Kisah Menggugah Qariah Tuna Netra Selamat dari Gempa Palu

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 9 Oktober 2018 15:00
Kisah Menggugah Qariah Tuna Netra Selamat dari Gempa Palu
Nisa kini hadir di MTQ Nasional di Medan. Namun rasa trauma akibat gempa yang melanda kampung halamannya masih ada.

Dream - Kampung halamannya hancur dirusak gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter dan Tsunami hebat. Musibah itu tak menyurutkan semangat Hairunnisa Makarau, 20 tahun, untuk menunjukkan kemampuannya di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-27 di Medan, Sumatera Utara.

Nisa merupakan penyandang tuna netra. Meski begitu, kemampuannya dalam melantunkan ayat suci Alquran patut diacungi jempol.

Dia menjadi peserta cabang Tilawah Alquran Golongan Tuna Netra dan merupakan wakil dari Provinsi Sulawesi Tengah. Dia bersyukur seluruh keluarga selamat dari bencana hebat yang melanda Palu dan sekitarnya pada Jumat 28 September 2018.

" Alhamdulillah, keluarga saya selamat," ujar Nisa, dikutip dari Kemenag.go.id, Selasa 9 Oktober 2018.

Ketika gempa terjadi, Nisa mengaku tidak berada di rumah bersama keluarganya. Dia harus menjalani karantina di Asrama Haji Palu untuk mengikuti gelaran MTQ Medan.

Meski demikian, dia juga merasakan hebatnya guncangan gempa yang membuat kampung halamannya luluh lantak. 

Bungsu dari enam bersaudara ini berhasil menyelamatkan diri karena sudah hafal jalur menuju pintu keluar Asrama Haji Palu. Dia akhirnya mengungsi di depan lokasi karantinanya.

1 dari 2 halaman

Trauma Mendalam

Meski kesedihan Nisa dan teman-temannya belum reda, mereka harus bertolak dari Palu menuju Medan untuk mengikuti ajang MTQ. Nisa bersama rombongan Kafilah Sulteng terbang dari Palu menuju Balikpapan dengan menumpang pesawat Hercules pada Kamis, 4 Oktober 2018.

 Hairunnisa

Dari Balikpapan, mereka terbang menuju Surabaya untuk transit. Keesokan harinya, Kafilah Sulteng mendarat di Medan.

" Sampai saat ini saya masih trauma, apalagi di Medan ini saya menginap di hotel di lantai 5," ucap Nisa.

Namun demikian, semangat Nisa untuk berlomba tidak surut oleh bencana. MTQ Medan ini menjadi pengalaman pertama bagi Nisa.

 

2 dari 2 halaman

Syukur Hairunnisa

Nisa pun mengaku bahagia bisa mengikuti momen pembukaan MTQ. Apalagi, Presiden Joko Widodo sampai mengajak semua hadirin memanjatkan doa bersama untuk masyarakat Palu dan sekitarnya yang menjadi korban gempa dan tsunami.

" Saya bersyukur, masyarakat Indonesia saling peduli, khususnya buat pemerintahnya," kata Nisa.

 Hairunnisa

Tidak lupa, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Jokowi yang telah peduli dengan para korban bencana.

" Pak Presiden, terima kasih banget karena kepeduliannya pada masyarakat Kota Palu dan sekitarnya," tutur Nisa.(Sah)

Beri Komentar
Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri