Tata Cara Sholat Jumat, Syarat-Syarat dan Doa setelah Sholat Jumat yang Penting Diketahui

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Senin, 14 Februari 2022 15:45
Tata Cara Sholat Jumat, Syarat-Syarat dan Doa setelah Sholat Jumat yang Penting Diketahui
Sholat Jumat adalah perintah agama Islam, terutama untuk kaum laki-laki yang jika ditinggalkan karena lalai, maka Allah SWT tidak akan memerhatikannya.

Dream – Bagi umat Islam, hari Jumat adalah hari yang mulia. Bahkan di hari ini, ada banyak sekali keutamaannya, salah satunya adalah diwajibkan bagi kaum laki-laki untuk melaksanakan ibadah sholat Jumat. Hal ini pun dijelaskan dalam firman Allah SWT melalui surat Al-Jumu’ah ayat 9 yang bunyinya sebagai berikut:

يٰٓاَيُّهَاالَّذِيْنَاٰمَنُوْٓااِذَانُوْدِيَلِلصَّلٰوةِمِنْيَّوْمِالْجُمُعَةِفَاسْعَوْااِلٰىذِكْرِاللّٰهِوَذَرُواالْبَيْعَۗذٰلِكُمْخَيْرٌلَّكُمْاِنْكُنْتُمْتَعْلَمُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Jumu’ah: 9).

Dalam melaksanakan sholat Jumat, tentunya berbeda dengan sholat fardhu yang biasa dilakukan oleh umat Islam. Di mana dalam tata cara sholat Jumat juga terdapat khotbah yang dibawakan oleh seseorang dan sholat tersebut juga dilakukan secara berjamaah dengan minimal 40 jamaah.

Sedangkan untuk waktu pelaksanaannya, sebenarnya sama dengan waktu pelaksanaan waktu sholat Dhuhur, yakni sejak masuknya waktu Dhuhur sampai datangnya waktu Ashar. Sehingga saat sholat Jumat yang dilakukan tersebut belum selesai sampai datangnya waktu Ashar, maka sholat sahabat Dream harus disempurnakan menjadi sholat Dhuhur dengan syarat tidak mengubah niatnya.

Nah, berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang tata cara sholat Jumat yang penting diketahui sebagaimana telah dirangkum Dream melalui berbagai sumber.

1 dari 3 halaman

Syarat Sholat Jumat

Syarat Sholat Jumat© Shutterstock.com

Dalam tata cara sholat Jumat haruslah diperhatikan dengan baik syarat-syarat untuk melaksanakannya. Karena syarat sholat Jumat sendiri terbagi menjadi tiga, yakni syarat wajib, syarat sah, dan syarat in’iqad. Berikut adalah penjelasan ketiga syarat sholat Jumat tersebut sebagaimana dikutip melalui islam.nu.or.id:

Syarat Wajib

Syarat wajib adalah sifat-sifat yang ada dalam diri seseorang, di mana wajib dan tidaknya sholat Jumat bergantung pada ada atau tidaknya sifat tersebut. Berikut adalah syarat-syarat wajib sholat Jumat yang perlu sahabat Dream ketahui:

  1. Islam.
  2. Baligh, mencapai usia 15 tahun atau sudah mengalami mimpi basah.
  3. Berakal sehat.
  4. Merdeka, syarat ini diberlakukan saat masa perbudakan zaman dahulu.
  5. Laki-laki.

Syarat Sah

Selanjutnya adalah syarat sah sholat Jumat, yakni sah atau tidaknya sholat Jumat tersebut tergantung pada syarat-syarat sahhnya sudah terpenuhi atau belum. Sebenarnya dalam syarat sah sholat Jumat ini tidak berbeda jauh dengan syarat sah sholat Dhuhur atau sholat yang lainnya. Meski begitu, ada hal lainnya yang membuat Sholat Jumat ini berbeda sebagai berikut:

  1. Waktu pelaksanaan dimulai dari masuknya waktu Dhuhur sampai datangnya waktu Ashar.
  2. Sholat Jumat dilaksanakan di sekitaran pemukiman. Baik itu pemukiman yang berupa bangunan kayu maupun berupa batu-bata saja.
  3. Jumlah jamaah sholat Jumat minimal 40 orang dengan persyaratan berupa laki-laki, mukalaf, merdeka, dan bermukin di daerah tersebut.
  4. Dilaksanakan secara berjamaah.
  5. Dalam satu daerah tidak boleh ada dua jamaah sholat Jumat. Kecuali jika memang tempatnya tidak cukup untuk menampun kesemua jamaah.
  6. Sholat Jumat dilaksanakan setelah adanya dua khotbah yang telah memenuhi syarat dan rukunyya.

