Tata Cara Sholat Tahajud dan Bacaan yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Doanya

Reporter : Arini Saadah
Selasa, 7 Desember 2021 19:30
Tata Cara Sholat Tahajud dan Bacaan yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Doanya
Tata cara sholat tahajud dan bacaan ini perlu dipahami dengan baik agar bisa membantu kamu menjalankan ibadah dengan maksimal.

Dream – Umat Muslim wajib menunaikan sholat fardhu lima waktu dalam sehari yang dimulai dari subuh, dzuhur, asar, magrib, hingga isya. Selain sebagai kewajiban, sholat lima waktu ini menjadi sarana bagi setiap umat Muslim untuk selalu mengingat Allah dalam kesehariannya.

Selain sholat wajib, Islam juga mengatur tentang ibadah sholat sunnah yang boleh dikerjakan untuk memperbanyak pahala dan mengharapkan Allah SWT mengabulkan segala keinginan dalam doa yang dipanjatkan.

Sesuai namanya, sholat sunnah tidak dihukumi wajib yang artinya seorang muslim akan mendapat pahala ketika melaksanakannya dan jika tidak dosa ketika meninggalkannya. Namun demikian, sholat sunnah bisa menjadi pelengkap dari ibadah wajib seorang muslim.

Salah satu sholat sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan adalah sholat tahajud. Tata cara sholat tahajud merupakan jenis sholat malam yang dilakukan minimal dua rakaat hingga tak terbatas. Biasanya sholat tahajud dikerjakan dengan sholat witir sebanyak tiga rakaat sebagai penutup.

Tata cara sholat tahajud dan bacaan di dalamnya perlu diketahui oleh umat Islam yang hendak menjalankannya. Tata cara sholat tahajud dan bacaan ini perlu dipahami dengan baik agar bisa membantu kamu menjalankan ibadah dengan maksimal.

Kali ini Dream akan mengulas tentang tata cara sholat tahajud dan bacaan di dalamnya yang perlu diketahui dan dihafalkan oleh umat Islam.

1 dari 3 halaman

Tata Cara Sholat Tahajud dan Bacaan di Dalamnya

Ilustrasi© Unsplash.com

Seperti sholat sunnah pada umumnya, sholat tahajud juga memiliki bacaan-bacaan di dalamnya yang perlu diketahui dan dihafalkan. Berikut tata cara sholat tahajud dan bacaan sholat di dalamnya:

  • Niat

Tata cara sholat tahajud juga dilaksanakan dengan membaca niat terlebih dahulu. Bacaan niat sholat tahajud ini dapat dilafalkan lirih maupun dibaca dalam hati. Berikut bacaan niat sholat tahajud yang perlu diketahui:

اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillahi ta‘ala.

Artinya: “ Aku menyengaja sembahyang sunnah tahajud dua rakaat karena Allah SWT.”

  • Takbiratul ihram dengan membaca Allahu Akbar.
  • Membaca doa iftitah. Berikut bacaan doa iftitah:

Allahu Akbar Kabiira Walhamdu Lillahi Katsiran wa Subhaanallahi Bukratan wa Ashiila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharassamaawati wal ardha haniifan wa maa ana minal-musyrikin. Inna Shalaati wa Nusukii wa Mahyaaya wa Mamaati lillahi rabbi al-‘aalamin. Laa Syariika Lahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal-muslimiin.

  • Membaca Surat Al Fatihah. Berikut bacaan surat Al-Fatihah:

Bismillahir rahmaa nirrahiim. Alhamdu lilla hi rabbil 'alamin. Ar rahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash shirraatal musthaqiim. Shiraathal ladziina an'amta 'alaihim ghairil maghduubi 'alaihim waladh-dhaalliin.

  • Membaca Surat dalam Al Quran

Saat melaksanakan sholat sendirian diperbolehkan membaca surat dalam Al-Qur'an secara bebas. Namun jika melakukan sholat secara berjemaah, sebaiknya membaca surat dengan menyesuaikan kemampuan dan ketersediaan waktu bagi jemaah, sehingga tidak harus ayat yang panjang.

