

Dikutip dari NU Online, Ibnu Hajar Alasqalani dalam Fathul Bari menjelaskan maksud mengencangkan gamis pada hadis di atas. Menurut Ibnu Hajar, Rasulullah memisahkan diri dan tidak menggauli istri-istrinya.

1 dari 1 halaman

Kebiasaan Rasulullah

Sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadan, Rasulullah menghidupkannya dengan memperbanyak ibadah. Khususnya iktikaf menyambut Lailatul Qadar.

Amalan ini selalu dijalankan Rasulullah setiap kali Ramadan hingga wafat. Bahkan kebiasaan ini diteruskan oleh para istrinya.

Hal ini seperti dijelaskan oleh Aisyah RA dalam hadis riwayat Imam Bukhari.

Dari Aisyah, istri Nabi SAW, " Sesungguhnya Rasulullah melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan sampai Allah mewafatkan beliau, kemudian istri-istri beliau juga beriktikaf setelah beliau wafat."

Ketika Rasulullah beriktikaf di Masjid Nabawi, para istrinya menjalankan sholat malam. Mereka baru melanjutkan kebiasaan Rasulullah beriktikaf ketika Sang Nabi telah wafat.

Sumber: NU Online

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham