Tinggal di Wilayah Wabah Corona, Wanita Ini Menangis Tak Punya Masker

Reporter : Sugiono
Rabu, 5 Februari 2020 12:01
Tinggal di Wilayah Wabah Corona, Wanita Ini Menangis Tak Punya Masker
Beruntung ada Pak Kondektur baik hati mau berbagai masker gratis.

Dream - Wabah virus corona baru yang sangat mudah menular menyebabkan persediaan masker di apotek dan toko kesehatan di China menipis, bahkan sampai habis.

Akibatnya, tidak sedikit warga China yang tidak bisa mendapatkan masker karena barang yang paling dicari itu telah terjual habis di seluruh negeri.

Salah satu warga China yang tidak mendapatkan masker adalah seorang wanita yang sedang naik kereta api. Seperti yang terlihat dalam video yang dibagikan akun @kyuju32810 melalui Twitter ini.

Disebutkan bahwa wanita itu naik kereta di Provinsi Shaanxi, yang merupakan salah satu wilayah dengan jumlah kasus 2019-nCov terbesar di China, selain Hubei.

Dalam video, wanita itu tampak khawatir dengan penyebaran virus corona. Dia berusaha menutup hidung dan mulutnya dengan menarik kerah jaketnya.

Kondektur kereta yang melihat hal itu merasa terusik dengan tingkah wanita tersebut. Dia pun berhenti dan bertanya kepada wanita tersebut.

1 dari 7 halaman

Menangis Tak Mampu Beli Masker

Wanita itu bilang bahwa dia tidak bisa membeli masker. Saat menjelaskan itu, tampak air matanya jatuh di atas pipinya.

Tanpa berpikir dua kali, kondektur kereta merogoh saku mantelnya dan mengeluarkan masker baru sebelum menyerahkannya kepada wanita itu.

Dia bahkan membantu wanita itu mengenakan masker. Dia kemudian meyakinkan wanita itu bahwa dia akan baik-baik saja. Masker itu akan melindunginya dari virus.

Sementara itu, dalam cuitannya, kyuju32810 mengungkapkan kesedihannya melihat kondisi wanita tersebut yang tidak bisa membeli masker karena kehabisan.

Dia juga mengecam orang-orang yang memanfaatkan krisis virus corona baru untuk mendapatkan keuntungan besar dengan menjual masker dengan harga mahal.

Sumber: World of Buzz

2 dari 7 halaman

Lihat Video

Video mengharukan wanita diberi masker gratis karena tidak bisa membelinya karena toko dan apotek banyak yang kehabisan stok.

3 dari 7 halaman

Video Miris Masker Cegah Virus Corona Direbus Berulang Kali Karena Stok Langka

Dream - Wabah virus corona semakin mengerikan saja. Virus mematikan ini menyebar dengan sangat cepat ke lebih dari 20 negara sehingga menimbulkan kekhawatiran. Data terbaru menyebutkan sekitar 20 ribu orang telah terpapar virus yang bermutasi menjadi 2019-NCoV ini. 

(Baca: Pengidap Baru Virus Corona Bertambah 3.119 Orang Dalam Sehari, Cek Negaranya!)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah mengeluarkan peringatan dengan menetapkan kasus virus corona dalam status darurat global.

WHO juga telah mengeluarkan beberapa rekomendasi Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk mencegah penularan corona secara lebih masif.

Salah satunya menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker. Penggunaan masker merupakan hal yang mudah dilakukan, harganya pun terbilang murah.

Namun kelangkaan masker di pusat penyebaran virus corona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China membuat sebagian warga mengambil langkah ekstem.

4 dari 7 halaman

Masker Direbus, Dijemur dan Digunakan Lagi

Beberapa hari belakangan, banyak video yang viral di media sosial China memperlihatkan warga merebus masker bekas dipakai.

Menurut video yang beredar, cara ini terpaksa digunakan untuk menghemat masker yang mulai langka untuk didapatkan.

Dalam video, tampak masker sekali pakai itu direbus di dalam wajan atau panci. Setelah itu, masker dijemur seperti biasa dan kemudian dipakai lagi.

Meski merebus masker akan mengurangi efektivitasnya dalam menangkal penyebaran virus, warga China tak punya cara lainnya.

5 dari 7 halaman

Direbus Dalam Air Suhu 65 Derajat Celcius

Sementara itu, meski laporan mengklaim bahwa pabrik bekerja non-stop memproduksi masker, nyatanya toko kesehatan dan apotek selalu kehabisan persediaan.

Salah satu warga dari Kota Lanzhou, Provinsi Gansu, mengatakan sekarang ini sangat sulit mendapatkan masker di apotek.

" Mereka bilang virus (corona) itu bisa dibunuh jika direbus dalam air dengan suhu 65 derajat Celcius selama 30 menit. Karena itu di saat genting seperti ini butuh langkah yang cepat dan tepat," katanya.

Katanya lagi, meski sadar bahwa efektivitas masker berkurang setelah direbus, tapi masih lebih baik daripada tidak memakainya sama sekali.

6 dari 7 halaman

Tidak Benar Bisa Mati dengan Direbus

Di lain pihak, seorang jurubicara Gansu Health Commission memperingatkan bahwa merebus masker sekali pakai dengan suhu 65 derajat Celcius itu tidak akan berguna.

" Kami tidak menyarankan warga untuk memakai ulang masker sekali pakai itu. Masker, terutama yang masker N95, harus diganti setiap empat jam sekali," katanya.

Hingga Senin, 3 Februari 2020, jumlah korban meninggal akibat virus corona di China telah mencapai 361 orang.

Sementara kasus orang positif terjangkit virus corona di seluruh dunia telah mencapai angka 17.391 kasus.

Sumber: Daily Star

7 dari 7 halaman

Lihat Videonya

Viral video masker untuk menangkal virus corona direbus dan kemudian dijemur agar bisa dipakai lagi.

Otoritas kesehatan China mengatakan cara ini sangat salah. Karena masker seperti ini harus sekali pakai dan langsung dibuang.

Beri Komentar