2 dari 3 halaman

Tata Cara Sholat Tahajud dan Bacaan Selanjutnya

Berikut kelanjutan dari tata cara sholat tahajud dan bacaan sholat di dalamnya:

  • Ruku’ dan membaca doa ruku’ berikut ini:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

SUBHAANA ROBBIYAL 'ADZIIMI WABIHAMDIH, sebanyak 3 kali. 

  • I’tidal dan membaca doa I’tidal berikut ini:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ

SAMI'ALLAAHU LIMAN HAMIDAH, ROBBANAA LAKAL HAMDU MIL US SAMAWAATI WAMIL UL ARDHI WAMIL U MAA SYI'TA MIN SYAIN BA'DU.

  • Sujud dan membaca doa sujud berikut ini:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

SUBHAANA ROBBIYAL A'LA WABIHAMDIH, sebanyak tiga kali.

  • Duduk di antara dua sujud dan membaca bacaan doanya berikut ini:

رَبِّ اغْفِرْ لِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَارْزُقْنِى وَارْفَعْنِى

ROBBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA'NII WARZUQNII WAHDINII WA'AAFINII WA'FU 'ANNII.

  • Sujud dan membaca doa sujud berikut ini:

SUBHAANA ROBBIYAL A'LA WABIHAMDIH, sebanyak tiga kali.

  • Bangun berdiri tegak untuk rakaat kedua.
  • Membaca surat Al Fatihah dan membaca surat pendek
  • Ruku’ dan membaca doa ruku’.
  • I’tidal dan membaca doa I’tidal.
  • Sujud dan membaca doa sujud.
  • Duduk di antara dua sujud dan membaca bacaan doanya.
  • Sujud dan membaca doa sujud
  • Duduk tasyahud akhir.
  • Membaca doa tasyahud akhir berikut ini:

لتَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

ATTAHIYYAATUL MUBAAROKAATUSH SHOLAWAATUTH THOYYIBAATU LILLAAH. ASSALAAMU 'ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WA ROHMATULLAHI WA BAROKAATUH. ASSALAAAMU'ALAINAA WA 'ALAA 'IBAADILLAAHISH SHOOLIHIIN. ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLAH..

  • Mengucapkan salam.

Semua tata cara sholat tahajud dan bacaan di dalamnya harus dilakukan secara tertib dan berurutan. Tidak boleh salah urutan, karena jika tidak urut, maka sholat tahajudnya tidak sah.

3 dari 3 halaman

Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud

Usai melaksanakan tata cara sholat tahajud dan bacaan di atas, maka dilanjutkan dengan membaca doa setelah sholat tahajud. Bacaan doa ini sifatnya tidak wajib, namun sangat dianjurkan. Doa ini bertujuan untuk memohon kepada Allah agar diberikan perlindungan, limpahan rejeki dan dikabulkannya doanya.

Berikut doa setelah sholat tahajud:

اَللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allaahumma lakalhamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, laka mulku samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu, anta malikus samaawaati wal ardhi, wa lakal hamdu, antal haqqu, wawa’dukal haqqu, waliqaa uka haqqun, waqauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wannabbiyuuna haqqun, wa muhammadun sallaahu ‘alaihi wa sallama haqqun, wassa’atu haqqun. Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa’alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wabika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu wamaa akhrartu, wamaa asrartu wamaa a’lantu, antal muqaddimu wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illaa anta.

Artinya:

“ Ya Allah, bagi Mu segala puji, Engkau penegak langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mu lah segala puji, kepunyaan Engkaulah kerajaan  langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Pemberi cahaya langit dan bumi dan apa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Penguasa langit dan bumi. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Yang Maha Benar, janji-Mu itu benar, bertemu dengan-Mu adalah benar, firman-Mu adalah benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam itu benar, kiamat itu benar. Ya Allah, hanya kepada-Mulah saya berserah diri, kepada-Mulah saya beriman, kepada-Mu saya bertawakal. Kepada-Mu saya kembali, kepada-Mu saya mengadu, dan kepada-Mu saya berhukum. Maka, ampunilah dosaku yang telah lampau dan yang kemudian, yang saya sembunyikan dan yang terang-terangan, dan yang lebih Engkau ketahui daripada saya. Engkaulah yang mendahulukan dan Engkaulah yang mengemudiankan, tidak ada tuhan melainkan Engkau”.

Beri Komentar