Tak Sempat Berjemaah, Bolehkah Sholat Gerhana Dikerjakan Sendiri?

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 26 Desember 2019 15:01
Tak Sempat Berjemaah, Bolehkah Sholat Gerhana Dikerjakan Sendiri?
Tidak semua orang punya kesempatan melaksanakan sholat sunah ini dengan berjemaah.

Dream - Gerhana matahari ataupun bulan merupakan fenomena alam luar biasa. Bentuknya bisa bermacam-macam dan selalu membuat manusia terpukau.

Dalam Islam, gerhana juga dipandang sebagai momen istimewa. Muncullah anjuran untuk menjadikannya sebagai jalan bertobat dan memperbanyak amal baik.

Sejatinya, gerhana merupakan perwujudan dari tanda-tanda kebesaran Allah. Fenomena ini terjadi semata karena kehendak-Nya.

Setiap kali terjadi gerhana, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunah gerhana. Jika fenomena yang terjadi adalah gerhana matahari, maka sholatnya dikenal dengan Sholat Kusuf.

Pelaksanaan sholat gerhana dianjurkan dengan berjemaah. Sayangnya, tidak semua orang bisa menjalankannya.

Lantas, apakah boleh mengerjakan sholat sunah gerhana sendirian baik di kantor atau di rumah?

 

1 dari 6 halaman

Perbedaan Pandangan Ulama

Dikutip dari Bincang Syariah, ulama berbeda pandangan mengenai ketentuan pelaksanaan sholat kusuf antara berjemaah dengan sendirian. Imam An Nawawi dalam kitabnya Al Majmu' menjelaskan perbedaan pandangan tersebut.

" Sholat gerhana matahari dan bulan itu sunah muakad sesuai ijmak ulama. Akan tetapi, Imam Malik dan Abu Hanifah berpendapat bahwa sholat gerhana bulan cukup dilakukan sendirian. Sholat gerhana dilakukan sebanyak dua rakat sebagaimana shalat sunah lainnya."

Penjelasan ini menunjukkan sholat gerhana boleh dikerjakan sendiri. Ini merupakan pandangan yang dianut Mazhab Maliki dan Hanafi.

Terkait tempatnya di rumah, ulama Mazhab Hanafi, Imam Al Kasani, membolehkannya. Pendapat itu dituangkan dalam kitabnya Bada'i Al Shonai'.

" Sholat gerhana bulan di rumah itu baik, karena riwayat yang kami dapatkan dari Nabi menyebutkan bahwa beliau bersabda, 'Ketika kalian melihat fenomena mengagetkan ini, segeralah sholat.' Sholat gerhana bulan ini tidak dianjurkan berjemaah menurut mazhab kami (Hanafi), tetapi sunah berjemaah menurut mazhab Syafi'i."

Pandangan yang dianut Mazhab Syafi'i mengenai sunah sholat gerhana secara berjemaah juga dipegang Mazhab Hambali. Mazhab tersebut menyatakan sunah hukumnya melaksanakan sholat gerhana matahari secara berjemaah di lapangan atau di masjid.

2 dari 6 halaman

Niat Sholat Gerhana Matahari untuk Imam dan Makmum

Dream - Gerhana Matahari Cincin kini tengah melewati langit Indonesia. Fenomena alam ini disambut masyarakat di sejumlah daerah.

Secara umum, gerhana dibedakan menjadi dua macam yaitu matahari dan bulan. Perbedaannya hanya terletak pada waktu siang atau malam.

Dalam Islam, gerhana juga dipandang sebagai fenomena istimewa. Peristiwa alam ini dijadikan sebagai pengingat agar bertobat dan memperbanyak amalan sholeh.

Ada anjuran khusus untuk melaksanakan sholat sunah ketika terjadi gerhana. Jika terjadi gerhana matahari, maka sholatnya disebut Sunah Kusuf.

Seperti sholat kebanyakan, gerakan sholat sunah kusuf tidak berbeda jauh. Hanya saja, sholat ini menggunakan dua kali rukuk di setiap rakaatnya.

Ketika hendak memulai sholat sunah kusuf, dianjurkan untuk membaca lafal niat ini.

3 dari 6 halaman

Niat Sholat Gerhana Matahari Untuk Imam

 Niat Sholat Gerhana untuk ImamNiat Sholat Gerhana untuk Imam © Dream.co.id

Ushalli sunnata kusufis syamsi rak'ataini imamal lillahi ta'ala.

Artinya,

" Saya niat melaksanakan sholat sunah gerhana matahari dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala."

4 dari 6 halaman

Niat Sholat Gerhana Matahari Untuk Makmum

 Niat Sholat Gerhana untuk MakmumNiat Sholat Gerhana untuk Makmum © Dream.co.id

Ushalli sunnata kusufis syamsi rak'ataini ma'mumal lillahi ta'ala.

Artinya,

" Saya niat melaksanakan sholat gerhana matahari dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

5 dari 6 halaman

Gerhana Matahari Cincin Sudah Mulai Berlangsung, Ini Tata Cara Sholat Kusuf

Dream - Gerhana matahari cincin dan spasial kembali menghiasi langit Indonesia. Gerhana ini dapat dilihat dari sejumlah daerah pada Kamis, 26 Desember 2019. Tahap awal terjadinya gerhana di beberapa kota di tanah air sudah dimulai beberapa menit lalu.

Di Siak, sebagai lokasi terbaik melihat gerhana matahari cincin, fenomena alam ini akan mencapai puncaknya sekitar pukul 12.17 WIB. Tahapannya diperkirakan berlangsung kurang dari 2 jam dan akan berakhir pada pukul 14.00 WIB.

Dalam Islam, terdapat anjuran untuk melaksanakan sholat gerhana matahari atau dikenal dengan nama Sholat Sunah Kusuf. Ada pula sholat gerhana bulan yang disebut Sholat Sunah Khusuf.

Dikutip dari Bincang Syariah, Sholat Sunah Gerhana dilakukan dalam dua rakaat secara berjemaah. Gerakannya sebagian besar sama dengan sholat pada umumnya.

Tetapi, pada Sholat Gerhana, gerakan rukuk dilakukan sebanyak dua kali setiap rakaat. Selebihnya tidak jauh berbeda dengan sholat lainnya.

Sholat ini dilakukan seiring dengan mulai terjadinya gerhana tersebut. Sholat diakhiri ketika matahari sudah menunjukkan keadaan normal.

6 dari 6 halaman

Tata Cara Sholat dan Khotbah Gerhana

Sedangan tata caranya sebagai berikut.

1. Niat Sholat Sunah Kusuf
2. Takbiratul ihram
3. Membaca doa iftitah
4. Membaca Surat Al Fatihah
5. Membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an
6. Rukuk pertama
7. Berdiri
8. Membaca Surat Al Fatihah
9. Membaca Surat Al Zalzalah
10. Rukuk kedua
11. I'tidal
12. Sujud pertama
13. Duduk di antara dua sujud
14. Sujud kedua
15. Rakaat kedua dengan urutan sama dengan rakaat pertama
16. Takhiyat Akhir
17. Salam
18. Khotbah Sholat Gerhana.

Sedangkan tata cara khotbahnya demikian

1. Khotbah dijalankan sebanyak dua kali dengan diselingi duduk sebentar
2. Materi khotbah lebih diarahkan pada anjuran tobat, sedekah dan melakukan perbuatan baik lainnya.

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak