SMS Dibalas oleh Putra yang Telah Meninggal, Kok Bisa?

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 8 Desember 2015 15:01
SMS Dibalas oleh Putra yang Telah Meninggal, Kok Bisa?
Hubungan ibu dan anak ini sangat begitu dekat.

Dream - Bagaimana bisa sebuah pesan seluler terbalaskan oleh pemilik yang sudah meninggal?

Namun, hal tersebut pernah terjadi pada seorang ibu, Carole Adler, yang mendapat balasan Short Message Service (SMS) dari anak lelakinya, Taylor Thyfault, yang telah tiada.

Meniggal di tengah menjalankan tugasnya sebagai prajurit, membuat Carole semakin kehilangan. Sebab, dirinya dan Taylor merupakan pasangan ibu dan anak yang sangat dekat.

Taylor kerap mengutarakan kasih sayang kepada ibunya setiap pagi meski lewat SMS yang berbunyi " I Love You" .

Lalu, apakah benar SMS yang diterima Carole itu berasal dari Taylor langsung? Simak cerita selengkapnya di sini. (Ism) 

 

 

Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

1 dari 5 halaman

Dua Dosa yang Tetap Mengalir Meski Sudah Meninggal


Dream
 - Sebagian manusia bisa dengan mudah melakukan perbuatan dosa dalam kehidupan sehari-hari. Karena seringnya dilakukan, tindakan itu terkadang dianggap biasa sehingga tidak terasa seperti dosa. Padahal dosa bukanlah perkara main-main.

Allah SWT telah siap memberikan balasan mutlak neraka bagi hamba-Nya yang ingkar. Ternyata, tanggungjawab terhadap dosa maksiat yang pernah dilakukan tidak terputus begitu saja meski sudah meninggal dunia.

Selama perbuatan maksiat tersebut masih berdampak dan berpengaruh kepada orang lain, maka dosanya akan tetap mengalir kepada pelakunya. Apa saja dosa-dosa tersebut? Berikut ulasannya. Selengkapnya klik di sini.

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

2 dari 5 halaman

Kisah Haru, Hijaber Cantik Meninggal Usai Wisuda


Dream -
 Jumat pekan lalu harusnya menjadi saat bahagia bagi Aminah Jennifa Ahmed dan keluarga. Sebab, Mahasiswi berhijab ini menjalani wisuda di University of Texas, Arlington, Amerika Serikat. Dua gelar sekaligus dia kantongi. Sarjana Biologi dan Bisnis.

Namun, kebahagiaan itu seolah terenggut. Sebab, sebelum acara wisuda usai, Aminah mengeluh sakit. Dia segera meninggalkan kampus dan kemudian meninggal dunia beberapa jam setelah wisuda itu.

Seperti wisudawan lain. Saat wisuda itu Amina juga tampak ceria. Dia terlihat menebar senyum saat diwisuda di atas panggung. " Kami melihat dia berjalan dan saya berteriak memberinya semangat," kata sepupu Aminah, Shahina Ahmed, sebagaimana dikutip Dream dari wfaa.com, Senin 25 Mei 2015.

Namun di balik kebahagiaan kala itu, sebuah penyakit mematikan tengah menggerogotinya. Sebelum menjalani foto wisuda, gadis yang dikenal cerdas dan periang ini mengeluh sakit.

Aminah mengutarakan kondisinya itu kepada teman-teman dan keluarga. Dia merasa tak kuat menahan sakit. Sehingga sang ayah, Shamsul Ahmed, segera memboyongnya pulang ke rumah. " Tak ada gejala, tak ada tanda-tanda. Dia bilang sakit kepala dan pulang," kata Shamsul.

Sesampai di rumah, Aminah tidur di sofa. Kondisi Aminah semakin memburuk pada pukul delapan malam. Jumat malam itu, dia mengalami sesak napas.

