Tata Cara Sholat Jenazah untuk Laki-Laki dan Perempuan

Reporter : Ulyaeni Maulida
Rabu, 23 Desember 2020 13:42
Tata Cara Sholat Jenazah untuk Laki-Laki dan Perempuan
Memandikan dan mensholatkan jenazah hukumnya adalah fardhu kifayah.

Dream - Salah satu kewajiban yang harus dijalankan masyarakat ketika ada salah satu anggotanya meninggal dunia yakni, mengurus jenazahnya sampai yang bersangkutan dimakamkan.

Dalam Islam, sebelum seorang Muslim dimakamkan, maka jenazahnya harus dimandikan dan disholatkan. Sebagaimana telah disepakati para ulama, memandikan dan mensholatkan jenazah hukumnya adalah fardhu kifayah.

Artinya kedua urusan itu menjadi kewajiban yang ditujukan bagi orang banyak, dalam hal ini umat Islam. Namun, apabila sebagian dari umat Islam sudah melaksanakan sholat jenazah tersebut maka gugurlah kewajiban bagi yang lainnya.

Sebaliknya, jika tidak ada seorang pun yang melaksanakan sholat jenazah, maka seluruh kaum Muslim di tempat orang itu meninggal terkena dosa.

Mengutip dari buku Fiqih Shalat Jenazah oleh Ahmad Sarwat, Lc.,Ma, Al-Hanafiyah, Asy-Syafi'iyah dan Al-Hanabilah juga sepakat tidak disyaratkan berjamaah dalam sholat jenazah. Sehingga sholat ini tetap sah meski dikerjakan sendirian atau seorang saja.

Sedangkan Al-Malikiyah mengatakan disyaratkan harus berjamaah dalam mengerjakan sholat ghoib. Hukumnya mirip dengan sholat Jumat. Dan bila dikerjakan tanpa berjamaah, harus diulangi lagi dengan berjamaah.

1 dari 3 halaman

Syarat dan Rukun Sholat Ghoib

Ilustrasi© Pexels.com

 

Adapun syarat-syarat sholat jenazah adalah sebagai berikut:

  1. Sholat jenazah sama halnya dengan sholat yang lain, yaitu harus menutup aurat, suci dari hadats besar dan kecil, suci badan, pakaian dan tempatnya serta menghadap kiblat.
  2. Sholat jenazah baru dilaksanakan apabila jenazah sudah selesai dimandikan dan dikafani.
  3. Letak mayit sebelah kiblat orang yang menyalatinya, kecuali kalau sholat dilakukan di atas kubur atau sholat ghaib.

Rukun-rukun sholat jenazah adalah sebagai berikut:

  1. Niat melakukan sholat atas mayit dengan empat takbir, menghadap kiblat karena Allah.
  2. Berdiri bagi yang mampu.
  3. Empat kali takbir yang diselingi oleh beberapa bacaan.
  4. Membaca Al-Fatihah secara sir sesudah takbir pertama.
  5. Membaca shalawat kepada Nabi SAW. sesudah takbir kedua.
  6. Berdoa sesudah takbir ketiga.
  7. Berdoa sesudah takbir keempat.
  8. Salam.
2 dari 3 halaman

Cara Pelaksanaan Sholat Jenazah

Ilustrasi© Pexels.com

Untuk jenazah laki-laki

Tata cara sholat jenazah laki-laki adalah posisi imam berada lurus dengan kepala jenazah. Sementara makmum berada di belakang imam dengan urutan makmum laki-laki, baru kemudian perempuan. Untuk shaf-nya diusahkan berjumlah ganjil.

Untuk jenazah perempuan

Tata cara sholat jenazah perempuan adalah posisi imam berada sejajar dengan pusar jenazah. Sementara makmum berada di belakang imam dengan urutan makmum laki-laki, baru kemudian perempuan.

3 dari 3 halaman

Tata Cara Sholat Jenazah

 

Sholat jenazah tidak disertai dengan rukuk dan sujud, tidak juga dengan adzan dan iqmat. Setelah berdiri sebagaimana mestinya, maka yang harus dilakukan adalah:

Berdiri menghadap kiblat

Jika jumlah yang melakukan sholat jenazah banyak, jadikan 3 shaf atau lebih.

Membaca niat

Untuk jenazah laki-laki

" Usholli 'alaa haadzal mayyiti arba'a takbirootin fardhol kifaayati makmuuman lillahi ta'aalaa."

Artinya: " Saya niat sholat atas mayat ini empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai makmum karena Allah Taala."

Untuk jenazah perempuan:

" Usholli 'alaa haadzihil mayyitati arba'a takbiratatin fardhol kifayaati ma'muuman lillahi ta'aala."

Artinya: " Saya niat sholat atas mayat ini empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai makmum karena Allah Taala."

Takbiratul Ihram pertama

Takbiratul Ihram (takbir yang pertama) kemudian membaca surat Al Fatihah.

Takbir kedua

Takbir kedua kemudian membaca shalawat atas Rasulullah SAW minimal:

" Allahumma Shalli 'alaa Muhammadin"

Artinya: " Yaa Allah berilah salawat atas nabi Muhammad" .

Takbir ketiga

Takbir ketiga kemudian membaca do'a untuk jenazah laki-laki:

" Allahhummaghfir lahu warhamhu wa'aafihi wa'fu anhu"

Artinya: " Yaa Allah ampunilah dia, berilah rahmat, kesejahteraan dan ma'afkanlah dia" .

Do'a untuk jenazah perempuan

" Allahhummaghfir laha warhamha wa'aafiha wa'fu anha"

Untuk jenazah banyak bacaannya menjadi:

" Allahhummaghfir lahum warhamhum wa'aafihim wa'fu anhum"

Takbir keempat

Takbir keempat kemudian membaca do'a:

" Allahumma laa tahrimnaa ajrahu walaa taftinna ba'dahu waghfirlanaa walahu."

Artinya: " Yaa Allah, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepadanya atau janganlah Engkau meluputkan kami akan pahalanya, dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalnya, serta ampunilah kami dan dia"

Jika jenazahnya adalah wanita, bacaannya menjadi:

" Allahumma laa tahrimnaa ajraha walaa taftinna ba'daha waghfirlanaa walaha"

Mengucapkan salam.

 

Itulah tata cara sholat jenazah bagi mayit laki-laki dan perempuan yang telah dilansir dari berbagai sumber. 

 

Beri Komentar