Jangan Lupa Amalkan Doa Ini Saat Berjabat Tangan

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 15 September 2021 06:00
Jangan Lupa Amalkan Doa Ini Saat Berjabat Tangan
Jabat tangan dapat menggugurkan dosa.

Dream - Islam mengajarkan banyak sekali amalan yang dapat mendatangkan keberkahan. Tidak hanya yang berkaitan dengan ibadah namun juga kehidupan sosial. Salah satunya adalah berjabat tangan atau salaman.

Meski terlihat sederhana, amalan ini merupakan sunah yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW ketika seorang Muslim bertemu dengan saudaranya.

Jabat tangan ternyata mengandung banyak manfaat. Seperti menggugurkan dosa dan mengangkat derajat kita. 

Kebiasaan jabat tangan mengandaikan kedudukan yang setara antara dua orang. Si miskin bisa bergaul dengan saudaranya yang mampu tanpa merasa terhinakan, serta yang mampu menganggap si miskin perlu mendapat penghormatan.

Manfaat jabat tangan cukup banyak, maka akan lebih baik dibarengi dengan doa ini. Agar kita dan orang yang berjabat tangan dengan kita sama-sama mendapat berkah dari Allah SWT.

1 dari 3 halaman

Doa Jabat Tangan

اللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّار

Allahumma atina fid dunya khasanah wa fil akhirati khasanah wa qina adzaban nar.

Artinya,

" Ya Allah, berilah kami di dunia kebaikan, dan di akhirat kebaikan, serta lindungilah kami dari siksa neraka."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 3 halaman

Salaman, Cukup Satu Atau Harus Dua Tangan?

Dream - Salaman atau jabat tangan sangat dianjurkan bagi seorang Muslim ketika bertemu saudaranya. Amalan ini sangat ringan, namun memiliki keutamaan yang begitu besar.

Jabat tangan dapat menghapuskan dosa. Ini seperti disebutkan dalam hadis riwayat At Thabarani dan Al Baihaqi.

" Seorang Mukmin ketika berjumpa dengan Mukmin lainnya, lalu memberi salam, memegang dan berjabat tangan, maka gugurlah dosanya sebagaimana daun-daun berguguran."

Sudah menjadi kebiasaan, salaman dilakukan dengan satu tangan. Tetapi, ada sebagian orang yang salaman dengan dua tangan.

Sebenarnya, lebih baik mana salaman antara satu tangan dengan dua tangan?

Dikutip dari NU Online, Syeikh Wahbah Al Zuhayli dalam Al Fiqhul Islami wa Adillatuhu menyebutkan jabat tangan dianjurkan menggunakan dua tangan. Tetapi, pada kitab Wizaratul Awqaf was Syu'unul Islamiyyah menjelaskan bagaimana pandangan ulama terkait hal ini.

3 dari 3 halaman

Ini Kata Ulama

" Ulama berbeda pendapat perihal cara jabat tangan yang dianjurkan, dengan dua tangan atau satu tangan. Mazhab Hanafi dan sebagian ulama dari Maliki berpendapat bahwa jabat tangan dilakukan dengan kedua tangan. Hal it dilakukan dengan menempelkan telapak tangan kanannya dan telapak tangan kanan orang lain. Sementara telapak tangan kirinya ditempatkan di punggung telapak tangan kanan orang lain. Mereka mendasarkan diri pada praktik yang lazim di kalangan sahabat dan tabi’in (sebagaimana riwayat Ibnu Mas’ud)."

Sementara sebagian ulama lainnya memahami jabat tangan menurut ketentuan bahasa. Dalam bahasa Arab, jabat tangan identik dengan satu tangan.

" Ulama lain berpendapat bahwa cara jabat tangan tidak melebihi pengertian yang disebutkan secara bahasa. Jabat tangan dianggap jadi hanya dengan menempelkan permukaan telapak tangan dan telapak tangan orang lain (sebagaimana hadits riwayat Ubaidillah bin Yasar RA)."

Sehingga, baik dengan satu ataupun dua tangan, jabat tangan tetap dianjurkan. Setiap ulama memiliki dasar masing-masing dalam berpendapat.

Selengkapnya...

Beri Komentar