Keluarga dengan segera membawa Aminah ke rumah sakit. Dokter belum mengeluarkan diagnosanya. Tapi gadis itu kemudian dinyatakan meninggal dunia. Saat ini, teman-teman dan keluarganya menduga Aminah mengalami aneurisma atau kelainan pembuluh darah otak.

Proyek Amal

Kabar meninggalnya Aminah itu terang saja membuat teman-teman dan keluarga berduka. Selain cerdas, selama ini Aminah dikenal sangat aktif dalam kegiatan mahasiswa. Dia juga aktif dalam berbagai kegiatan masjid dan berbagai amal.

Salah satu proyek yang tengah dia jalankan adalah operasi mata untuk anak-anak miskin di Asia Selatan. Khususnya di negara nenek moyangnya, Bangladesh. Sejak kematian gadis cantik inilah nama proyek amal ini diubah menjadi " Aminah See."

Foto Aminah dipajang pada website proyek amal yang dibuat oleh keluarga. Dan hasilnya luar biasa. Kisah mengharukan itu rupanya menyedot orang untuk bersimpati. Lihat saja. Hanya dalam dua hari, proyek itu sudah menerima sumbangan senilai US$ 20 ribu atau sekitar Rp 263.510.000.

Komunitas amal itu berduka untuk gadis yang sangat peduli pada sesama itu. Dia diambil oleh Sang Khaliq pada hari di mana seharusnya berbahagia. Namun, Aminah telah membuat orang-orang di sekitarnya bahagia. Terutama anak-anak calon penerima bantuan proyek yang dia bangun sebelumnya. Selamat jalan Aminah. (Ism)  

3 dari 5 halaman

Subhanallah, Deretan Artis yang Meninggal di Hari Jumat


Dream - 
Menurut umat Islam, meninggal di hari Jumat adalah sebuah keistimewaan. Karena, hari Jum'at dipercaya sebagai hari yang baik. Karena, dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda: " Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum’at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur" [HR. Ahmad dan Tirmidzi]

Dan banyak juga yang percaya bahwa kebanyakan orang yang meninggal pada hari Jum'at adalah mereka yang dikenal baik oleh banyak orang. Dan berikut ini adalah beberapa artis yang meninggal pada hari Jum'at, siapa sajakah mereka?

1. H. Bokir
2. Ust. Jefry Al Buchori
3. Olga Syahputra
4. Mak Nori
5. Didi Petet

 

Penasaran dengan kisahnya? Yuk selengkpnya Baca di sini

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

4 dari 5 halaman

Bocah 6 Tahun Tinggalkan Pesan Mengharukan Sebelum Meninggal

Dream - Bocah 6 tahun di Georgia meninggal dunia akibat mengidap infeksi otak. Tetapi, dia meninggalkan kisah haru kepada orangtuanya.

Sang ibu, Amber Shoemake, hanya merasa terpukul ketika anaknya yang diketahui bernama Leland meninggal. Dengan terisak, Amber pulang ke rumah untuk berganti pakaian untuk upacara pemakaman anaknya.

Saat berada di rumah, Amber terkejut ketika mendapati sepucuk kertas tergeletak di ruang tamu. Kertas itu berisi pesan selamat tinggal dengan bunyi 'Still with you. Thank you Mom and Dad (Selalu bersamamu. Terima kasih Ibu dan Ayah)'.

Pesan itu ternyata ditulis oleh Leland sebelum dia dirawat di rumah sakit. Seperti pertanda bahwa anak tersebut memang akan menghadapi kematian.

" Kami tidak tahu kapan dia menulis surat ini tapi Anda bisa menyatakan dia adalah anak yang amat spesial," kata Amber kepada AB7chiCcago.com.

" Kami selalu mencintaimu selamanya, Leland. Selamat tidur dan jangan biarkan serangga kasur menggigitmu," lanjut dia.

Sumber: emirates247.com

5 dari 5 halaman

Tewas Disiksa Ibu, Bocah Itu Tinggalkan Surat Mengharukan

Dream - Seorang ibu di Inggris tega menyiksa putrinya yang masih berusia delapan tahun hingga tewas setelah mendapat arahan meyakinkan dari kekasihnya bahwa anak itu kerasukan setan dan harus 'dihancurkan'.

