Istri Bawa Hewan Kesayangan ke Makam Suami, Kucing Ini Sedang Melepas Rindu

Reporter : Sugiono
Kamis, 18 Februari 2021 17:01
Istri Bawa Hewan Kesayangan ke Makam Suami, Kucing Ini Sedang Melepas Rindu
Mao Mao adalah kucing pertama yang dipelihara untuk mengobati kesedihan setelah Ayang mengalami keguguran pada 2015 lalu.

Dream - Kisah keakraban antara hewan peliharaan dengan pemiliknya sering kali dibagikan di media sosial. Meski tak dibekali otak layaknya manusia, kesetiaan hewan-hewan ini sering kali membuat netizen terharu.

Di antara kisah keakraban yang paling menyentuh hati adalah cerita kucing menziarahi pusara tuannya yang sudah meninggal dunia beberapa tahun sebelumnya.

Begitu juga dengan wanita yang membagikan kisah di Facebook tentang kucing kesayangan yang menemaninya berziarah ke makam suaminya yang meninggal dunia lima hari lalu.

" Kamu sudah empat hari tak lihat bapak. Kamu pasti rindu. Mamak bawa kamu ketemu bapak, tapi bapak sudah tak ada. Inilah rumah baru bapak... jangan buat berantakan," demikian di antara coretan pada postingan yang dibagikan pada 16 Februari itu.

1 dari 5 halaman

Sama-sama Kangen, Istri Bawa Kucing Kesayangan Ziarah Suami

Diketahui bahwa suami Ayang yang bernama Muhammad Isa Ng telah meninggal dunia pada 13 Februari yang lalu secara tiba-tiba akibat mengidap sakit jantung.

Sekarang, telah genap empat hari almarhum suami Ayang meninggal. Pagi hari itu dia terlalu sedih dan menangis karena sangat merindukan almarhum.

Namun ketika itu masih masa iddah. Ayang kemudian bertanya pendapat kakak angkatnya apa boleh dirinya menziarahi pusara almarhum suaminya.

" Saya hanya mau lepaskan rindu sekalian membawa Mao Mao, kucing kesayangan kami berdua. Itulah kali pertama Mao Mao ziarah pusara 'bapaknya'. Begitu saya keluarkan dari tas, dia langsung bermain-main di pusara... cium harumnya daun pandan. Mungkin dia juga rindu pada bapaknya.

" Niat saya cuma satu, semoga yang melihat ikut mendoakan almarhum suami saya... tidak ada niat yang lain. Terima kasih karena banyak yang doakan dan sampaikan ucapan takziah," ujar wanita yang menetap di Samarahan, Sarawak, ini.

2 dari 5 halaman

Dipelihara Seperti Anak Angkat sejak 2015

Menurut wanita berusia 35 tahun ini, Mao Mao yang dipelihara sejak 2015 terlalu istimewa buat dirinya dan almarhum suami.

Katanya, Mao Mao adalah kucing pertama yang mereka pelihara untuk mengobati kesedihan setelah Ayang mengalami keguguran.

Kucing itu malah dianggap seperti anak angkat oleh Ayang dan suaminya. Mao Mao adalah kucing turunan 'British Long Hair'.

" Mao Mao sangat manja dengan kami berdua... tidur pun di tengah-tengah. Tidak lama kemudian, kami memelihara lima lagi kucing lain untuk menemani Mao Mao," kata Ayang.

3 dari 5 halaman

Tiba-tiba Merasa Sesak Nafas

Bercerita mengenai kepergian suaminya, wanita asal Indonesia ini berkata dia sampai saat masih terkenang dan bersedih karena almarhum pergi secara mendadak.

" Almarhum suami memang punya masalah jantung. Malam hari kejadian, kami makan-makan dan menonton televisi.

" Keadaannya sehat-sehat saja. Setengah jam kemudian, almarhum mengeluh susah bernafas. Saya tanya, sakit jantung kah? Namun almarhum bilang bukan.

4 dari 5 halaman

Meninggal Saat Baru Tiba di Pintu RS

" Lalu saya ajak ke rumah sakit, namun almarhum menolak. Almarhum malah mengajak ke apotek sebab mau beli obat asma... sayangnya apotek tutup.

" Kami pulang ke rumah lagi dan keadaannya makin memburuk. Lalu saya desak supaya ke rumah sakit... akhirnya almarhum bersedia.

" Namun begitu tiba di pintu masuk rumah sakit, almarhum menghembuskan nafas terakhir. Almarhum seharusnya jalani pembedahan Oktober nanti, namun ajalnya tiba lebih awal," ceritanya.

5 dari 5 halaman

Gelagat Aneh Mao Mao Saat Suami Meninggal

Tambah wanita ini lagi, pada malam kejadian, Mao Mao juga menunjukkan kelakuan yang sangat aneh. Dia seolah-olah turut merasakan kesedihan atas kepergian 'bapak' kesayangannya.

" Setelah suami meninggal, saya pulang sebentar ke rumah. Begitu buka pintu, nampak Mao Mao hanya duduk murung... biasanya kalau saya pulang, dia akan datang menyambut.

" Saya langsung peluk dia. Sambil menangis saya bilang 'Mao Mao, bapak sudah tidak ada. Jangan sedih ya. Sekarang tinggal kita saja'. Memang aneh sekali gelagatnya malam itu," kata Ayang dengan nada sedih.

Di akhir kisahnya, Ayang mengaku sangat bersyukur diberi suami dan keluarga mertua yang sangat baik. Dia juga sangat berterima kasih karena banyak netizen yang turut mendoakan almarhum suaminya.

Sumber: mStar.com.my

Beri Komentar