Tata Cara Sholat Subuh Serta Lafal Doa Qunut

Reporter : Arini Saadah
Selasa, 15 Desember 2020 20:02
Tata Cara Sholat Subuh Serta Lafal Doa Qunut
Waktu sholat subuh dimulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Dream Tata cara sholat subuh semestinya sudah diketahui oleh umat muslim. Sholat subuh merupakan salah satu sholat wajib lima waktu. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengetahui bagaimana niat, doa dan tata caranya.

Waktu sholat subuh dimulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. Sholat subuh dilakukan sebanyak dua rakaat. Sahabat Dream bisa melaksanakan sholat subuh sendiri maupun berjamaah.

Dengan demikian sholat subuh berjamaah akan mendapatkan keutamaan yang lebih besar. Jika kamu mengetahui keutamaan sholat subuh, maka kamu akan sedih jika meninggalkannya.

Kewajiban sholat lima waktu merupakan ibadah utama bagi umat islam kepada Allah Swt sehingga kamu harus senantiasa melaksanakannya dengan benar.

Berikut tata cara sholat subuh yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber:

1 dari 3 halaman

Niat Sholat Subuh

Cara sholat subuh wajib diketahui oleh umat muslim. Maka kamu harus mengetahui niat sholat subuh terlebih dahulu.

Bacaan niat sholat subuh sendiri dan menjadi makmum serta menjadi imam berbeda-beda. Berikut niatnya sholat subuh sebagai bagiand ari tata cara sholat subuh:

Niat Sholat Subuh Sendiri

Usholli fardhas-subhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillahi ta’ala.

Artinya: Saya berniat mengerjakan sholat fardhu subuh sebanyak dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena allah ta’ala.

Niat Sholat Subuh Menjadi Imam

Usholli fardhas-subhi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi ta’ala.

Artinya: Saya berniat mengerjakan sholat fardhu subuh sebanyak dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam, karena allah ta’ala.

Niat sholat subuh Sebagai Makmum

Usholli fardhas-subhi rak’ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillahi ta’ala.

Artinya: Saya berniat mengerjakan sholat fardhu subuh sebanyak dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, karena allah ta’ala.

2 dari 3 halaman

Tata Cara Sholat Subuh

Ilustrasi© Merdeka.com

Sholat subuh merupakan kewajiban umat muslim, pelaksanaannya pun sama dengan sholat fardhu lainnya. Yang membedakan adalah jumlah rakaat serta sebagian pendapat menganjurkan untuk melaksanakan qunut.

Berikut tata cara sholat subuh setelah kamu menyucikan diri dengan berwudlu”

  • Niat sholat subuh
  • Takbiratul ihram dengan mengucapkan Allahu akbar. Pandangan mata melihat ke arah tempat sujud, tangan disedekapkan pada posisi tangan kanan di atas tangan kiri.
  • Membaca doa iftitah, hukumnya sunnah.
  • Mmebaca surat Al Fatihah.
  • Membaca salah satu surat dari Al Quran.
  • Ruku’ dengan tuma’ninah.
  • I’tidal dengan tuma’ninah.
  • Sujud dengan tuma’ninah.
  • Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
  • Sujud kedua sambil membaca bacaan sujud.
  • Berdiri untuk mengerjakan rakaat kedua. Gerakan rakaat kedua sama seperti di rakaat pertama hanya saja ada tambahan doa saat kamu melakukan I’tidal.
  • Di rakaat kedua saat I’tidal kamu dianjurkan untuk membaca doa qunut.
  • Setelah selesai membaca doa Qunut, kemudian dilanjutkan dengan mengucapkan takbir  Allahu Akbar tanpa mengangkat kedua tangan.
  • Sujud
  • Duduk tasyahud akhir.
  • Salam

Setelah salam artinya kamu selesai menunaikan semua tata cara sholat subuh.

3 dari 3 halaman

Bacaan Doa Qunut

Tata cara sholat subuh salah satunya dengan adanya doa qunut. Bacaan doa qunut merupakan salah satu pembeda pada tata cara subuh dibandingkan dengan sholat wajib lainnya.

Doa qunut merupakan bacaan yang disunahkan sehingga jika dilakukan umat muslim yang membacakannya akan mendapatkan pahala. Doa qunut dibaca ketika posisi kamu yang sedang melakukan sholat masih berdiri dalam gerakan I’tidal.

Bacaan Doa Qunut:

Allaahummahdinii fii man hadaiit, wa aafinii fii man aafaiit, wa tawallanii fi man tawallaiit, wa baarik lii fiimaa a’thaiit. Wa qinii syarra maa qadhaiit. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaiik. Innahu laa yadzillu maw waalaiit.

Wa laa ya’izzu man ‘aadaiit. Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait. Fa lakal-hamdu ‘alaa maa qadhaiit, Astaghfiruka wa atuubu ilaik wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummuyyi wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.

Artinya:

“ Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin.

Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.

Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.

Beri Komentar