Dalam kejadian di Chadwell Heath, Essex, London itu, korban, Ayesha Ali, 8 tahun, disiksa secara sadis hingga tewas oleh ibunya sendiri Polly Chowdhury, 35 tahun.

Menurut keterangan polisi, Chowdhury bertindak di luar batas kemanusiaan itu setelah pasangannya, Kiki Muddar, 45 tahun, mengatakan Ayesha telah dirasuki roh jahat dan harus dimusnahkan.

Selama tiga tahun, Muddar membombardir Chowdhury dengan ribuan pesan Facebook dan SMS sehingga secara bertahap meracuni pikirannya untuk berbuat kejam terhadap putrinya sendiri.

Chowdhury perlahan-lahan menjadi yakin Ayesha harus dihukum untuk 'menghentikan pintu gerbang neraka terbuka'.

Akibatnya, Ayesha mendapat berbagai macam siksaan dari kedua pasangan lesbian itu. Mulai dari menyuruh Ayesha mandi air dingin, makan hingga perutnya sakit dan menggosok lantai kamar mandi.

Pengadilan Kriminal Pusat Inggris dan Wales atau Old Bailey mengatakan Chowdhury dan Muddar yakin hal itu untuk membersihkan Ayesha dari 'roh-roh jahat',

Para tetangga mengaku sering mendengar teriakan memilukan dari Ayesha ketika kedua pasangan tersebut bergantian masuk ke kamarnya mengenakan topeng horor menakutkan.

Ayesha beratnya hanya 22 kg ketika tewas karena luka pukulan di kepala di rumahnya di Chadwell Heath, Essex, pada 28 Agustus 2013.

Ayesha ditemukan terbaring di lantai hanya mengenakan celana dalam pink dan luka memar di sekujur tubuhnya.

Dia mendapat hampir 50 luka-luka termasuk bekas gigitan di punggungnya yang ternyata milik ibunya.

Baik Chowdhury dan Muddar mengaku ada wanita lain yang membunuh Ayesha. Namun hakim menuduh mereka bersalah atas pembunuhan pembunuhan berencana.

Hubungan aneh pasangan ini berkisar pada dunia fantasi yang dibangun selama tiga tahun yang melibatkan karakter fiksi.

Muddar menciptakan berbagai karakter fiksi agar bisa lebih intim dengan Chowdhury tapi di matanya, Ayesha adalah rintangan di jalan.

Pada saat kematian gadis kecil itu, Chowdhury telah berkomunikasi melalui SMS dan pesan Facebook dengan 15 karakter fiksi yang berbeda, yang semuanya adalah ciptaan Muddar.

Ayesha digambarkan oleh guru dan teman sekelas sebagai 'anak berbakat', tetapi mulai terlihat menyendiri pada bulan-bulan sebelum kematiannya.

Setelah dia meninggal, penyidik menemukan catatan memilukan yang ditulis Ayesha yang disimpan di kamarnya. Dalam catatan itu, Ayesha menulis dia 'berusaha keras untuk menjadi anak yang baik'.

" Saya benci mendapat hukuman, jadi saya harus memastikan diri saya berubah," tulis Ayesha.

Adapun ayah Ayesha memilih pergi meninggalkan istri dan anaknya setelah Muddar memasuki kehidupan Chowdhury, istrinya.

Muddar menangis sementara Chowdhury terisak saat vonis diumumkan hakim pada Pada Jumat, 6 Maret 2015. Butuh hampir dua tahun bagi polisi untuk menguak kasus sadis yang menimpa Ayesha guna memastikan otak pelaku kejahatan.

(Sumber: Telegraph.co.uk)

Beri Komentar
Dari Jakarta Hingga Bekasi, Ini Situasi Pemukiman yang Terkena Dampak Banjir