Berjimak Lebih dari Sekali, Harus Diselingi Berwudhu Dulu?

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 23 Juni 2019 18:00
Berjimak Lebih dari Sekali, Harus Diselingi Berwudhu Dulu?
Apa yang perlu dilakukan jika ingin berhubungan intim lagi?

Dream - Jimak atau hubungan intim merupakan aktivitas halal dan thoyyib bagi pasangan lawan jenis yang sudah menikah. Jimak merupakan jalan untuk meraih kenikmatan dan ketentraman rumah tangga sekaligus untuk ibadah.

Karena jimak bisa dijadikan jalan ibadah, maka sepatutnya dilakukan dalam keadaan suci. Sehingga, dianjurkan untuk mengambil wudhu sebelumnya.

Pada pasangan muda, terdapat kecenderungan hubungan intim sehari lebih dari sekali. Hal ini wajar mengingat fisik pasangan muda masih bugar dan sehat.

Jika sudah berjimak namun mengulanginya, apakah yang harus dilakukan?

Dikutip dari NU Online, wudhu sangat dianjurkan sebelum hubungan suami istri dijalankan. Sehingga, tubuh sedang dalam keadaan suci ketika berjimak.

 

1 dari 5 halaman

Berjimak Lagi Tanpa Wudhu, Makruh

Lantas jika ingin mengulang jimak, maka disunahkan untuk berwudhu lebih dulu. Jika tidak, para ulama sepakat menghukumi makruh.

Bahkan tidak hanya kembali berjimak. Makan, minum, bahkan tidur juga dimakruhkan jika tidak wudhu lebih dulu setelah berhubungan intim.

Alhafidzul Iroqy memasukkan hal ini dalam daftar 78 perkara yang disunahkan untuk berwudhu.

" Dan sunah wudhu jika orang yang junub itu memilih makan atau tidur, minum dan mengulang jimak yang diperbaharui."

 

2 dari 5 halaman

Wudhu Bisa Kembalikan Gairah

Hal ini didasarkan pada hadis riwayat Abi Said.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda, " Barang siapa telah mempergauli istrinya, kemudian bermaksud mengulanginya lagi (untuk kedua kali) maka hendaklah dia berwudhu."

Terdapat keutamaan tersendiri mengapa disunahkan wudhu dulu jika ingin mengulang jimak. Hal ini seperti tercantum dalam hadis riwayat Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibbah dan Al Hakim dari Rasulullah.

" Bahwasanya wudhu itu dapat menambah semangat untuk mengulangi (jimak)."

Sumber: NU Online

3 dari 5 halaman

Hendak Sholat Usai Mandi Junub, Harus Wudhu Lagi?

Dream - Pria dan wanita tentu memiliki kebutuhan biologis yang perlu dipenuhi. Caranya dengan melakukan hubungan intim antara suami dan istri untuk meraih kenikmatan dan ketentraman batin.

Selain itu bisa juga karena bermimpi basah hingga keluar mani. Dalam Islam, kondisi ini digolongkan dalam keadaan junub.

Seseorang yang junub wajib hukumnya untuk menyucikan diri dengan mandi besar. Dia terlarang untuk sholat maupun menyentuh Alquran jika belum melaksanakan syariat mandi junub.

Sebelum sholat, terdapat syariat bersuci yaitu wudhu. Amalan ini gunanya untuk menyucikan tubuh dari hadas kecil dan najis.

Tetapi, apakah tetap harus berwudhu jika hendak sholat usai mandi junub?

 

4 dari 5 halaman

Kebiasaan Rasulullah SAW

Dikutip dari Islami, wudhu menjadi wajib dilakukan jika hendak sholat. Amalan ibadah ini dilakukan untuk menyucikan diri setelah kita buang hajat maupun kencing, atau sekadar kentut.

Tetapi, Rasulullah Muhammad SAW ternyata tidak pernah berwudhu lagi. Rasulullah langsung sholat setelah manji junub.

Hal ini berdasarkan riwayat Abu Daud, Nasai dan Tirmizi, dari Aisyah RA.

" Rasulullah sering mandi kemudian melakukan sholat dua rakaat dan sholat Subuh. Dan aku tidak melihatnya memperbarui wudhunya setelah mandi."

Ibnu Abi Syaibah juga meriwayatkan hadis senada, namun dari Ibnu Umar RA.

" Ketika Rasulullah SAW ditanya terkait wudhu setelah mandi, (Rasulullah menjawab) 'Adakah wudhu yang lebih umum daripada mandi."

Hadis dari Ibnu Umar menunjukkan kedudukan mandi lebih umum dari wudhu. Sehingga ketika seseorang mandi junub, maka dia juga dinyatakan sudah berwudhu.

 

5 dari 5 halaman

Pendapat Ulama

Abu Bakar bin Al Araby, seperti dikutip oleh Al Mubarakfury dalam kitabnya Tuhfatul Ahwadzi, membahas persoalan ini. Pendapat Abu Bakar bin Al Araby membuat makna dari dua riwayat di atas semakin jelas.

Abu Bakar menyatakan tidak ada ulama yang berbeda pendapat terkait persoalan wudhu yang telah masuk dalam mandi. Sedangkan niat bersuci dari junub menyempurnakan niat bersuci dari hadas karena penyebab janabat lebih banyak daripada hadas.

Demikian pula dengan Imam An Nawawi. Dalam kitabnya Al Majmu' Syarh Muhadzdzab, Imam An Nawawi menyatakan boleh tidak berwudhu bagi orang yang telah mandi junub. Meski menyebutkan ada tiga pendapat mengenai hal ini, Imam An Nawawi menyatakan pendapat tak perlu wudhu usai mandi junub adalah yang paling sahih.

(ism, Sumber: Islami)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone