Saat Mengusap Wajah Usai Salam, Iringi dengan Doa Ini

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 30 November 2021 20:00
Saat Mengusap Wajah Usai Salam, Iringi dengan Doa Ini
Mengusap wajah sudah jadi amalan kebiasaan umat Islam.

Dream - Bagi sebagian muslim, mengusap wajah usai salam sholat sudah jadi kebiasaan. Hal yang sama juga berlaku ketika selesai berdoa.

Amalan tersebut sudah menjadi hal wajar. Karena, bagaimanapun amalan mengusap wajah usai sholat dianggap sebagai salah satu sunah.

Amalan ini umum dilakukan umat Islam Indonesia. Juga sudah diajarkan secara turun temurun.

Mengusap wajah bisa diartikan sebagai penanda berakhirnya doa. Sehingga banyak dilakukan muslim, khususnya di Indonesia.

Ketika kita mengusap wajah usai berdoa, dianjurkan untuk mengamalkan doa ini. Doa tersebut dibaca bersamaan dengan gerakan mengusap wajah dengan tangan.

 

1 dari 5 halaman

Doa Usap Wajah Usai Salam

أَشْهَدُ أَنْ لَا إلهَ إلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيْمُ اَللَّهُمَّ اذْهَبْ عَنِّي الْهَمَّ وَالْحَزَنَ

Asyhadu alla ilaha illa huwar rakhmanur rakhim. Allahummadzhab 'annil hamma wal khazana.

Artinya,

" Saya bersaksi tiada Tuhan kecuali Dia, Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Ya Allah, hilangkahlah dariku kebingungan dan kesusahan."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 5 halaman

Bangun Tidur Melewatkan Waktu Subuh, Ini Niat Sholatnya

Dream - Sholat tepat waktu tentu sangat baik. Kita jadi tidak terbebani kewajiban jika ibadah sudah dilakukan di awal waktu.

Demikian halnya dengan sholat Subuh. Sebisa mungkin kita melaksanakannya di awal waktu.

Sholat Subuh di awal waktu memang terdengar sulit. Tapi bagi orang yang sudah biasa, ringan melakukannya.

Sayangnya, ada kalanya kita mengalami kondisi yang membuat tubuh kelelahan. Alhasil, kita bangun tidur dengan melewatkan waktu Subuh.

Dalam kondisi ini, kita tetap wajib mendirikan sholat Subuh dengan cara diqadha. Tentu, tak ada yang menginginkan bangun kesiangan namun jika sudah terjadi, tidak ada yang bisa diperbuat.

Ketika hendak qadha sholat Subuh, maka lafalkan niat ini.

 

3 dari 5 halaman

Niat Qadha Subuh

اُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قَضَآءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli fardlas sukhi rak'ataini mustaqbila qiblati qadlaal lillahi ta'ala.

Artinya,

" Saya niat sholat fardlu Subuh dua rakaat menghadap kiblat qadha karena Allah Ta'ala."

Sumber: Iqra.id

4 dari 5 halaman

Doa Sebelum Sholat Subuh Agar Jadi Kaya

Dream - Salah satu keinginan pada diri setiap manusia adalah jadi kaya. Punya harta banyak dianggap bisa membuat bahagia.

Tentu sangat beruntung mereka yang lahir dari keluarga kaya. Meski begitu, harta keluarganya juga didapat dari usaha yang keras.

Setiap orang punya hak untuk kaya. Tidak ada yang bisa menghalangi hak itu.

Tetapi, semua bergantung pada usaha kita masing-masing. Juga, sejauh mana kita meminta kepada Sang Maha Kaya, Allah SWT.

Agar bisa jadi kaya, amalkan doa ini setiap sebelum sholat Subuh.

 

5 dari 5 halaman

Doa Jadi Kaya


سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ مَنْ يَمُنُّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ  سُبْحَانَ مَنْ يُجِيْرُ وَلَا يُجَارُ عَلَيْهِ سُبْحَانَ مَنْ يُبْرَأُ مِنَ الْحَوْلِ وَالْقُوَّةِ إِلَيْهِ سُبْحَانَ مَنِ التَّسْبِيْحُ مِنْهُ مِنَّةٌ عَلٰى مَنْ اِعْتَمَدَ عَلَيْهِ سُبْحَانَ مَنْ كُلُّ شَئٍ يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ لَا اِلٰهَ اِلَّا أَنْتَ يَا مَنْ يُسَبِحُ لَهُ الْجَمِيْعُ تَدَاَرَكْنِيْ فَإِنِّيْ جَزُوْعٌ

Subhanallahil adhim wa bihamdih, subhana man yamunnu wa la yumannu 'alaihi, subhana man yujiru wala yujaru 'alaihi, subhana man yubrau minal hauli wal quwwati ilaihi, subhana man at-tasbihu minnatun minhu 'ala man i'tamada 'alaih, subhana man yusabbihu kullu syaiin bihamdihi, subhanaka la ilaha illa anta, ya man yusabbihu lahul jami'u, tadarakni bi 'afwika fa inni jazu'un.

Artinya,

" Maha Suci Allah Yang Maha Agung dan bagi-Nya segla puji, Maha Suci Allah Dzat Yang Maha Memberi dan tidak diberi, Maha Suci Allah Dzat Yang menolong dan tidak ditolong, Maha Suci Allah Dzat Yang tidak daya upaya dan kekuatan hanya dari-Nya, Maha Suci Allah Dzat Yang mana tasbih merupakan pemberian dari-Nya kepada orang yang selalu berpegang kepada-Nya, Maha Suci Allah Dzat Yang mana segala sesuatu bertasbih dengan memuji-Nya, Maha Suci Engkau yang mana tiada Tuhan selain Engkau, wahai Dzat Yang mana segala sesuatu bertasbih kepada-Nya, selamatkanah aku dengan maaf-Mu, sebab aku adalah makhluk yang sering berkeluh-kesah."

Sumber: Bincang Syariah

Beri Komentar