Tahan Tawa Saat Sholat, Batalkah?

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 13 November 2018 20:00
Tahan Tawa Saat Sholat, Batalkah?
Ada batasan yang berlaku terkait sholat dan jika dilanggar, maka membuat sholat batal.

Dream - Terdapat sejumlah batasan yang ditetapkan syariat dalam pelaksanaan sholat. Batasan ini menentukan sah tidaknya sholat yang dilaksanakan oleh seseorang.

Wajib hukumnya seorang Muslim melaksanakan batasan yang ditetapkan. Jika sampai dilanggar, sholat dinyatakan batal dan tidak sah.

Salah satunya adalah berbicara. Setiap Muslim tidak boleh mengeluarkan perkataan apapun ketika sholat. Satu saja kata keluar, dia wajib mengulang sholatnya.

Demikian pula dengan tertawa apalagi sampai terbahak. Sholat yang dilakukan seorang Muslim seketika batal.

Lantas, bagaimana jika seseorang menahan tawanya?

Dikutip dari NU Online, dalam hadis riwayat Daruqutni, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,

" Tertawa dapat membatalkan sholat dan tidak membatalkan wudhu."

Hadis ini dijadikan dalil mengenai batalnya sholat akibat tertawa. Dalam hal ini, tertawa disamakan dengan berbicara, demikian pula dengan rincian hukumnya.

1 dari 1 halaman

Pandangan Ulama

Para ulama menyatakan apabila tawa orang yang sholat terdengar sampai dua huruf hijaiyah, maka sholatnya batal. Tetapi, jika tawanya tidak mengandung dua huruf hijaiyah, sholatnya tetap sah.

Sebagai contoh, orang yang tawanya sampai terdengar 'haha', sholatnya dianggap batal. Tetapi jika tertawanya hanya terdengar seperti 'ha' sekali, sholatnya tetap sah dan wajib dilanjutkan.

Sedangkan untuk orang yang menahan tawa, hukumnya sama dengan orang tertawa. Jika dia mampu menahan tawanya, atau hanya menunjukkan dengan senyum, sholatnya dianggap tetap sah.

Sebaliknya, apabila tidak kuat menahan hingga muncul tawa yang terbahak, dia wajib mengulang sholatnya.

Hal ini seperti dijelaskan oleh Syeikh Abu Zakaria Yahya An Nawawi dalam Al Majmu' ala Syarh Al Muhadzdzab.

" Cabang permasalahan dalam menjelaskan pendapat-pendapat para ulama dalam menjelaskan status tertawa dan tersenyum dalam sholat. Mazhab kita (Syafi’iyah) berpandangan bahwa sesungguhya tersenyum saat sholat tidak membahayakan (tidak membatalkan) pada sholat, begitu juga tertawa jika tidak tampak dua huruf dari tawanya. Jika tampak dua huruf dari tawanya maka sholatnya menjadi batal."

Selengkapnya...

Beri Komentar
Tips Jitu Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan Ala Tiffani Afifa