Syarat In’iqad

Syarat sholat Jumat yang ketiga adalah syarat in’iqad. Di mana syarat ini yang menentukan sholat Jumat bisa menggugurkan kewajiban sholat Dhuhur jamaah yang lainnya atau tidak. Dalam artian, sholat Jumat seseorang bisa sah, namun tidak bisa menggugurkan kewajiban sholat Dhuhur jamaah yang lain. Jadi, mereka diharuskan untuk menjalankan sholat Dhuhur setelahnya.

2 dari 3 halaman

Tata Cara Sholat Jumat

Setelah mengetahui apa saja syarat-syarat melaksanakan sholat Jumat, selanjutnya sahabat Dream perlu untuk mengetahui bagaimana tata cara sholat Jumat tersebut. Di mana sholat Jumat ini dikerjakan sebanyak dua rakaat yang diawali dengan niat dan diakhiri dengan salam. Berikut adalah tata cara sholat Jumat yang penting diketahui umat Islam seperti dikutip dari 99.co:

1. Membaca niat sholat Jumat

Bacaan niat sebagai makmum: 

أُصَلِّيفَرْضَالْجُمْعَةِمَأْمُومًالِلهِتَعَالَى

Ushallî fardha jumu’ati ma’mûman lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “ Saya shalat Jumat sebagai makmum karena Allah ta’âlâ.”

Bacaan niat sebagai imam:

أُصَلِّيفَرْضَالْجُمْعَةِإِمَامًالِلهِتَعَالَى

Ushallî fardhal jumu’ati imâmal lillahi ta’âlâ.

Artinya: “ Saya shalat Jumat sebagai imam karena Allah ta’âlâ.”

2. Takbiratul ihram dengan membaca takbir.

3. Membaca doa iftitah.

4. Membaca surat Al-Fatihah.

5. Membaca surat pendek di dalam Al-Quran.

6. Rukuk dengan tumaninah.

7. I’tidal dengan tumaninah.

8. Sujud dengan tumaninah.

9. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.

10. Sujud kedua dengan tumaninah.

11. Berdiri dan melaksanakan rakaat yang kedua.

12. Membaca surat Al-Fatihah.

13. Membaca surat pendek di dalam Al-Quran.

14. Rukuk dengan tumaninah.

15. I’tidal dengan tumaninah.

16. Sujud dengan tumaninah.

17. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.

18. Sujud kedua dengan tumaninah.

19. Tasyahud akhir dengan tumaninah.

3 dari 3 halaman

Doa setelah Sholat Jumat

Doa setelah Sholat Jumat© Shutterstock.com

Setelah melaksanakan tata cara sholat Jumat, maka dianjurkan untuk membaca doa. Hal ini sebenarnya tergantung imam yang bertugas memimpin sholat Jumat tersebut. Berikut adalah bacaannya yang dikutip dari merdeka.com:

" Allahumma yaa ghaniyyu yaa hamiid yaa mubdi'u yaa mu'iid yaa rahiimu yaa waduud, aghninii bi halaalika 'an haraamik wa bithaa'atika 'an ma'shiyatik wa bifadhlika'aman siwaak."

Artinya:Wahai Allah! Yang Maha Kaya, Yang Maha Terpuji, Yang Maha Mengadakan, Yang Maha Mengembalikan, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Mengasihi. Berikanlah aku kekayaan dengan barang-Mu yang halal, jauh dari barang yang haram, dan dengan berbuat taat kepada-Mu, jauh dari berbuat maksiat, dan dengan anugerah-Mu, jauh dari (meminta) kepada selain-Mu."

Beri Komentar