Sholat Idul Fitri Sendiri di Rumah, Bagaimana Hukumnya?

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 28 April 2021 16:40
Sholat Idul Fitri Sendiri di Rumah, Bagaimana Hukumnya?
Masih maraknya paparan virus COVID-19, Salat Id di rumah pun masih jadi anjuran.

Dream - Hadir setahun sekali, sholat Idul Fitri atau Id jadi momen yang dinanti para umat Muslim di seluruh dunia. Setelah menjalani puasa selama sebulan penuh, masyarakat muslim menutup akhir ramadan dengan tradisi takbiran dan sholat idul fitri di esok paginya. 

Tapi momen Idul Fitri di tahun ini sepertinya akan kembali dijalani dengan keprihatinan. Masih adanya pandemi Covid-19 mengharuskan kita untuk menunaikan sholat Id dari dalam rumah saja.

Dalam kondisi normal, Sholat Id biasanya dilaksanakan secara berjemaah sebanyak dua rakaat di masjid atau lapangan, dilanjutkan dengan khutbah Idul Fitri.

Lantas, bagaimana hukumnya sholat Idulfitri jika dilakukan sendiri di rumah?

Dikutip dari Islami, sholat Id sangat dianjurkan (sunah muakkadah) untuk dilaksanakan berjemaah. Imam Syafi'i dalam kitabnya Al-Umm menjelaskan demikian.

" Sholat sunah terbagi dua, yakni yang dilaksanakan berjamaah dan yang sendiri-sendiri. Adapun sholat sunah yang sangat dianjurkan berjemaah tidak diperkenankan untuk meninggalkannya bagi yang mampu melaksanakannya, yaitu sholat dua hari raya, gerhana matahari dan bulan, serta Sholat Istisqa."

Apabila berhalangan jemaah, sholat Id boleh dilaksanakan sendirian. Hal ini seperti dijelaskan Abu Hasan Ali al-Bagdadi dalam kitab Al Iqna' fil Fiqh Asy Syafi'i.

" Dan hendaklah melaksanakan sholat dua hari raya dalam keadaan hadir maupun bepergian, baik dengan berjamaah maupun sendiri-sendiri."

1 dari 5 halaman

Waktu Sholat Wajib yang Harus Diketahui

Dream - Islam ditegakkan oleh lima perkara yang disebut rukun Islam, yakni membaca dua kalimat syahadat, mengerjakan sholat lima waktu dalam sehari semalam, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadan dan melaksanakan ibadah haji bagi yang memiliki kemampuan.

Kewajiban utama yang harus dilakukan setelah mengucapkan dua kalimat syahadat adalah sholat lima waktu yaitu, sholat Subuh, Zuhur, Ashar, Magrib, dan Isya.

Sholat menjadi penghubung bagi seorang hamba dan Allah SWT. Sholat juga membuat seorang Muslim dapat terhindar dari perbuatan keji dan munkar bila dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan niatnya hanya karena Allah semata.

2 dari 5 halaman

Syarat Sah Sholat


Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Shutterstock.com)

Syarat sah sholat adalah hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai sholat. Syarat sah sholat meliputi lima hal di antaranya:

  • Suci badan dari hadas dan najis;
  • Menutup aurat dengan pakaian yang suci;
  • Mengetahui masuknya waktu shalat;
  • Menghadap kiblat;
  • Berada di tempat yang suci.

Adapun terkait syarat sah sholat yang ketiga, seorang muslim tentu harus memerhatikan pentingnya menjaga waktu sholat.

Selain itu, Allah SWT telah memerintahkan umat muslim untuk menyegarakan sholat ketika telah tiba waktunya sebagaimana firman Allah berikut :

“ Sesungguhnya sholat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa: 103)

3 dari 5 halaman

Waktu Sholat Lima Waktu Menurut Alquran dan Hadis

Berikut adalah waktu sholat lima waktu yang telah ditentukan oleh Alquran dan Hadist.

  1. Waktu sholat Zuhur adalah waktu ketika matahari telah condong (ke barat) dan bayangan seseorang sama dengan tingginya, serta selama waktu sholat Ashar belum tiba.
  2. Waktu sholat Ashar masuk selama matahari belum menguning.
  3. Waktu sholat Maghrib selama awan merah belum menghilang.
  4. Waktu sholat Isya hingga tengah malam
  5. Waktu sholat Subuh semenjak terbitnya fajar hingga matahari belum terbit.

Waktu yang paling utama dalam melaksanakan sholat lima waktu adalah awal waktu. Sebagaimana sabda Rasulullah yaitu: “ Perbuatan yang paling mulia ialah sholat pada awal waktunya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4 dari 5 halaman

Keutamaan Sholat di Awal Waktu

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Shutterstock.com)

Sholat di awal waktu merupakan bentuk upaya seorang muslim memelihara hubungannya dengan Allah.

Ia tidak hanya memerhatikan pelaksanaan sholat sesuai tata caranya, tetapi telah memprioritaskan Allah di atas segalanya.

Berikut adalah keutamaan bila menjalankan sholat diawal waktu.

Masuk Surga

Abu Daud dari Abu Qatadah bin Rib’iy mengabarkan kepadanya, Rasulullah SAW bersabda,

“ Allah Ta’ala telah berfirman: sesungguhnya Aku mewajibkan umatmu shalat lima waktu, dan Aku berjanji bahwa barangsiapa yang menjaga waktu-waktunya pasti Aku akan memasukkannya kedalam surga, dan barangsiapa yang tidak menjaganya maka dia tidak akan mendapatkan apa yang aku janjikan.”

Diampuni Dosa

“ Sesungguhnya hamba yang muslim, jika menunaikan sholat dengan ikhlas karena Allah, maka dosa-dosanya akan berguguran seperti gugurnya daun-daun ini dari pohonnya.” (HR. Ahmad)

5 dari 5 halaman

Mendapatkan Pahala

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW,

“ …Seandainya orang-orang mengetahui pahala azan dan barisan (shaf) pertama, lalu mereka tidak akan memperolehnya kecuali dengan ikut undian, niscaya mereka akan berundi.

Dan seandainya mereka mengetahui pahala menyegerakan sholat pada awal waktu, nisaya mereka akan berlomba-lomba melaksanakannya…”

Merujuk hadits ini, Rasulullah SAW telah menerangkan seseorang yang mengerjakan sholat di awal waktu akan memperoleh pahala yang berbeda, yakni memperoleh salah satu pahala yang besar dalam Islam.

Dicintai Allah

“ Amalan yang paling dicintai Allah adalah sholat pada waktunya, berbakti kepada orang tua, dan jihad di jalan Allah.”  (HR. Bukhari dan Muslim)

Utsman bin Affan r.a menjelaskan sembilan keutamaan atau kemuliaan lain yang akan diperoleh seorang muslim yang sholat di awal waktu.

“ Barangsiapa selalu mengerjakan sholat lima waktu tepat pada waktu utamanya, maka Allah akan memuliakannya dengan sembilan macam kemulian, yaitu dicintai Allah, badannya sealu sehat, keberadaannya selalu dijaga malaikat, rumahnya diberkahi, wajahnya menampakkan jati diri orang shalih, hatinya dilunakkan Allah, dimudahkan saat menyebrang As-Shirath seperti kilat, akan diselamatkan Allah dari api neraka,

dan Allah menempatkannya di surga kelak bertetangga dengan orang-orang yang tidak ada rasa takut bagi mereka dan tidak pula bersedih hati.”

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar