Salaman, Cukup Satu Atau Harus Dua Tangan?

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 15 Oktober 2018 20:01
Salaman, Cukup Satu Atau Harus Dua Tangan?
Jabat tangan memiliki keutamaan begitu besar bagi Muslim.

Dream - Salaman atau jabat tangan sangat dianjurkan bagi seorang Muslim ketika bertemu saudaranya. Amalan ini sangat ringan, namun memiliki keutamaan yang begitu besar.

Jabat tangan dapat menghapuskan dosa. Ini seperti disebutkan dalam hadis riwayat At Thabarani dan Al Baihaqi.

" Seorang Mukmin ketika berjumpa dengan Mukmin lainnya, lalu memberi salam, memegang dan berjabat tangan, maka gugurlah dosanya sebagaimana daun-daun berguguran."

Sudah menjadi kebiasaan, salaman dilakukan dengan satu tangan. Tetapi, ada sebagian orang yang salaman dengan dua tangan.

Sebenarnya, lebih baik mana salaman antara satu tangan dengan dua tangan?

Dikutip dari NU Online, Syeikh Wahbah Al Zuhayli dalam Al Fiqhul Islami wa Adillatuhu menyebutkan jabat tangan dianjurkan menggunakan dua tangan. Tetapi, pada kitab Wizaratul Awqaf was Syu'unul Islamiyyah menjelaskan bagaimana pandangan ulama terkait hal ini.

1 dari 1 halaman

Ini Kata Ulama

" Ulama berbeda pendapat perihal cara jabat tangan yang dianjurkan, dengan dua tangan atau satu tangan. Mazhab Hanafi dan sebagian ulama dari Maliki berpendapat bahwa jabat tangan dilakukan dengan kedua tangan. Hal it dilakukan dengan menempelkan telapak tangan kanannya dan telapak tangan kanan orang lain. Sementara telapak tangan kirinya ditempatkan di punggung telapak tangan kanan orang lain. Mereka mendasarkan diri pada praktik yang lazim di kalangan sahabat dan tabi’in (sebagaimana riwayat Ibnu Mas’ud)."

Sementara sebagian ulama lainnya memahami jabat tangan menurut ketentuan bahasa. Dalam bahasa Arab, jabat tangan identik dengan satu tangan.

" Ulama lain berpendapat bahwa cara jabat tangan tidak melebihi pengertian yang disebutkan secara bahasa. Jabat tangan dianggap jadi hanya dengan menempelkan permukaan telapak tangan dan telapak tangan orang lain (sebagaimana hadits riwayat Ubaidillah bin Yasar RA)."

Sehingga, baik dengan satu ataupun dua tangan, jabat tangan tetap dianjurkan. Setiap ulama memiliki dasar masing-masing dalam berpendapat.

Selengkapnya...

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie