Sikap Terbaik Muslim dalam Menghadapi Bencana

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 27 Desember 2018 12:00
Sikap Terbaik Muslim dalam Menghadapi Bencana
Jangan sampai seseorang kalap karena kehilangan kesabaran akibat bencana.

Dream - Bencana tentu menjadi kesialan dan kesedihan bagi seseorang. Dalam kondisi tertentu, bencana bisa membuat jiwa seseorang terguncang.

Tidak sedikit orang yang justru berprasangka buruk kepada Allah SWT karena bencana. Dia menganggap Sang Maha Pemurah tidak adil karena mendatangkan bencana yang membuatnya mengalami kesusahan.

Dalam Islam, ada sikap yang harus dimiliki dan diterapkan seorang Muslim ketika mengalami bencana. Sikap tersebut tercantum dalam Alquran.

Dikutip dari Bincangsyariah, sikap terbaik pertama seorang Muslim menghadapi bencana adalah mengucap istirja', inna lillahi wa inna ilaihi roji'un. Kalimat ini diucapkan tidak hanya ketika mendengar orang meninggal, namun juga saat terjadi bencana.

Dalam Surat Al Baqarah ayat 156, Allah SWT berfirman yang artinya demikian,

" (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un."

1 dari 1 halaman

Sabar dan Tawakal

Sikap selanjutnya adalah bersabar. KH Quraish Shihab dalam kitabnya Tafsir Al Misbah menjelaskan sabar sebagai keberhasilan menahan gejolak nafsu serta kesuksesan melaksanakan tuntunan Allah tanpa mengeluh.

Ketika bencana datang, seorang Muslim diharuskan bersabar dan tidak menggerutu. Kesabaran tersebut menjadi jalan agar Allah memenuhi janji-Nya untuk memberikan kebahagiaan.

Sikap berikutnya yaitu bertawakal kepada Allah SWT. Tawakal harus didahului usaha yang maksimal.

Dalam Surat At Thalaq, Allah SWT berfirman yang artinya demikian.

" Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menunjukkan jalan keluar."

Lebih lanjut, bencana menjadi bahan perenungan bagi setiap Muslim. Belajar dari yang sudah terjadi, seseorang bisa mengantisipasi kemungkinan buruk akibat bencana.

Sumber: Bincangsyariah.com

Beri Komentar