Tata Cara Sholat Jamak bagi Traveler Muslim, Lengkap dengan Bacaan Niatnya

Reporter : Sugiono
Kamis, 6 Desember 2018 09:00
Tata Cara Sholat Jamak bagi Traveler Muslim, Lengkap dengan Bacaan Niatnya
Sebagai panduan bagi yang hobi traveling, kami sajikan ulasan tata cara sholat Jamak bagi traveler Muslim, lengkap dengan bacaan niatnya.

Dream - Sebagian besar dari Sahabat Dream mungkin pernah mengadakan perjalanan jauh, ke luar negeri misalnya.

Sedangkan yang lain mungkin pernah mengalami cobaan seperti sakit keras sampai-sampai tidak dapat bangun.

Kondisi-kondisi seperti itu menyebabkan kita merasa kesulitan untuk menjalankan sholat 5 waktu.

Padahal, sholat 5 waktu itu merupakan ibadah yang wajib hukumnya dan tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apapun.

Jika melihat hal seperti itu, maka Islam memberikan kemudahan dan keringanan terhadap pemeluknya dalam melakukan ibadah kepada Allah SWT.

Ketika seorang Muslim sakit dan tidak mampu berdiri untuk sholat maka boleh duduk, kalau tidak mampu duduk maka boleh berbaring.

Seorang Muslim yang sakit keras bahkan bisa sholat dengan isyarat mata atau di dalam hati.

Sementara, jika dalam kondisi sedang melakukan perjalanan jauh, Islam memberikan jalan kepada kita untuk melakukan sholat Jamak.

Kemudahan-kemudahan tersebut merupakan tanda dan bukti kasih sayang Allah SWT yang begitu besar kepada umat Islam.

Intinya adalah jangan sampai ada seorang pun Muslim yang meninggalkan sholat. Karena sholat sangat mudah, dan dikerjakan sesuai dengan kemampuan.

Nah, sebagai seorang traveler atau yang sedang melakukan perjalanan jauh, kita harus tahu tata cara sholat Jamak sesuai sunah Rasulullah SAW.

Memahami tata cara sholat Jamak ini diperlukan agar umat Islam tidak mudah melupakan kewajiban untuk menjalankan sholat 5 waktu.

Tata cara sholat Jamak dikerjakan dengan mengumpulkan dua sholat wajib menjadi satu. Yang membedakan tata cara sholat Jamak dari sholat wajib adalah niatnya.

Sebagai panduan bagi Sahabat Dream yang hobi traveling jarak jauh, berikut kami berikan ulasan mengenai tata cara sholat Jamak bagi traveler Muslim, lengkap dengan bacaan niatnya.

Tata cara sholat Jamak, lengkap dengan bacaan niatnya

Sebelum memahami tata cara sholat jamak, kita harus ingat bahwa jamak artinya mengumpulkan 2 waktu sholat dengan tetap menyempurnakan rakaatnya.

Maksudnya, ketika sedang dalam perjalanan, kita melaksanakan sholat Zuhur pada waktu Ashar. Hal ini dilakukan saat traveler terdesak sehingga tak bisa melakukan sholat Zuhur.

Ia akan mengerjakan sholat Zuhur pada waktu Ashar. Caranya, setelah masuk waktu Ashar mengerjakan sholat Zuhur dulu lalu dilanjutkan dengan sholat Ashar.

Namun ada syarat-syarat tertentu bagi seorang traveler saat akan mengerjakan sholat Jamak. Menurut hadis, hukum mengerjakan sholat Jamak adalah mubah (boleh) bagi orang-orang yang memenuhi persyaratan.

" Rasulullah apabila ia bepergian sebelum matahari tergelincir, maka ia mengakhirkan sholat Zuhur sampai waktu Ashar, kemudian ia berhenti lalu menjamak antara dua sholat tersebut. Tetapi apabila matahari telah tergelincir (sudah masuk waktu Zuhur) sebelum ia pergi, maka ia melakukan sholat Zuhur (dahulu) kemudian beliau naik kendaraan (berangkat). (H.R. Bukhari dan Muslim).

Hadis itu menunjukkan bahwa menggabungkan dua sholat diperbolehkan dalam Islam namun harus ada sebab tertentu, seperti bepergian jauh.

Jadi, di dalam tata cara sholat Jamak harus ada alasan yang kuat bagi seorang traveler untuk mengerjakannya. Berikut ini beberapa alasan yang membolehkan seorang traveler mengerjakan sholat Jamak:

  • Dalam perjalanan jauh minimal sejauh 81 kilometer (menurut kesepakatan sebagian besar imam mazab)
  • Perjalanan itu tidak bertujuan untuk maksiat.
  • Dalam keadaan sangat ketakukan atau khawatir misalnya perang, sakit, hujan lebat, angin topan dan bencana alam.
  • Masih dalam perjalanan ketika mengerjakan sholat.
  • Tidak berniat untuk menetap selama lebih dari 4 hari di tempat tujuan.

Sholat wajib yang bisa dikerjakan dengan menggunakan tata cara sholat jamak yakni sholat Zuhur dijamak dengan Ashar, dan sholat Maghrib dijamak dengan Isya.

Sementara sholat Subuh tidak bisa dijamak dengan apapun. Demikian pula, kita tidak boleh menjamak sholat Ashar dengan Maghrib.

Tata cara sholat Jamak terbagi menjadi dua jenis. Pertama, tata cara sholat jamak taqdim yaitu mengumpulkan 2 waktu sholat pada waktu sholat yang pertama.

Berikutnya adalah tata cara sholat jamak takhir, mengumpulkan 2 waktu sholat pada waktu sholat yang terakhir.

2 dari 4 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Pidato Menlu Retno dalam KTT PBB untuk Mengesahkan Persetujuan Global Migrasi pada 2018