Tata Cara Sholat Nisfu Syaban Dilengkapi Bacaan Niat, Doa, Amalan Sunnah dan Keutamaannya

Reporter : Arini Saadah
Kamis, 2 Desember 2021 13:36
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban Dilengkapi Bacaan Niat, Doa, Amalan Sunnah dan Keutamaannya
Banyak peristiwa besar yang terjadi pada bulan Syaban menurut sejarah Islam. Itulah mengapa dianjurkan memperbanyak amalan sunnah pada malam Nisfu Syaban.

Dream – Malam Nisfu Syaban merupakan malam yang jatuh pada hari kelima belas di bulan Syaban. Selain puasa nisfu syaban, umat muslim dianjurkan memperbanyak amalan sunnah lainnya agar mendapatkan rahmat dan keutamaan di malam Nisfu Syaban.

Banyak peristiwa besar yang terjadi pada bulan Syaban menurut sejarah Islam. Seperti, peristiwa pemindahan arah kiblat dari Masjidil Aqsa menuju Kabah, serta waktu diangkatnya catatan amal manusia. Peristiwa-peristiwa besar tersebut membuat bulan Syaban disebut sebagai bulan yang penuh rahmat.

Seluruh umat muslim dianjurkan menjalankan amalan sunnah pada malam itu, mulai dari puasa sunnah Nisfu Syaban, memperbanyak doa, dan tak lepas melafalkan istighfar. Umat muslim juga disunahkan menjalankan ibadah sholat sunah Nisfu Syaban untuk menambah amalan dan memperkuat keimanan.

Tata cara sholat Nisfu Syaban mudah dilaksanakan oleh umat Muslim, terutama bagi yang masih memulai belajar agama. Tata cara sholat Nisfu Syaban dilakukan dengan urutan yang akan kami jelaskan di bawah ini.

1 dari 5 halaman

Bacaan Niat Sholat Nisfu Syaban

Sebelum masuk ke pembahasan tata cara sholat nisfu syaban, kamu perlu mengetahui bacaan niatnya. 

Ilustrasi© Pexels.com

Niat Sholat Nisfu Syaban

اُصَلِّىْ سُنَّةً نِصْفُ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَ

" Usholli sunnatan nisfu sya'baana rak'ataini lillahi ta'ala"

Artinya: " Saya sholat sunnat Nisfu Sya'ban dua rakaat karena Allah Ta'ala"

Niat Sholat Nisfu Saban di Malam Hari

اُصَلِّىْ سُنَّةَ لَيْلَةِ نِصْفُ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَ

" Usholli sunnata lailati nisfu sya'baana rok'ataini lillahi ta'alaa"

Artinya: " Saya sholat sunnat malam Nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta'ala"

2 dari 5 halaman

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban

Selanjutnya, berikut langkah tata cara sholat Nisfu Syaban yang harus dilakukan setiap urutannya:

  • Niat
  • Takbiratul Ikhram.
  • Disunahkan membaca doa Iftitah, Al Fatihah, dan surat Pendek. Diutamakan membaca Surat Al Kafirun.
  • Rukuk dengan membaca doa rukuk.
  • Itidal dengan membaca doa Itidal.
  • Sujud dengan membaca doa sujud.
  • Duduk di antara dua sujud, dengan membaca bacaan doanya.
  • Sujud kedua.
  • Berdiri menunaikan rakaat kedua.
  • Membaca Al Fatihah, kemudian diutamakan membaca Surat Al Ikhlas setelah Al Fatihah.
  • Rukuk dengan membaca doa rukuk.
  • Itidal dengan membaca doa Itidal.
  • Sujud dengan membaca doa sujud.
  • Duduk di antara dua sujud, dengan membaca bacaan doanya.
  • Sujud kedua.
  • Duduk tahiyat akhir.
  • Mengucap salam.

Itulah rangkaian tata cara sholat Nisfu Syaban yang bisa kamu terapkan pada hari ke limabelas di bulan Syaban.

3 dari 5 halaman

Doa Setelah Sholat Nifsu Syaban

Usai mengetahui tata cara sholat nisfu syaban, maka umat muslim dianjurkan membaca surat Yasin sebanyak tiga kali dengan niat dalam hati.

Pada Surat Yasin pertama, niat dilakukan untuk memohon umur panjang semata-mata hanya beribadah kepada Allah SWT. Lalu pada Surat Yasin kedua, niat ditujukan untuk memohon rezeki yang halal untuk bekal beribadah kepada Allah SWT. Memasuki Surat Yasin ketiga, niat dilakukan untuk memohon keteguhan iman dari Allah SWT.

