Sekolah di India Izinkan Murid Muslim Kenakan Hijab

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 26 Agustus 2014 10:29
Sekolah di India Izinkan Murid Muslim Kenakan Hijab
Jumlah muslim India mencapai 160 juta dari 1,1 miliar populasi penduduk negara itu. Muslim India adalah yang terbesar ketiga di dunia setelah Indonesia dan Pakistan.

Dream - Memenuhi permintaan para orangtua murid, beberapa sekolah swasta non-muslim di Kerala, India mengizinkan para siswa muslimnya mengenakan hijab sejak dari kelas satu.

Santha Vijayan, yang menjadi kepala sekolah Viswadeepti Vidyalaya di Valu, mengatakan mengizinkan murid-murid muslim untuk mengenakan hijab.

" Karena permintaan dari orang tua muslim meningkat. Mereka memakai hijab mulai dari kelas I," kata Vijayan kepada Times of India.

Sementara di sekolah negeri murid-murid perempuan muslim diperbolehkan mengenakan hijab sejak kelas V.

Sejak adanya pengenalan studi Islam, kelas Alquran dan pelaksanaan salat Jumat oleh sekolah swasta di Kerala, seruan agar murid-murid perempuan muslim mengenakan hijab sejak kelas I meningkat.

" Kami mengizinkan murid-murid perempuan muslim untuk mengenakan hijab mulai dari kelas I, dengan syarat warnanya hanya hitam atau putih," kata NM George, kepala sekolah Toc H Public School at Vyttila.

" Sebenarnya, kita tidak ingin anak-anak kelas bawah mengenakan hijab. Tapi karena orang tua bersikeras, kita tidak bisa menolaknya," kata kepala sekolah Devamatha CMI, Fr Shaju Edamana.

Langkah-langkah ini, bagaimanapun, dipandang oleh masyarakat umum sebagai cara sekolah-sekolah swasta di Kerala untuk menarik minat orang tua siswa muslim di sana.

" Keputusan sekolah-sekolah di daerah di mana muslim dominan ini untuk menyenangkan para orang tua, selain demi menarik minat para murid itu sendiri," kata K Unnikrishnan, Presiden Confederation of Kerala Sahodaya Complexes.

" Mereka takut jika tidak membiarkan anak-anak memakai hijab dari kelas I atau tidak memperkenalkan Alquran atau studi Islam, maka orang tua akan enggan untuk menyekolahkan anak mereka ke sekolah tersebut," tambahnya.

Di sisi lain, beberapa sekolah Islam mengatakan mereka tidak mengizinkan murid perempuan mengenakan hijab hingga kelas IV.

" Ada beberapa orang tua yang protes tapi kami katakan kepada mereka bahwa sampai kelas III kita menganut sistem pendidikan Montessori," kata Asha Byju, kepala sekolah MES International School di Pattambi. " Sistem itu mendorong murid untuk mengenakan pakaian kasual dan tidak memaksa memakai hijab."

Jumlah muslim India mencapai 160 juta dari 1,1 miliar populasi penduduk negara itu. Muslim India adalah yang terbesar ketiga di dunia setelah Indonesia dan Pakistan.

Islam melihat hijab sebagai kode wajib berpakaian, bukan simbol agama yang menampilkan afiliasi seseorang. Seorang wanita muslim wajib memakai hijab begitu dia mencapai pubertas.

Dan orangtua muslim harus mendorong anak perempuan mereka untuk memakainya. Namun Islam tidak mewajibkan anak-anak mengenakan hijab.

(Sumber: Onislam.net)

Beri Komentar