Bocah Kecil Terus Panggil Ibu Saat Bermain di Makam Kedua Orang Tuanya

Reporter : Sugiono
Kamis, 2 Januari 2020 14:01
Bocah Kecil Terus Panggil Ibu Saat Bermain di Makam Kedua Orang Tuanya
Kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan motor tiga bulan yang lalu.

Dream - Masih ingat dengan yang terjadi pada bocah Malaysia bernama Muhammad Arfan Ziqri atau akrab dipanggil Afan?

Baru berusia dua tahun, dia telah kehilangan kedua orang tuanya. Orang tua Afan mengalami kecelakaan sepeda motor di Kuala Lumpur pada Oktober lalu.

Saat itu Afan tidak tahu ayah dan ibunya telah meninggalkannya untuk selama-lamanya. Dia masih terlihat riang gembira. Bermain di sekitar keranda, tempat jenazah orang tuanya disemayamkan.

Lebih memilukan lagi, Afan terlihat bermain saat orang-orang sedang mensholatkan jenazah kedua orang tuanya.

Kini, setelah tiga bulan berlalu, Afan diajak oleh pamannya, Azuan Shamsuddin, untuk ziarah ke makam orang tuanya.

Melalui postingan di Facebook, Shamsuddin membagikan aktivitas keponakannya itu saat berada di makam ibunya.

1 dari 5 halaman

Terus Memanggil Ibu

Dalam foto di postingan Shamsuddin, tampak Afan sedang bermain pasir di sekitar makam ibu dan bapaknya.

Tidak sampai di situ saja, Afan juga memanggil ibunya 'Bu, Bu'. Seolah ingin mengajaknya berbicara.

 Panggi-panggil ibu, seolah ingin berbicara.© Facebook Azuan Shamsuddin

" Sore ini bawa pergi ke makam ibu dan bapaknya, dia ingin berbicara dengan ibunya. Jika sudah di sini, dia panggil-panggil 'Bu, Bu'," tulis Shamsuddin.

 

2 dari 5 halaman

Menolak Untuk Pulang

Yang menyedihkan, Afan seolah tak mau pulang. Dia ingin bermain pasir di sekitar makam ibu dan bapaknya. Padahal saat di rumah dia tidak pernah bermain pasir.

Jelas sekali jika Afan sangat rindu dengan orang tuanya. Saat tangannya ditarik agar pulang ke rumah, Afan tidak mau.

" Tak mau pulang. Dia suka duduk main pasir di situ. Di rumah dia tak pernah mau main pasir."

 Ingin di makam, tak mau pulang.© Facebook Azuan Shamsuddin

" Ya Allah, jelas nampak sekali dia rindu dengan orang tuanya. Tarik tangannya ajak pulang, dia tak mau."

Bocah malang ini sekarang tinggal bersama neneknya. Dia sudah beberapa kali ini ziarah ke makam orang tuanya.

Sumber: World of Buzz

 

3 dari 5 halaman

Sedih! Anak Bermain di Sekitar Keranda Jenazah Kedua Orang Tuanya

Dream - Tidak ada yang ingin kehilangan orang tua tercinta, terutama di usia yang begitu muda. Semua orang pasti ingin tumbuh dan berkembang di bawah asuhan orangtua.

Namun tidak demikian dengan yang terjadi pada bocah Malaysia bernama Muhammad Arfan Ziqri atau dikenal dengan julukan Afan berikut ini.

Baru berusia dua tahun, dia kehilangan kedua orang tuanya. Orang tua Afan mengalami kecelakaan sepeda motor di Kuala Lumpur.

 

4 dari 5 halaman

Sedang Mengandung Anak Kembar

Yang lebih memilukan lagi adalah ibunya sedang mengandung adik Afan, yang diperkirakan kembar. Sekarang Afan telah kehilangan segalanya.

 Pelukan terakhir Afan kepada ayah dan ibunya.© Facebook Info Kemalangan & Bencana Malaysia

Ketika anak lain dirawat dengan penuh kasih sayang oleh orangtua mereka, Afan yang berumur hampir dua tahun dan masih belum tahu apa-apa, sudah tidak mendapat belaian manja orang tuanya.

 

5 dari 5 halaman

Bermain di Sekitar Keranda Jenazah Orang Tua

Pilu rasanya hati menatap wajah polos Afan. Sungguh berat ujian yang ditanggung anak kecil ini.

 Afan bermain di sekitar keranda jenazah orang tuanya.© Facebook Info Kemalangan & Bencana Malaysia

Dia terlihat riang gembira. Bermain di sekitar keranda, tempat jenazah orang tuanya disemayamkan.

Lebih memilukan lagi, Afan terlihat bermain saat orang-orang sedang mensholatkan jenazah kedua orang tuanya.

 Afan tak tahu jenazah yang disholatkan itu adalah orang tuanya.© Facebook Info Kemalangan & Bencana Malaysia

Banyak yang mendoakan Afan menjadi anak soleh yang senantiasa mendoakan orang tua sehingga dimasukkan dalam golongan syurga.

(Sumber: Siakapkeli.my)

Beri Komentar