Kemudian berikut doa yang bisa dibaca setelah rangkaian tata cara sholat Nisfu Syaban terlaksana:

اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَ لا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَ اْلاِكْرَامِ ياَ ذَا الطَّوْلِ وَ اْلاِنْعَامِ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَ اَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ . اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقْتَرًّا عَلَىَّ فِى الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقَاوَتِي وَ حِرْمَانِي وَ طَرْدِي وَ اِقْتَارَ رِزْقِي وَ اَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ فِي اُمِّ اْلكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَ قَوْلُكَ اْلحَقُّ فِى كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ. اِلهِيْ بِالتَّجَلِّى اْلاَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ اْلبَلاَءِ مَا اَعْلَمُ وَ مَا لا اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ اْلغُيُوْبِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ . اَمِيْنَ

Allaahumma yaa dzal manni walaa yumannu alaika ya dzal jalaali wal ikraam, Yaa dzath thauli wal in aam laa ilaaha illaa anta, dhahrul laajiin, Wa jaarul Mustajiiriin, Wa amaanul khaa ifiin.

Allahumma in kunta katabta nii indaka fii ummil kitaabi syaqiyyan aw mahruuman aw mathruudan aw muqtarran alayya fir rizqi famhu.

Allaahumma bi fadllika syaqaawatii wa hirmaanii wa thardii waq titaari rizqii wa ats-bitnii indaka fii ummil kitaabi sa 'iidan marzuuqan muwaf faqal lil khairaat. Fa innaka qulta wa qaulta wa qaulukal haqqu fii kitaabikal munazzali 'alaa nabiyyikal mursali, yamhul laahumaa yasyaa u wa yutsbitu wa indahuu ummul kitaabi.

Ilaahii bittajallil Aadhami fii lailatin nishfi min syahri syabaanil mukarramil latii yufraqu fiihaa kullu amrin hakiim wa yubram ishrif annii minal balaa i maa alamu wa maa laa alam wa anta allaamul ghuyuubi birahmatika yaa arhamar raahimiin.

Wa sallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadiw wa 'alaa aalihii wa sahbihi wa sallama.

4 dari 5 halaman

Amalan Sunnah Malam Nisfu Syaban

Tak hanya menjalankan tata cara sholat nisfu syaban di atas, kamu juga perlu memperbanyak amalan sunnah untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban. Berikut amalan sunnah yang dianjurkan pada malam Nisfu Syaban:

Ilustrasi© Pexels.com

  1. Memperbanyak doa, seperti hadis riwayat Al Baihaqi dari Abu Bakar RA: Rasulullah Muhammad SAW bersabda, " (Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam Nisfu Syaban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan)."
  2. Amalan kedua yaitu memperbanyak membaca syahadat dan zikir. Syahadat adalah kalimat mulia yang bisa dibaca kapanpun terutama di malam ini.
  3. Memperbanyak istigfar untuk senantiasa ingat Allah dan memohon ampunan dari-Nya. Setiap manusia pasti punya dosa. Kendati demikian, Allah Maha Pengampun dan senantiasa membukakan pintu ampunan kepada hamba-Nya.
5 dari 5 halaman

Keutamaan Malam Nisfu Syaban

Tata cara sholat Nisfu Syaban sangatlah penting untuk dilakukan. Apalagi jika umat muslim mengetahui keutamaannya, pasti akan membuat bersemangat menjalankan amalan sunnah tersebut. Bulan Syaban merupakan bulan istimewa yang penuh kebaikan dan kerahmatan dari Allah. Manfaat keutamaan ini bisa didapatkan di malam puncak nisfu syaban yang jatuh di malam ke lima belas atau pertengahan bulan syaban.

Keutamaan malam nisfu syaban ini salah satunya adalah Allah menjanjikan ampunan yang seluas-luasnya dan pahala yang sebanyak-banyaknya bagi umat muslim yang mengerjakan amalan baik. Hal ini juga dijelaskan dalam hadist riwayat Aisyah r.a yaitu sebagai berikut :

Dari Aisyah radhiyallahu anha berkata bahwa Rasulullah SAW bangun pada malam dan melakukan shalat serta memperlama sujud, sehingga aku menyangka beliau telah diambil. karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Ketika beliau mengangkat kepalanya dari sujud dan selesai dari shalatnya, beliau berkata, “ Wahai Asiyah, (atau Wahai Humaira’), apakah kamu menyangka bahwa Rasulullah tidak memberikan hakmu kepadamu?” Aku menjawab, “ Tidak ya Rasulallah, namun Aku menyangka bahwa Anda telah dipanggil Allah karena sujud Anda lama sekali.” Rasulullah SAW bersabda, “ Tahukah kamu malam apa ini?” Aku menjawab, “ Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui.” Beliau bersabda, “ Ini adalah malam nisfu sya’ban (pertengahan bulan sya’ban). Dan Allah muncul kepada hamba-hamba-Nya di malam nisfu sya’ban dan mengampuni orang yang minta ampun, mengasihi orang yang minta dikasihi, namun menunda orang yang hasud sebagaimana perilaku mereka.” (HR Al-Baihaqi)

Dalam riwayat yang lain, Aisyah r.a juga menjelaskan bahwa Allah memberi kesempatan bagi umat muslim untuk mendapatkan pengampunan seperti seperti banyaknya bulu kambing. “ Sesungguhnya Allah ‘Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam nisfu sya’ban dan mengampuni lebih banyak dari jumlah bulu pada kambing Bani Kalb (salah satu kabilah yang punya banyak kambing)” (HR At-Tabarani dan Ahmad).

Beri Komentar