Pertama Kali Naik Pesawat: `Doakan Biar Selamat di Jalan`

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 1 November 2018 12:42
Pertama Kali Naik Pesawat: `Doakan Biar Selamat di Jalan`
Hujan lebat di Bogor mengurungkan niat Arif Yustian singgah ke Bogor sebelum terbang menggunakan Lion Air JT610. Itu menjadi penerbangan pertama dan terakhir dalam hidupnya.

Dream – Arif Yustian merupakan salah seorang penumpang Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkalpinang. Arif bertolak ke Bangka Belitung untuk keperluan pekerjaan,

Dilansir dari Planet Merdeka, Kamis 1 November 2018, Arif sempat bertanya kepada teman-temannya sebelum naik pesawat. Rekan satu kosan Arif Yustian, Sakiful, menceritakan saat pagi sebelum pemuda 20 tahun itu berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Senin 29 Oktober 2018.

Sakiful bercerita, Arif Yustian sempat pamit sebelum menaiki Lion Air JT610. Tak hanya pamit, Arid juga bertanya tentang larangan di pesawat. Misalnya, aturan penggunaan sandal.

" Tadi pagi juga dia sempet bangunin, pamit. Karena dia baru pertama kali, dia nanya boleh pakai sandal atau enggak. Nanti di sana boleh bawa cairan atau enggak. Gitu aja. Gak nyangka," kata Sakiful kepada wartawan, di Jakarta.

Arif Yustian ini adalah warga Kampung Kelapa, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Ia ke Bangka Belitung karena ditugaskan oleh perusahaan tempatnya bekerja. Di PT Sky Pasifi Laboratorium Indonesia, Arif Yustian menempati posisi petugas sampling.

Arif Yustian naik Lion Air JT610 bersama dua rekan lainnya. Ia juga tercatat sebagai alumni dari Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor (SMAKBO).

1 dari 2 halaman

Orang Tua Termenung Saat Dengar Kecelakaan Lion Air

Ibu Arif, Yenti Sulastri, syok ketika wartawan mendatangi rumahnya. Dia terlihat melamun dengan mata berkaca-kaca. Yenti dan suami, Sarioso, hanya bisa pasrah menunggu kabar dari perusahaan tempat Arif bekerja.

“ Kami juga nggak tahu. Nunggu kabarnya. Kan, yang ngurusin dari perusahaannya,” kata Sarioso.

Ayah Arif mengatakan putranya sempat menelepon dan memngabari akan pulang ke rumah. Selama ini, Arif tinggal di rumah kos daerah Ciheuleut, Bogor, Jawa Barat.

 

2 dari 2 halaman

'Abang Gak Bisa Pulang Karena di Bogor Hujan

" Ngebel (telepon) saya, bilangnya mau pulang katanya ke rumah dulu karena mau berangkat ke Bangka," kata dia. 

Namun rencana pulang ke Bogor dibatalkan Arif. Hujan deras menghalangi niat Airf bertandang ke rumah orang tua.

" Pas mau pulang, nggak jadi karena hujannya gede,” kata Sarioso.

Jelang keberangkatan, Sarioso mengatakan putranya sempat menelepon sambil bersiap-siap berangkat ke Bangka. Kala itu Sarioso tak merasa firasat apapun kala Arif naik pesawat Lion Air JT610 itu.

" Dia pamit doang (Melalu sambungan telepon). Katanya nitip salam aja mau minta doa biar selamat di jalan. Abang (Arif) gak bisa pulang karena di Bogor hujannya deras, gitu aja dia bilang," kata dia.

Beri Komentar