Rohimah Tak Malu Jadi Pemulung, 2 Anak Kuliah, 1 SMA Favorit

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 6 Januari 2020 14:02
Rohimah Tak Malu Jadi Pemulung, 2 Anak Kuliah, 1 SMA Favorit
Rohimah memulung untuk menghidupi anak-anaknya sejak 2003.

Dream - Bagi sebagian orang, memulung mungkin jadi profesi yang dipandang sebelah mata. Setiap hari harus berurusan dengan sampah jadi hal yang menjijikkan.

Hal ini tidak berlaku bagi Rohimah Dollah, 54 tahun. Wanita asal Rantau Panjang, Kelantan, Malaysia ini bahkan mengantarkan tiga anaknya meraih sukses berbekal hasil memulung.

Dikutip dari World of Buzz, Rohimah pertama kali memulung pada 2003 lalu. Dia mengaku banyak orang mencibir pekerjaannya.

Tetapi, dia memilih mengabaikan cibiran tersebut. Alhasil, dia mampu membesarkan anak-anaknya dengan baik.

Ketiga anak Rohimah duduk di bangku pendidikan yang mentereng karena berhasil meraih nilai memuaskan dalam ujian negara.

Dua anaknya sudah kuliah, sedangkan yang terakhir kini tengah menempuh pendidikan setingkat SMA di sebuah sekolah favorit.

 

 

1 dari 3 halaman

Tak Punya Uang Beli Susu

Rohimah mengatakan sang suami telah meninggal sehingga dia terpaksa jadi orangtua tunggal.

Sebelum meninggal, suaminya bekerja di sebuah desa dan keduanya terpisah jauh.

" Waktu itu, saya ingin membeli susu karena anak-anak lapar. Saya harus menunggu suami saya pulang di malam hari," ucap dia.

Ketika suaminya tiba, Rohimah akan meminta uang untuk beli susu. Sayangnya, seringkali suaminya tidak punya cukup uang.

" Saya mulai mengumpulkan barang bekas seperti botol, kaleng dan lain-lain dari tetangga," kata Rohimah.

 

2 dari 3 halaman

Ketika Suami Meninggal

Dia lalu menjual barang-barang itu ke pengepul dan mendapatkan uang sekitar 50 ringgit, setara Rp170 ribu. Uang itu dia gunakan untuk membeli susu.

2010 Menjadi tahun yang sangat berat bagi Rohimah. Karena di tahun tersebut, sang suami meninggal akibat kanker tiroid.

Rohimah pun melanjutkan profesinya memulung botol, kardus, dan lain-lainnya untuk membesarkan anak-anaknya dan menyekolahkan mereka. Dia bekerja keras, meski orang lain memandang rendah profesinya.

Setiap hari, Rohimah berkeliling hingga 30 kilometer jauhnya di Rantau Panjang. Dia kumpulkan satu demi satu barang bekas yang ditempatkannya di gerobak dorong.

Terkadang, dia juga mengendarai sepeda ketika memulung. Sebab, dia merasa tubuhnya sudah tak sekuat dulu.

 

3 dari 3 halaman

Punya Anak Berprestasi

Hasil dari jerih payahnya membuat anak-anaknya bisa merasakan pendidikan. Putra sulung Rohimah, Zainal Abidin Che Hassan, 25 tahun, kini sedang berkuliah di jurusan Mekatronika di Universitas Kuala Lumpur.

Anak kedunya, Siti Zaitun, 18 tahun, duduk di Level A di Majelis Amanah Rakyat College, Kuala Nerang, setelah lulus ujian negara dengan nilai 9A.

Sedangkan si bungsu, Zainal Asyraf Che Hassan, 16 tahun, meraih nilai 8A dalam ujian sekolah menengah bulan lalu.

Zainal mengaku tidak pernah merasa malu dengan profesi yang dijalani ibunya. Sebaliknya, dia merasa bangga dengan perjuangan sang ibu.

Sumber: World of Buzz

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'